UIN Imam Bonjol Padang Perkuat Kolaborasi Global Lewat SEIBA International Festival Ke-4

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SEIBA International Festival ke-4 digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang,( poto : padangkita.com).

SEIBA International Festival ke-4 digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang,( poto : padangkita.com).

Sumatera Barat, dorlanhikmah.com – Universitas Islam Negeri atau UIN Imam Bonjol Padang kembali memperkuat perannya di tingkat internasional melalui penyelenggaraan SEIBA International Festival ke-4.

Festival bertema Sustainability from Nusantara to Global Harmony itu berlangsung di Kampus Sungai Bangek, Selasa (7/7/2026), dan mempertemukan perguruan tinggi Islam dari Indonesia serta berbagai negara dalam satu forum kolaborasi akademik.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperluas jejaring kerja sama lintas negara. Ratusan peserta dari dalam dan luar negeri hadir untuk mengikuti rangkaian agenda yang disiapkan panitia.

Maigus Nasir Apresiasi Makna Festival Penuh Nilai Keseimbangan

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri pembukaan festival dan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif UIN Imam Bonjol Padang. Menurutnya, penyelenggaraan festival itu tidak hanya memperkuat hubungan akademik, tetapi juga membawa pesan keseimbangan dalam kehidupan.

Ia mengaku sempat mengira SEIBA merupakan singkatan dari Sungai Bangek, lokasi berdirinya kampus UIN Imam Bonjol Padang. Namun, setelah mencari informasi lebih jauh, ia memahami bahwa SEIBA juga bermakna keseimbangan.

“Setahu saya SEIBA itu adalah Sungai Bangek, tempat berdirinya kampus UIN IB ini. Akan tetapi, setelah saya telusuri, ternyata arti SEIBA itu adalah keseimbangan. Jadi, kegiatan hari ini adalah penyeimbang antara dunia dan akhirat,” ujar Maigus di hadapan tamu undangan yang memenuhi Aula Gedung J UIN Imam Bonjol Padang.

Maigus menegaskan Pemerintah Kota Padang mendukung penuh pelaksanaan SEIBA International Festival ke-4. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kerja sama internasional.

Baca Juga :  TP-PKK Jambi Dorong Gerakan Jambi Bersholawat Jadi Agenda Rutin dan Wisata Religi

Pemko Padang Siapkan Program Beasiswa Kuliah Ke Luar Negeri

Pemerintah Kota Padang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan. Salah satu langkah yang disiapkan ialah pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi untuk menempuh pendidikan di luar negeri.

Maigus mengatakan pemerintah daerah menyediakan beasiswa bagi 60 putra-putri terbaik Kota Padang pada tahun ini. Program tersebut menggunakan skema double degree dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri.

“Insyaallah tahun ini Pemko Padang menyediakan beasiswa untuk 60 orang putra dan putri terbaik di Kota Padang yang akan mengikuti kuliah di luar negeri. Konsepnya double degree, bisa di Turki, Al-Azhar, Maroko, dan lainnya. Hari ini kerja sama telah terbangun dengan UNP, Unand, Baiturrahmah, UPI, PNP, setelah ini kita harapkan dengan UIN,” katanya.

Ia menjelaskan program itu merupakan bagian dari Program Unggulan Padang Juara dan Smart Surau. Padang Juara berfokus memperluas akses pendidikan tinggi melalui beasiswa internasional, sedangkan Smart Surau memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai agama.

“Kedua program unggulan tersebut menjadi upaya untuk menciptakan generasi yang cerdas sekaligus berakhlak,” ujarnya.

Ratusan Delegasi Hadir Perkuat Jejaring Akademik Antarnegara Bersama

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Martin Kustati, menyambut baik dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap pengembangan kerja sama internasional. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa maupun dosen untuk berkembang di tingkat global.

Baca Juga :  Salimah Terima Kunjungan Ulama Jerman Bahas Kolaborasi Internasional

“Kolaborasi seperti inilah yang akan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk berkembang di tingkat global,” ujar Martin.

Ia menegaskan SEIBA International Festival bukan sekadar agenda seremonial. Festival tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat jejaring akademik antarnegara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., juga memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai kolaborasi antarkampus menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan pada masa depan.

Menurutnya, perguruan tinggi perlu membangun keseimbangan antara penguasaan teknologi, peningkatan mutu pendidikan, dan penguatan nilai keagamaan agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

“Kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan tersebut. Karena itu, SEIBA diharapkan terus berkembang sebagai ruang kolaborasi akademik bertaraf internasional,” katanya.

SEIBA International Festival ke-4 diikuti 486 peserta. Mereka berasal dari 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), 9 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), serta delegasi dari Singapura, Malaysia, Kamboja, Jepang, Nigeria, Vietnam, Turki, dan Thailand.

Melalui penyelenggaraan festival ini, UIN Imam Bonjol Padang kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas kolaborasi akademik internasional. Kehadiran ratusan delegasi dari berbagai negara sekaligus memperkuat posisi kampus tersebut sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan tinggi Islam yang aktif membangun jejaring global.(ust)

Berita Terkait

Mahyeldi Luncurkan Kampung Zakat Nagari Ampalu untuk Dorong Ekonomi Warga
Sumbar Targetkan Masuk Sepuluh Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang
PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU
Ustadz Adi Hidayat Perkenalkan Asisten, Candaan Komisaris Viral
KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa
Kemenag Minta Pesantren Perkuat Pengawasan Santri di NTB
Sumbar Raih Prestasi Ekonomi Syariah Nasional, KNEKS Dukung Penerbitan Sukuk Daerah
Sholawatan Kebangsaan Bantul Edukasi Bahaya Pinjol dan Judol
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahyeldi Luncurkan Kampung Zakat Nagari Ampalu untuk Dorong Ekonomi Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sumbar Targetkan Masuk Sepuluh Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:00 WIB

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

Ustadz Adi Hidayat Perkenalkan Asisten, Candaan Komisaris Viral

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:00 WIB

KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa

Berita Terbaru

Apakah telur harus di cuci dulu sebelumdi ebus,simak penjelasannya.( poto: nuonline).

Fiqih

Kajian Fiqih, Perlukah Mencuci Telur Sebelum Dimasak?

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:00 WIB