Sumbar Targetkan Masuk Sepuluh Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat membuka Training Center (TC) calon kafilah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Hotel Pangeran City, Padang.( poto: padangkita.com).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat membuka Training Center (TC) calon kafilah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Hotel Pangeran City, Padang.( poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, dorlanhikmah.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) membidik posisi 10 besar pada ajang MTQ Nasional XXXI 2026 yang akan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah. Bahkan, jika seluruh proses persiapan berjalan optimal, Sumbar optimistis mampu melampaui target tersebut dan menembus jajaran lima besar nasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan langsung target besar ini saat membuka secara resmi Training Center (TC) bagi para calon kafilah. Agenda pembinaan intensif ini berlangsung di Hotel Pangeran City, Padang, pada Kamis, 9 Juli 2026, dengan melibatkan puluhan peserta yang siap bersaing.

Pemprov Sumbar Matangkan Persiapan Calon Kafilah Melalui TC

Pihak panitia mencatat sebanyak 54 peserta ambil bagian dalam program pembinaan intensif kali ini. Selama menjalani masa orientasi dan pelatihan, para calon kafilah akan mendapatkan bimbingan langsung dari 14 pelatih serta narasumber yang kompeten. Pemprov Sumbar sengaja menghadirkan para tokoh berpengalaman, termasuk para mantan juara MTQ tingkat nasional dan internasional asal ranah minang.

Arry Yuswandi menjelaskan bahwa target masuk peringkat 10 besar menjadi bentuk komitmen nyata untuk mendongkrak prestasi daerah. Pada pelaksanaan musabaqah periode sebelumnya, kafilah Sumbar harus puas bertengger di peringkat ke-11 nasional. Peningkatan performa dan kualitas mutlak menjadi prioritas utama seluruh jajaran pengurus dan pelatih saat ini.

Baca Juga :  Program Pesantren Warga Binaan Sumbar Resmi Diluncurkan, Libatkan 645 Narapidana dari 23 Lapas dan Rutan

“Target awal kita adalah masuk 10 besar nasional pada tahun ini. Namun, kalau seluruh ikhtiar kita berjalan maksimal, saya berharap capaian itu bisa kita lampaui bersama sehingga Sumbar mampu menembus lima besar nasional,” ujar Arry di hadapan peserta.

Sekda Tekankan Pentingnya Kedisiplinan Selama Proses Pembinaan

Arry menegaskan bahwa kesuksesan di panggung nasional tidak datang secara instan, melainkan lahir dari persiapan matang. Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan momentum pembinaan ini dengan penuh tanggung jawab demi hasil yang maksimal. Kualitas latihan mandiri di luar jadwal kelas juga akan sangat memengaruhi mental bertanding para kafilah nantinya.

Menurutnya, musabaqah menjadi ajang pembuktian untuk menjemput dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi masyarakat Sumatera Barat. Oleh karena itu, tingkat kedisiplinan dan semangat juang para peserta memegang peranan yang sangat krusial selama masa karantina. Kesiapan mental akan menjadi pembeda saat para utusan daerah ini mulai memperebutkan gelar juara di Semarang.

“Manfaatkan seluruh proses pembinaan ini dengan sebaik-banyanya, baik saat bersama tim pelatih maupun melalui latihan secara mandiri. Semangat juang kita untuk menjadi pemenang akan sangat ditentukan oleh kualitas persiapan hari ini,” tutur Sekda.

Baca Juga :  Gus Yahya Tekankan Amanah Besar Pendidikan Santri di Pesantren, Soroti Tantangan Kekerasan dan Kesehatan

Fasilitas Penuh Menjadi Komitmen Nyata Pemerintah Daerah

Guna mendukung kelancaran target tersebut, Sekda memastikan Pemprov Sumbar akan memfasilitasi seluruh kebutuhan kafilah secara maksimal. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar para peserta dapat fokus mengasah kemampuan tanpa kendala teknis. Imbal baliknya, pemerintah menuntut kesungguhan penuh dari para duta daerah selama masa karantina bergulir.

Arry mengingatkan kembali bahwa esensi utama dari ajang musabaqah ini tidak melulu soal mengejar trofi juara semata. Momentum syiar Islam ini harus menjadi sarana bagi seluruh pihak untuk membentuk kepribadian yang semakin dekat dengan Al-Qur’an. Keberangkatan kafilah Sumbar ke Jawa Tengah sekaligus mengemban misi ibadah yang mulia.

“Selain menjadi kesempatan berharga untuk mengharumkan nama daerah, MTQ juga menjadi sarana ibadah bagi kita semua,” pungkasnya.

Dalam acara pembukaan TC tersebut, Sekda Arry Yuswandi hadir didampingi oleh Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Marwansyah. Melalui persiapan yang matang ini, pemprov berharap kemampuan teknis, mental, dan spiritual peserta dapat meningkat tajam sebelum bertolak ke arena perlombaan.(ust)

Berita Terkait

Mahyeldi Luncurkan Kampung Zakat Nagari Ampalu untuk Dorong Ekonomi Warga
PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU
Ustadz Adi Hidayat Perkenalkan Asisten, Candaan Komisaris Viral
KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa
Kemenag Minta Pesantren Perkuat Pengawasan Santri di NTB
Sumbar Raih Prestasi Ekonomi Syariah Nasional, KNEKS Dukung Penerbitan Sukuk Daerah
UIN Imam Bonjol Padang Perkuat Kolaborasi Global Lewat SEIBA International Festival Ke-4
Sholawatan Kebangsaan Bantul Edukasi Bahaya Pinjol dan Judol
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahyeldi Luncurkan Kampung Zakat Nagari Ampalu untuk Dorong Ekonomi Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sumbar Targetkan Masuk Sepuluh Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:00 WIB

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

Ustadz Adi Hidayat Perkenalkan Asisten, Candaan Komisaris Viral

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:00 WIB

KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa

Berita Terbaru

Apakah telur harus di cuci dulu sebelumdi ebus,simak penjelasannya.( poto: nuonline).

Fiqih

Kajian Fiqih, Perlukah Mencuci Telur Sebelum Dimasak?

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:00 WIB