Sholawatan Kebangsaan Bantul Edukasi Bahaya Pinjol dan Judol

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sholawatan Kebangsaan di Bantul menjadi media edukasi bahaya pinjol dan judol melalui dakwah, tausiyah, serta penguatan moral masyarakat.( poto ; tribratanewspolri)

Sholawatan Kebangsaan di Bantul menjadi media edukasi bahaya pinjol dan judol melalui dakwah, tausiyah, serta penguatan moral masyarakat.( poto ; tribratanewspolri)

Bantul, dorlanhikmah.com – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bantul menggelar Sholawatan Kebangsaan di Lapangan Trirenggo pada Ahad (28/6/2026) malam. Melalui kegiatan tersebut, organisasi itu mengajak masyarakat memahami bahaya pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) yang semakin meresahkan.

Panitia menjadikan acara itu sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk pinjol dan judol. Para penceramah menyampaikan pesan tersebut melalui pengajian dan tausiyah sepanjang kegiatan.

Keprihatinan Terhadap Dampak Pinjol dan Judol

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bantul, Adi Susanto, mengatakan tema itu berangkat dari meningkatnya persoalan sosial akibat pinjaman online dan judi online. Menurutnya, berbagai kasus yang muncul belakangan menunjukkan dampak serius dari kedua praktik tersebut.

“Kami melihat belakangan ini terdapat tragedi yang sangat menyayat hati. Berdasarkan hasil investigasi pihak kepolisian, banyak kasus bunuh diri dipicu karena korban terlilit utang pinjaman online maupun judi online. Sebagai organisasi kemasyarakatan, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut memberikan solusi dan sumbangsih positif bagi masyarakat,” ujar Adi.

Ia menilai pendekatan keagamaan menjadi cara yang efektif untuk membangun kesadaran masyarakat. Melalui tausiyah, para penceramah mengajak jamaah memahami dampak pinjol dan judol terhadap kondisi ekonomi, kehidupan sosial, hingga kesehatan mental.

Baca Juga :  Kemenag Segera Gelar PPG Daljab 2026 Guna Tingkatkan Kualitas Guru

Adi menambahkan, Bulan Pancasila memberikan momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi persoalan sosial. Karena itu, pengajian dan sholawatan berfungsi sebagai kegiatan ibadah sekaligus media kampanye sosial.

“Harapannya ini menjadi ikhtiar bersama untuk mencegah judi online dan pinjaman online di tengah masyarakat,” katanya.

Panitia Siapkan Pengamanan dan Parkir

Ketua Panitia, Bima Setyawan, mengatakan Pengajian Bulan Pancasila dan Sholawatan Kebangsaan menghadirkan Gus Miftah Habiburrohman dan Gus Yusuf Macul Langit. Panitia memperkirakan jumlah jamaah mencapai 3.000 hingga 5.000 orang.

Panitia berkoordinasi dengan Polres Bantul, Kodim 0729/Bantul, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Linmas untuk menjaga keamanan acara. Selain itu, panitia menyiapkan 50 personel pengamanan internal Koti Mahatidana.

Panitia mengimbau masyarakat menjaga barang bawaan selama mengikuti kegiatan. Panitia juga menyediakan posko pelaporan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk parkir sudah kami pasrahkan kepada Pak Dukuh dan masyarakat di tiga titik yakni selatan, timur, dan barat. Jadi, urusan parkir memarkir, Pemuda Pancasila tutup mata untuk itu. Kalau ada rezeki di dalam proses parkir, silakan untuk warga. Serupiah pun, kami tidak mengambil itu,” ujar Bima.

Baca Juga :  Kemenag Gandeng 84 Lembaga Zakat Berdayakan Ekonomi Umat

Pendampingan Korban Menjadi Prioritas

PT Malahayati Nusantara Raya mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut melalui program pendampingan korban pinjol dan judol.

Kepala Cabang Yogyakarta PT Malahayati Nusantara Raya, Windy T.W., mengatakan korban pinjol maupun judol tidak hanya memerlukan solusi finansial. Mereka juga memerlukan pendampingan psikologis agar mampu bangkit dari tekanan yang mereka alami.

“Melalui pengajian dan sholawat ini kami berharap masyarakat memperoleh penguatan moral, mental, dan spiritual sehingga mampu bangkit dari persoalan yang dihadapi,” ujarnya.

Gus Yusuf Macul Langit mengapresiasi langkah Pemuda Pancasila Bantul yang mengangkat isu sosial melalui kegiatan keagamaan. Menurutnya, dakwah harus menjawab persoalan nyata yang masyarakat hadapi, bukan hanya membahas ibadah.

“Ini pertama kalinya saya melihat Pemuda Pancasila mengadakan kegiatan seperti ini. Semoga tetap istiqomah di jalan yang baik dan benar. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan mampu merangkul masyarakat lebih luas dalam semangat persaudaraan, kebangsaan, dan keagamaan,” katanya.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda
Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB