Padang Panjang, dorlanhikmah.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Kota Padang Panjang) menyalurkan zakat sebesar Rp231,2 juta kepada 133 kepala keluarga (KK) di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.
Program zakat Padang Panjang ini berjalan melalui skema Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat, dan Peduli Tahap II pada Kamis (25/6) di Masjid Tauhid, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat.
Pemkot Padang Panjang menghadiri kegiatan tersebut melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, I Putu Venda, bersama jajaran Baznas, Kementerian Agama, serta para penerima manfaat. Acara ini menegaskan kolaborasi pemerintah dan lembaga zakat dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Dorong Zakat Perkuat Kesejahteraan Warga
I Putu Venda menegaskan bahwa zakat berperan penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menyebut zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan di daerah.
Ia mengapresiasi kinerja Baznas yang mengelola dana zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, program yang dijalankan Baznas mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Venda berharap Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat, dan Peduli dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ia meminta penerima manfaat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memperkuat kemandirian ekonomi.
Makmur Jadi Program Terbesar Penyaluran Zakat
Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan zakat berdasarkan amanah para muzaki. Ia memastikan seluruh dana disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima.
Baznas menempatkan Program Padang Panjang Makmur sebagai alokasi terbesar dengan nilai Rp167,2 juta. Program ini membantu 95 KK melalui modal usaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Selain itu, Program Padang Panjang Cerdas menyalurkan Rp50,25 juta kepada 26 KK untuk kebutuhan pendidikan. Program ini mendukung akses belajar masyarakat yang membutuhkan.
Program Padang Panjang Sehat menyalurkan Rp10,5 juta kepada delapan KK untuk bantuan kesehatan. Sementara Program Padang Panjang Peduli memberikan Rp3,25 juta kepada empat KK untuk kebutuhan sosial mendesak.
Zakat Bangun Kepedulian dan Keberkahan Sosial
Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Joni Nasri, menilai zakat tidak hanya membantu secara ekonomi. Ia menekankan bahwa zakat juga menghadirkan nilai keberkahan dalam kehidupan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa keberkahan itu di rasakan oleh muzaki maupun mustahik. Karena itu, ia mendorong masyarakat terus menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Penyaluran zakat ini memperkuat peran sosial Baznas dalam membangun solidaritas dan kesejahteraan di Padang Panjang. Program ini juga mendorong masyarakat lebih aktif dalam pengelolaan zakat yang berkelanjutan.(ust)









Komentar