Mulai 1 Juli 2026, Seluruh Jemaah Wajib Gunakan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan seluruh aktivitas keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah dan jemaah haji khusus melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.( poto : padangkita.com )

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan seluruh aktivitas keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah dan jemaah haji khusus melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.( poto : padangkita.com )

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mewajibkan seluruh jemaah menggunakan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sebagai pusat keberangkatan dan kepulangan. Aturan ini berlaku sejak 1 Juli 2026. Ketentuan tersebut mencakup penerbangan langsung menuju Arab Saudi maupun penerbangan transit melalui negara ketiga.

Pemerintah menerapkan kebijakan itu untuk mengoptimalkan fungsi Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Presiden Prabowo Subianto meresmikan terminal tersebut pada Mei 2025. Kebijakan ini juga mengikuti ketentuan teknis dari Kementerian Perhubungan.

Pemusatan Layanan Jemaah Tingkatkan Kenyamanan Dan Efisiensi Operasional Bandara

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengatakan seluruh jemaah wajib melalui Terminal Khusus 2F. Aturan itu berlaku untuk keberangkatan maupun kepulangan.

Puji menjelaskan surat edaran tersebut menjadi pedoman resmi bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Karena itu, seluruh penyelenggara harus menjalankan perpindahan operasional secara tertib.

“Mulai 1 Juli 2026, seluruh jemaah umrah dan haji khusus yang berangkat maupun pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta, baik menggunakan penerbangan langsung maupun transit melalui negara ketiga, wajib melalui Terminal Khusus 2F. Surat Edaran ini kami tetapkan sebagai pedoman resmi agar seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dapat melaksanakan pemindahan operasional ini dengan tertib,” ujar Puji.

Baca Juga :  Kemenhaj Minta Klarifikasi Arab Saudi Soal Pemblokiran Dana Uang Muka Haji 2027

Ia menegaskan kebijakan itu bertujuan meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban layanan. Selain itu, pemerintah ingin menghadirkan proses pelayanan yang terintegrasi.

Terminal 2F akan melayani pemeriksaan Customs, Immigration and Quarantine (CIQ). Petugas juga melakukan pemeriksaan keamanan, pengambilan bagasi, dan distribusi air zamzam di kawasan yang sama.

Pemusatan layanan juga memperkuat koordinasi antarinstansi. Penyelenggara perjalanan, maskapai, otoritas bandara, dan petugas haji dapat bekerja lebih efektif.

Jemaah Wajib Datang Empat Jam Sebelum Jadwal Keberangkatan Penerbangan

Kemenhaj meminta seluruh PPIU dan PIHK mengatur mobilisasi jemaah dengan disiplin. Setiap jemaah harus tiba di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F paling lambat empat jam sebelum penerbangan.

Kemenhaj juga mewajibkan jemaah mengenakan seragam resmi, kartu identitas (ID Card), dan slayer. Setiap jemaah juga harus membawa tas bagasi yang memuat identitas penyelenggara perjalanan.

Menurut Puji, langkah itu mempercepat proses identifikasi rombongan. Petugas juga lebih mudah mengarahkan mobilisasi jemaah di area bandara.

“Kami menginstruksikan kepada seluruh PPIU dan PIHK untuk memobilisasi jemaahnya dengan disiplin. Jemaah harus sudah tiba di Terminal Khusus 2F minimal empat jam sebelum jadwal keberangkatan. Selain itu, demi kelancaran proses identifikasi dan mobilisasi massal di bandara, pastikan seluruh jemaah mengenakan atribut resmi seperti baju seragam, ID Card, dan slayer, serta dilengkapi tas bagasi yang mencantumkan identitas travel masing-masing,” kata Puji.

Baca Juga :  Sahabat MUI Dukung Raperda Penyimpangan Seksual DPRD Kota Bekasi

Kemenhaj Siapkan Antisipasi Gangguan Operasional Dan Kondisi Force Majeure

Kemenhaj juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kondisi kahar (force majeure). Pemerintah juga mengantisipasi gangguan operasional penerbangan dan perubahan kebijakan dari otoritas terkait.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah dapat mengalihkan keberangkatan maupun kepulangan jemaah ke terminal lain. Pengalihan itu tetap mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku.

Pemerintah memastikan pelayanan dan pelindungan kepada jemaah tetap berjalan. Kemenhaj tidak mengurangi standar pelayanan meski terjadi perubahan operasional.

Seluruh ketentuan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Nomor SE-153/BN/2026. Surat edaran itu menjadi pedoman resmi bagi seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji khusus.

Pemerintah berharap kebijakan ini meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah. Selain itu, pemerintah ingin menciptakan administrasi yang lebih tertib dan perjalanan yang lebih nyaman sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.(ar)

Berita Terkait

Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026–2031
Ketua Umum PBNU Gus Kikin Awali Kerja Perdana dengan Memantau Pojok Gus Dur
Khutbah Jumat: Keutamaan Memudahkan Urusan Orang Lain dalam Islam
Pendaftar Tembus 75 Ribu, Ujian CAT Petugas Haji 2027 Digelar Dua Gelombang
Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026
Wajib Sertifikat Halal 2026: BPJPH Minta Restoran dan UMK Segera Urus Legalitas
Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Jadwal Dan Kisi-Kisi Soal Tes CAT
Aturan Wajib Halal 2026 Segera Berlaku Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Sertifikasi
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:38 WIB

Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026–2031

Jumat, 4 September 2026 - 20:34 WIB

Ketua Umum PBNU Gus Kikin Awali Kerja Perdana dengan Memantau Pojok Gus Dur

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Khutbah Jumat: Keutamaan Memudahkan Urusan Orang Lain dalam Islam

Jumat, 4 September 2026 - 13:53 WIB

Pendaftar Tembus 75 Ribu, Ujian CAT Petugas Haji 2027 Digelar Dua Gelombang

Rabu, 2 September 2026 - 20:33 WIB

Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026

Berita Terbaru

Penuntut ilmu wajib memahami syarat utama menuntut ilmu agar proses belajar membuahkan hasil.(poto: AI).

Pendidikan

6 Syarat Menuntut Ilmu Menurut Imam Asy-Syafi’i

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:08 WIB

Jenis mad dibaca 6 harakat.(poto: AI).

Al-Qur'an

Panduan Mad 6 Harakat Lengkap Contoh Bacaan Tajwid

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:55 WIB

Surat Al-Hujurat ayat 13.(poto: ist).

Al-Qur'an

Kemerdekaan Tanpa Diskriminasi Menurut Al-Hujurat Ayat 13

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:45 WIB