Kemenag Salurkan Rp23,5 Miliar untuk Yatim Disabilitas 1448 H

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag menyalurkan Rp23,5 miliar untuk anak yatim dan disabilitas dalam Lebaran Yatim 1448 H.( poto : mediaislam.id )

Kemenag menyalurkan Rp23,5 miliar untuk anak yatim dan disabilitas dalam Lebaran Yatim 1448 H.( poto : mediaislam.id )

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Agama bersama mitra filantropi menyalurkan bantuan senilai Rp23,5 miliar dalam momentum Lebaran Yatim Disabilitas 1448H di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Selain itu, program ini memperkuat kolaborasi lintas lembaga untuk memperluas dampak sosial bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Indonesia.

Kementerian Agama bersama BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia, perbankan syariah, serta berbagai LAZNAS turut berperan aktif dalam penyaluran bantuan. Dengan demikian, sinergi lintas sektor ini memperkuat distribusi manfaat di banyak daerah.

Menag Tekankan Kepedulian Berkelanjutan Sosial

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa 10 Muharam harus menjadi momentum kepedulian nyata. Di samping itu, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat komitmen jangka panjang dalam mendukung anak yatim dan penyandang disabilitas.

Lebih lanjut, Nasaruddin mendorong agar masyarakat membebaskan kelompok rentan dari berbagai kesulitan hidup. “Kita harus hadir untuk mengurangi kesulitan, kegalauan, dan penderitaan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, ia menekankan bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada bantuan sesaat. Oleh karena itu, seluruh pihak perlu memperluas akses pendidikan, pengembangan diri, serta ruang partisipasi sosial bagi anak-anak tersebut.

Baca Juga :  Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Program Lima Zona Dorong Pemberdayaan Anak

Di sisi lain, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menjelaskan bahwa program tahun ini tidak hanya berfokus pada santunan. Bahkan, kegiatan ini diarahkan pada pemberdayaan anak yatim dan penyandang disabilitas secara menyeluruh.

Untuk itu, panitia membagi kegiatan ke dalam lima zona utama. Zona Tumbuh fokus pada edukasi, sementara Zona Berdaya menguatkan keterampilan. Selain itu, Barokah Market menampilkan produk binaan, Zona Ekspresi mendorong kreativitas, dan Zona Cahaya menjadi ruang lelang karya.

Kemudian, Abu Rokhmad menegaskan bahwa anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat. Sebaliknya, mereka justru menjadi subjek utama yang aktif menampilkan kemampuan di hadapan publik.

Ribuan Peserta Terlibat di Seluruh Indonesia

Lebih lanjut, program ini melibatkan 14 lembaga tingkat pusat serta 395 anak yatim dan 55 penyandang disabilitas di lokasi utama kegiatan. Selain itu, kegiatan berlangsung serentak di 34 kantor wilayah Kementerian Agama dan ratusan kabupaten/kota.

Baca Juga :  Kemenag Segera Gelar PPG Daljab 2026 Guna Tingkatkan Kualitas Guru

Di samping itu, kolaborasi juga melibatkan lembaga zakat, wakaf, dunia usaha, dan organisasi filantropi. Oleh karena itu, distribusi bantuan dan program pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia.

Abu Rokhmad kembali menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dengan demikian, dampak sosial yang dihasilkan menjadi lebih luas dan merata.

Bantuan Tembus Rp23,5 Miliar Nasional

Berdasarkan data panitia, program ini telah menjangkau 50.113 anak yatim dan 2.488 penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Sementara itu, total bantuan yang tersalurkan mencapai Rp23.554.782.009.

Selain itu, Kalimantan Barat tercatat sebagai wilayah dengan nilai distribusi tertinggi. Di sisi lain, Rumah Zakat menjadi salah satu lembaga dengan kontribusi distribusi terbesar.

Dengan demikian, capaian ini menunjukkan bahwa kolaborasi nasional mampu memperluas manfaat sosial secara signifikan. Pada akhirnya, program ini memperkuat komitmen bersama dalam membangun kepedulian berkelanjutan di Indonesia.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB