Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Hijrah dan Perubahan Diri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai ajang refleksi diri.( poto : padangkita.com )

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai ajang refleksi diri.( poto : padangkita.com )

Sumatera Barat, dorlanhikmah.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengajak masyarakat menjadikan Momentum Tahun Baru Islam sebagai waktu untuk refleksi diri. Ia menegaskan bahwa 1 Muharam 1448 Hijriah harus mendorong perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik, religius, serta bermanfaat bagi daerah.

Mahyeldi menyampaikan ajakan tersebut saat kegiatan Subuh Mubarakah yang digelar Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Polda Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (5/7/2026). Ribuan peserta hadir, termasuk ASN Pemprov Sumbar, jajaran Polda Sumbar, dan masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa hijrah tidak hanya berarti pergantian tahun dalam kalender Islam. Ia mendorong masyarakat untuk benar-benar mengubah sikap, perilaku, dan kebiasaan sehari-hari agar lebih baik dari sebelumnya.

“Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah ini kita jadikan refleksi diri. Karena itu, kita harus berkomitmen agar hari ini lebih baik dari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga :  Mahyeldi Luncurkan Kampung Zakat Nagari Ampalu untuk Dorong Ekonomi Warga

Kolaborasi Lintas Unsur Perkuat Ketahanan Sosial

Selanjutnya, Mahyeldi menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, Polri, ulama, dan masyarakat perlu bergerak bersama untuk memperkuat ketahanan sosial dan menjaga nilai keagamaan di Sumbar.

Selain itu, sinergi antarunsur tersebut juga menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Dengan demikian, nilai kebersamaan dan kepedulian dapat terus terjaga di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sumbar juga memberikan penghargaan kepada pelajar dan mahasiswa pemenang lomba video pendek bertema hijrah. Mahyeldi menilai karya generasi muda menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu sosial di lingkungan mereka.

Di samping itu, ia menilai karya tersebut mengangkat isu penting seperti bahaya narkoba, perilaku menyimpang, dan pentingnya kembali pada nilai kebaikan. Oleh karena itu, ia melihat generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan.

Generasi Muda Sumbar Jadi Agen Perubahan

Sementara itu, Kapolda Sumbar Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menekankan pentingnya pembiasaan salat Subuh berjemaah sejak dini. Ia mendorong agar gerakan tersebut diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

Baca Juga :  Baznas Padang Panjang Salurkan Zakat Rp231,2 Juta untuk 133 KK

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembiasaan nilai agama sejak kecil akan memperkuat karakter generasi muda. “Jika budaya agama di tanamkan sejak kecil, maka cita-cita menuju Indonesia Emas akan terwujud,” ujarnya.

Di sisi lain, dalam kegiatan yang sama juga di luncurkan buku Pendidikan Agama dan Culture Policing sebagai Benteng Keasramaan Polri. Buku tersebut di susun untuk memperkuat karakter keluarga besar Polri melalui nilai agama dan budaya kepolisian.

Selain itu, Ustaz Dr. Desman menyampaikan tausiah bertema “Hijrah Sejati dan Hakikatnya”. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri selama pintu taubat masih terbuka.

Terakhir, ia mengutip Surah Az-Zumar ayat 53 yang menegaskan bahwa Allah SWT Maha Pengampun. Oleh sebab itu, ia mengajak umat Islam untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah dan terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik.(ust)

Berita Terkait

Mahyeldi Luncurkan Kampung Zakat Nagari Ampalu untuk Dorong Ekonomi Warga
Sumbar Targetkan Masuk Sepuluh Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang
PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU
Ustadz Adi Hidayat Perkenalkan Asisten, Candaan Komisaris Viral
KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa
Kemenag Minta Pesantren Perkuat Pengawasan Santri di NTB
Sumbar Raih Prestasi Ekonomi Syariah Nasional, KNEKS Dukung Penerbitan Sukuk Daerah
UIN Imam Bonjol Padang Perkuat Kolaborasi Global Lewat SEIBA International Festival Ke-4
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahyeldi Luncurkan Kampung Zakat Nagari Ampalu untuk Dorong Ekonomi Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sumbar Targetkan Masuk Sepuluh Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:00 WIB

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

Ustadz Adi Hidayat Perkenalkan Asisten, Candaan Komisaris Viral

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:00 WIB

KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa

Berita Terbaru

Apakah telur harus di cuci dulu sebelumdi ebus,simak penjelasannya.( poto: nuonline).

Fiqih

Kajian Fiqih, Perlukah Mencuci Telur Sebelum Dimasak?

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:00 WIB