Polda Sumbar dan MUI Perkuat Sinergi Penanganan Perkara Keagamaan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Polda Sumbar dan jajaran DPP MUI serta MUI Sumbar.(poto: padangkita.com).

Pimpinan Polda Sumbar dan jajaran DPP MUI serta MUI Sumbar.(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, dorlanhikmah.com – Polda Sumbar dan MUI memperkuat kolaborasi strategis untuk mendukung penegakan hukum sekaligus menjaga kondusivitas masyarakat di Sumatera Barat. Langkah tersebut mengemuka saat Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menerima kunjungan delegasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MUI bersama jajaran MUI Sumbar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7/2026).

Pertemuan itu menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dan DPP MUI. Selain itu, kedua belah pihak menyelaraskan sejumlah program kerja sebagai persiapan menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sumbar.

Wakapolda Dorong Sinergi dengan Tokoh Agama

Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa kepolisian membutuhkan dukungan tokoh agama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, Polda Sumbar terus memperkuat komunikasi dengan MUI dalam berbagai persoalan yang berkaitan dengan isu keagamaan.

Ia juga menyambut baik usulan MUI mengenai standarisasi saksi ahli. Menurutnya, kepolisian memerlukan pandangan yang mendalam dan kredibel agar proses penanganan perkara berjalan objektif serta sesuai ketentuan hukum.

“Polri sangat mengapresiasi dukungan MUI dalam penegakan hukum. Kami menyadari bahwa dalam perkara yang bersinggungan dengan isu keagamaan, dibutuhkan perspektif yang mendalam dan kredibel. Oleh karena itu, kita akan tindak lanjuti sinergi ini hingga ke tingkat Polres, terutama terkait penyediaan saksi ahli yang kompeten untuk memberikan keterangan yang objektif dan selaras dengan hukum positif kita,” kata Brigjen Pol Solihin.

MUI Dorong Sertifikasi Saksi Ahli

Dalam pertemuan tersebut, MUI mengusulkan sertifikasi dan pelatihan bagi ulama yang akan menjalankan tugas sebagai saksi ahli. Dengan demikian, para ulama memiliki kesiapan akademik sekaligus pemahaman terhadap mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga :  Revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai Rampung, Fadly Amran Dorong Smart Surau

MUI berharap para ulama tidak hanya menguasai khazanah hukum Islam dan kitab kuning. Di samping itu, mereka juga perlu memahami hukum positif sehingga dapat memberikan keterangan yang kuat dan relevan dalam proses hukum.

Polda Sumbar Siapkan Ruang Kolaborasi

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa Polda Sumbar terus membuka ruang komunikasi dengan MUI. Sementara itu, kolaborasi tersebut juga menjadi langkah preventif untuk menjaga kerukunan masyarakat.

Baca Juga :  Ketua MHH Muhammadiyah Bekasi Raih Penghargaan Penegakan Hukum MUI

Menurutnya, pelatihan dan standarisasi saksi ahli akan memperkuat kualitas penanganan perkara keagamaan. Oleh sebab itu, kepolisian berharap setiap proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan mampu meminimalkan potensi gesekan di tengah masyarakat.

“Polda Sumbar senantiasa membuka ruang komunikasi yang luas dengan MUI. Dengan adanya standarisasi dan pelatihan saksi ahli ini, kami berharap penanganan perkara yang melibatkan isu keagamaan di wilayah hukum Polda Sumbar dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan minim gesekan. Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan kepastian hukum yang berkeadilan,” tegas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Pengurus DPP MUI dan MUI Sumbar Hadiri Pertemuan

Wakil Sekretaris Jenderal DPP MUI Dr. Muhammad Isan Tanjung memimpin delegasi DPP MUI dalam pertemuan tersebut. Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumbar Dr. Zulmaidi hadir bersama jajaran Komisi Hukum, Komisi Fatwa, dan Bidang Dakwah.

Seluruh peserta membahas penguatan kerja sama antara Polri dan MUI. Selanjutnya, kedua pihak berkomitmen memperluas implementasi hasil pembahasan hingga tingkat Polres.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB