Kisah Pemuda Bertobat Usai Disadarkan Pertanyaan Sederhana

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah seorang laki-laki menaruh rasa cinta yang sangat mendalam kepada seorang perempuan.(poto: lirboyo.net).

Kisah seorang laki-laki menaruh rasa cinta yang sangat mendalam kepada seorang perempuan.(poto: lirboyo.net).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Seorang laki-laki menaruh rasa cinta yang sangat mendalam kepada seorang perempuan. Ia menyadari pengawasan Allah tidak pernah alpa meski malam makin larut.

Perasaan tersebut menguasai seluruh hati serta pikiran sang pemuda setiap hari. Ia menguntit langkah perempuan itu saat keluar rumah untuk sebuah urusan.

Kesempatan di Tengah Perjalanan Kafilah

Pria tersebut melihat kesempatan emas ketika mereka tiba di lokasi sepi. Seluruh rombongan kafilah sedang tertidur lelap saat malam semakin larut.

Laki-laki itu memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hatinya secara langsung. Ia lantas mengajak perempuan tersebut melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah.

Baca Juga :  Cara Salaf Membuktikan Keberadaan Tuhan, Panduan Berdialog dengan Ateis Menurut Al-Qur’an( Bag.1 )

Perempuan itu memberikan respons bijak tanpa memperlihatkan rasa panik sedikit pun. Ia meminta sang pria menyisir area sekitar untuk memastikan kondisi warga.

Pemuda tersebut mengelilingi tempat itu dengan penuh semangat serta rasa gembira. Ia meyakinkan kembali bahwa seluruh anggota kafilah sudah terlelap tidur.

Perempuan tersebut mendadak melontarkan sebuah pertanyaan berbobot yang mengubah keadaan. Ia mempertanyakan keberadaan Allah yang tidak pernah tidur kepada pria itu.

Kesadaran yang Menghentikan Maksiat

Laki-laki tersebut tertegun seketika saat mendengar pertanyaan yang sangat menohok. Ia menegaskan bahwa Zat Yang Maha Kuasa tidak pernah mengantuk maupun tertidur.

Baca Juga :  Kontroversi Pengangkatan Yazid bin Mu’awiyah Umayyah

Perempuan itu langsung membalas jawaban tersebut dengan ketegasan sikap yang mantap. Ia mengingatkan bahwa Allah menyaksikan seluruh perbuatan manusia tanpa celah sedikit pun.

Kalimat singkat itu langsung meruntuhkan hawa nafsu dalam dada sang pria. Pria itu mengurungkan niat buruknya lalu mengumumkan pertobatan yang sungguh-sungguh.

Laki-laki tersebut memilih kembali ke kampung halamannya untuk melanjutkan kehidupan. Ia konsisten menjalankan ketaatan hingga maut menjemput di kemudian hari.

Seseorang memimpikan pemuda itu beberapa waktu setelah dirinya meninggal dunia. Pemuda tersebut mengaku telah menerima ampunan penuh dari Sang Maha Pencipta karena rasa takutnya kepada Allah.(ar)

Berita Terkait

Kisah Nabi Ibrahim Menghormati Tamu Beda Agama yang Penuh Keteladanan
Kisah Umar bin Abdul Aziz Tolak Gratifikasi dan Fasilitas Negara
Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa
Mukjizat Perang Tabuk: Berkah Makanan dan Kunci Surga
Kisah Abdullah bin Abi Umayyah Meraih Hidayah
Ketegasan Ali bin Abi Thalib Menjaga Amanah Kas Negara
Integritas Imam Abu Hanifah Hindari Konflik Kepentingan
Sejarah Panjang Penurunan Kitab Suci Al-Qur’an
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Kisah Nabi Ibrahim Menghormati Tamu Beda Agama yang Penuh Keteladanan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kisah Umar bin Abdul Aziz Tolak Gratifikasi dan Fasilitas Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Mukjizat Perang Tabuk: Berkah Makanan dan Kunci Surga

Minggu, 20 September 2026 - 16:05 WIB

Kisah Abdullah bin Abi Umayyah Meraih Hidayah

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB

Pusat Studi Al-Qur'an menggelar diskusi keagamaan memperingati Hari Santri 2026 di Tangerang Selatan.(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Nilai Pesantren Jadi Kompas Hadapi Era AI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIB