Keutamaan Sujud: Kunci Meraih Surga dan Kedekatan dengan Nabi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pahami makna sujud dalam shalat sebagai posisi terdekat hamba dengan Allah.(poto: istimewa).

Pahami makna sujud dalam shalat sebagai posisi terdekat hamba dengan Allah.(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Sujud menempati posisi paling istimewa di antara seluruh gerakan dalam shalat. Seorang hamba menunjukkan puncak ketundukan dan penghambaan kepada Sang Pencipta melalui keutamaan memperbanyak sujud shalat.

Berdiri dan rukuk merupakan bentuk ibadah serta pengagungan kepada Allah SWT. Namun, sujud menjadi simbol kehinaan manusia yang meletakkan dahi kemuliaannya di atas tanah.

Makna Mendalam di Balik Gerakan Sujud

Semakin rendah seseorang merendahkan dirinya di hadapan Allah SWT, semakin tinggi Dia mengangkat derajat hamba tersebut. Rasulullah SAW bahkan menjadikan banyaknya sujud sebagai jalan utama menuju surga.

Kisah agung ini bermula dari seorang sahabat sederhana bernama Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslami RA. Beliau rutin melayani dan menyiapkan air wudhu untuk kebutuhan Nabi Muhammad SAW.

Permintaan Agung Sahabat Rabi’ah

Suatu hari Rasulullah SAW memberikan kesempatan langka dengan meminta Rabi’ah menyebutkan satu permintaan. Rabi’ah tidak meminta harta maupun jabatan, melainkan memohon agar dapat mendampingi Nabi SAW di surga.

Beliau tetap pada pendiriannya saat Rasulullah SAW menanyakan opsi permintaan lain. Menanggapi cita-cita mulia tersebut, Rasulullah SAW kemudian memberikan petunjuk yang sangat berharga:

فأعنِّي على نفسك بكثرة السجود

“Kalau begitu, bantulah aku untuk mewujudkannya bagimu dengan memperbanyak sujud.” (HR Muslim)

Posisi Terdekat Antara Hamba dan Pencipta

Sujud merupakan momen istimewa karena tidak ada posisi yang lebih dekat antara manusia dengan Allah SWT. Nabi Muhammad SAW menegaskan keutamaan waktu tersebut dalam sabdanya:

أقرب ما يكون العبد من ربه وهو ساجد، فأكثروا الدعاء

“Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang sujud. Maka perbanyaklah doa.” (HR Muslim)

Baca Juga :  Mukmin Seperti Tanaman yang Lentur dalam Dinamika Kehidupan

Pintu-pintu langit terbuka lebar saat seorang Muslim mencurahkan seluruh harapan dan penyesalannya dalam sujud. Sangat ironis ketika banyak manusia justru menghabiskan waktu meminta bantuan kepada sesama makhluk.

Ancaman Bagi Orang yang Melalaikan Shalat

Allah SWT mengingatkan kerugian besar bagi manusia yang enggan bersujud selama hidup di dunia. Hal tersebut tersurat jelas dalam firman Allah Ta’ala:

يَوْمَ يُكْشَفُ عَن سَاقٍۢ وَيُدْعَوْنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ ٤٢ خَـٰشِعَةً أَبْصَـٰرُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌۭ ۖ وَقَدْ كَانُوا۟ يُدْعَوْنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ وَهُمْ سَـٰلِمُونَ ٤٣

“(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu. Pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).” (QS Al-Qalam: 42-43)

Kelompok manusia tersebut tidak mampu bersujud pada hari kiamat karena mengabaikan panggilan shalat semasa sehat. Para ulama salaf sangat mengkhawatirkan kelalaian ini karena azan merupakan undangan langsung untuk mendekat kepada-Nya.

Maksud Memperbanyak Sujud dalam Kehidupan

Nabi Muhammad SAW mengartikan perintah memperbanyak sujud sebagai anjuran meningkatkan kuantitas shalat. Umat Islam perlu menjaga shalat wajib tepat waktu serta melengkapinya dengan ibadah sunnah.

Salah satu amalan penambah sujud adalah menjaga shalat sunnah rawatib sebanyak dua belas rakaat. Rasulullah SAW menjanjikan ganjaran besar bagi orang yang rutin menunaikannya:

من صلى اثنتي عشرة ركعةً في يوم وليلة، بُنيَ له بهنَّ بيت في الجنة

“Barang siapa mengerjakan dua belas rakaat dalam sehari semalam, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR Muslim)

Baca Juga :  Doa Setelah Sholat Dhuha, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Amalan Sunnah Penambah Timbangan Pahala

Ibadah qiyamul lail atau shalat malam juga menjadi kebiasaan penting orang-orang saleh. Rasulullah SAW menyebutkan keutamaan shalat malam melalui sabdanya:

أفضل الصيام، بعد رمضان، شهر الله المحرم، وأفضل الصلاة، بعد الفريضة، صلاة الليل

“Puasa paling utama setelah Ramadhan adalah puasa bulan Allah, Muharram. Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR Muslim)

Nabi SAW menambahkan bahwa Allah SWT menyiapkan kamar-kamar indah di surga bagi orang yang rajin shalat malam. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadits riwayat HR Tirmidzi:

إن في الجنة غرفًا يُرى ظاهرها من باطنها، وباطنها من ظاهرها، أعدها الله لمن أطعم الطعام، وأفشى السلام، وصلى بالليل والناس نيام

“Di surga terdapat kamar-kamar yang bagian luarnya terlihat dari dalam dan bagian dalamnya terlihat dari luar. Allah menyiapkannya bagi orang yang memberi makan, menyebarkan salam, dan melaksanakan shalat malam ketika manusia sedang tidur.” (HR Tirmidzi)

Rasulullah SAW turut menganjurkan shalat witir dan shalat dhuha kepada para sahabatnya. Beliau menegaskan keutamaan shalat witir dalam sabda berikut:

إن الله وتر يحب الوter، فأوتروا يا أهل القرآن

“Sesungguhnya Allah itu Maha Esa dan mencintai yang ganjil, maka kerjakanlah witir.” (HR Abu Dawud)

Seluruh rangkaian ibadah sunnah tersebut menjadi tambahan sujud yang memperberat timbangan amal seorang mukmin. Setiap rakaat yang tertunai akan mengangkat derajat manusia menuju kedudukan mulia di akhirat.(ust)

Berita Terkait

Panduan Lengkap Mimpi Buruk dalam Islam: Penyebab, Dalil, dan Adab Menyikapinya
Keistimewaan Pohon Bidara Menurut Alquran dan Sunnah Nabi
Keutamaan Shalat Subuh dan Ashar
Hukum Syair Menurut Al-Qur’an dan Hadits Lengkap
Tanda Husnul Khotimah dan Keutamaan Pujian Orang Beriman
Rahasia Dialog Allah dan Hamba dalam Surat Al-Fatihah
Hadits tentang Maulid Nabi, Adakah Perintah Merayakannya?
Siapa yang Setia Menemani Manusia di Dalam Kubur?
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:08 WIB

Panduan Lengkap Mimpi Buruk dalam Islam: Penyebab, Dalil, dan Adab Menyikapinya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Keistimewaan Pohon Bidara Menurut Alquran dan Sunnah Nabi

Minggu, 20 September 2026 - 16:19 WIB

Keutamaan Shalat Subuh dan Ashar

Sabtu, 12 September 2026 - 20:07 WIB

Hukum Syair Menurut Al-Qur’an dan Hadits Lengkap

Sabtu, 12 September 2026 - 19:59 WIB

Tanda Husnul Khotimah dan Keutamaan Pujian Orang Beriman

Berita Terbaru

Ilustrasi skema alur akad ijarah dalam fikih muamalah, mengatur hak sewa manfaat tanpa memindahkan kepemilikan aset.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Sisa Kuota Hangus dalam Fikih Islam dan Ijarah

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:12 WIB

Ilustrasi orang sedang Sujud.(poto: republika.id).

Fiqih

Catat, Inilah Batas Minimal Bacaan Shalat yang Benar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:41 WIB