Nasihat KH Hasyim Asy’ari tentang Menghadapi Perbedaan Pendapat Ulama

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KH Hasyim Asy'ari memberi nasihat agar santri menahan diri saat menyikapi perbedaan pendapat ulama.(ilustrasi poto: istimewa).

KH Hasyim Asy'ari memberi nasihat agar santri menahan diri saat menyikapi perbedaan pendapat ulama.(ilustrasi poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Khazanah keilmuan Islam kerap menghadirkan perbedaan pendapat para ulama dalam memandang pelbagai persoalan agama. Pendiri Pesantren Tebuireng sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratusyekh KH Hasyim Asy’ari, memberikan petunjuk tegas bagi para santri saat menghadapi fenomena tersebut.

Tokoh besar Muslim ini menguraikan pandangannya secara mendalam lewat kitab karangannya yang berjudul Adab al Alim wa Mutaalim. Beliau mengingatkan para penuntut ilmu agar tidak gegabah dalam merespons silang pendapat di tengah masyarakat.

Menahan Diri dan Menjaga Ketenangan Hati

Sejak awal menimba ilmu, seorang santri harus mampu menahan diri dari pusaran perbedaan pandangan antarulama. Mengikuti perdebatan pemikiran maupun mendengarkan perselisihan pendapat secara berlebihan dapat memicu keraguan hati serta merusak ketenangan pikiran.

Para pencari ilmu sebaiknya fokus memantapkan pemahaman melalui satu kitab pegangan terlebih dahulu. Santri baru boleh menggunakan beberapa literatur yang berbeda setelah mengantongi izin resmi dari guru atau kiai pembimbing.

Baca Juga :  Doa untuk Orang Lain Tanpa Sepengetahuannya, Amalan yang Diaminkan Malaikat

Kiai Hasyim turut mengutip pandangan Imam Al Ghazali mengenai bahaya metode pengajaran yang kurang tepat. Jika seorang guru sekadar memindahkan kutipan dari berbagai mazhab tanpa memiliki sikap pasti, santri wajib meningkatkan kewaspadaan.

Mengikuti Bimbingan Guru dan Menjaga Fokus

Mempelajari terlalu banyak buku secara bersamaan di fase awal belajar berisiko menyita waktu dan memecah konsentrasi. Santri perlu menyerahkan seluruh materi serta kitab pelajarannya kepada guru untuk diperiksa secara berkala.

Langkah tersebut membantu pembimbing dalam mengarahkan keyakinan dan pemahaman murid secara tepat. Kebiasaan berpindah dari satu buku ke buku lain tanpa alasan mendesak justru menandakan munculnya rasa bosan.

Baca Juga :  Gus Yahya Tekankan Amanah Besar Pendidikan Santri di Pesantren, Soroti Tantangan Kekerasan dan Kesehatan

Sikap tidak konsisten dalam menuntut ilmu juga menjadi isyarat kuat hilangnya keberuntungan bagi seorang pelajar. Oleh karena itu, ketekunan pada satu materi menjadi kunci utama keberhasilan proses belajar.

Mendalami Teori dan Mengamalkan Ilmu

Santri yang telah memiliki dasar kemampuan memadai sebaiknya tidak terburu-buru menciptakan hal-hal baru dalam bidang hukum. Mereka perlu mengarahkan energi untuk mendalami teori keilmuan secara matang dan berbudi pekerti luhur.

Pembersihan diri dari kebodohan serta keteguhan dalam memegang prinsip ilmu akan mendatangkan kebahagiaan sejati. Pada akhirnya, seorang penuntut ilmu yang bijak tidak akan pernah meremehkan amal perbuatan yang menjadi tujuan utama dari seluruh proses belajar.(ust)

Berita Terkait

4 Tipe Manusia Menurut Imam Al Ghazali dan Cara Menyikapinya
Etika Bisnis dalam Islam: Panduan Lengkap Menurut Syariat
Adab Memperbaiki Bacaan Imam Salat yang Keliru Menurut Ulama
Quraish Shihab Ungkap Bukti Rasulullah Simbol Damai
Arti Akhlak Menurut Prof Quraish Shihab dan Hak Jalanan
Makna Berpakaian tetapi Telanjang Menurut Hadis Nabi
6 Adab Imam Sholat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali
Generasi Sandwich dalam Islam: Batas Nafkah dan Aturan Fikih
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:00 WIB

Nasihat KH Hasyim Asy’ari tentang Menghadapi Perbedaan Pendapat Ulama

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:00 WIB

4 Tipe Manusia Menurut Imam Al Ghazali dan Cara Menyikapinya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:00 WIB

Etika Bisnis dalam Islam: Panduan Lengkap Menurut Syariat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:00 WIB

Adab Memperbaiki Bacaan Imam Salat yang Keliru Menurut Ulama

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:00 WIB

Quraish Shihab Ungkap Bukti Rasulullah Simbol Damai

Berita Terbaru

Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI berkolaborasi dengan Baznas RI untuk memperkuat literasi keislaman digital AI.(poto: hidayatullah.com).

Berita Islam

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB