Arti Akhlak Menurut Prof Quraish Shihab dan Hak Jalanan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. AGH. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.(poto: istimewa).

Prof. Dr. AGH. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Cendekiawan Muslim terkemuka, Prof. Dr. AGH. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A., memaparkan secara mendalam mengenai arti akhlak menurut islam melalui kanal YouTube pribadinya.

Mantan Menteri Agama ini menekankan bahwa esensi utama dari akhlak adalah menempatkan segala sesuatu secara proporsional sesuai dengan tempatnya yang semestinya. Jika seseorang gagal memposisikan suatu hal pada porsi yang benar, maka orang tersebut belum bisa dikatakan sebagai pribadi yang berakhlak.

Secara kebahasaan, kata “akhlak” berakar dari bahasa Arab yaitu Al-Khulk yang mengandung arti tabiat, perangai, tingkah laku, kebiasaan, serta kelakuan. Sementara secara istilah, akhlak merupakan sebuah sifat yang telah tertanam kuat di dalam jiwa seorang manusia. Sifat ini nantinya mampu memicu lahirnya suatu perbuatan secara spontan, mudah, dan menyenangkan, tanpa memerlukan proses pemikiran panjang ataupun paksaan dari luar.

Ragam Implementasi Akhlak Sesama Manusia

Prof Quraish Shihab menerangkan bahwa setiap individu wajib menerapkan perilaku mulia ini kepada sesama manusia dalam berbagai lini kehidupan. Bentuk implementasi tersebut sangat beragam, mulai dari interaksi kepada orang tua, memperlakukan anak dan istri, hingga sikap terhadap pembantu dan diri sendiri. Bahkan, Islam secara spesifik juga mengatur tata cara bertingkah laku yang baik saat berada di jalanan umum.

Baca Juga :  Ghibah dalam Islam: Pengertian, Bahaya, Dosa, dan Taubat

Tindakan menghormati fasilitas umum dan pengguna jalan menjadi salah satu contoh konkret dari konsep menempatkan sesuatu pada tempatnya. Aturan etika ini selaras dengan sabda Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Rasulullah SAW bersabda: “Jauhilah dari duduk-duduk di jalan!. Para sahabat berkata: “wahai Rasulullah, kegiatan kami duduk (di jalan) berkumpul ya hanya (di pinggir jalan) itu. Kami bisa bercengkerama saat itu. Rasulullah Saw. lalu bersabda: “Kalau kalian memang sulit berpindah dari berkumpul (seperti itu), maka berikan kepada jalanan itu haknya.” Para sahabat bertanya lagi: “Apa hak dari jalan itu wahai Rasulullah ? Rasul menjawab : menundukkan pandangan, tidak menyakiti, membalas salam, menyampaikan kebaikan, melarang kemungkaran.”

Baca Juga :  Nasihat KH Hasyim Asy'ari tentang Menghadapi Perbedaan Pendapat Ulama

Prioritas Utama: Akhlak Kepada Allah SWT

Selain menjaga hubungan baik dengan sesama makhluk, umat Muslim memikul kewajiban terbesar untuk menunjukkan komitmen moral terbaiknya kepada sang pencipta. Menjaga kemurnian tauhid menjadi fondasi paling mendasar sekaligus pilar tertinggi dalam struktur ajaran Islam yang tidak boleh terabaikan.

Prof Quraish Shihab mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga pikiran dari segala bentuk pemikiran yang dapat menodai keagungan Allah SWT. Menurut beliau, tindakan menyekutukan Sang Pencipta merupakan bentuk pelanggaran moral dan spiritual yang paling berat.

“Yang terpokok menyangkut akhlak terhadap Allah SWT, jangan pernah menduga atau terlintas dalam benak anda bahwa ada sekutu baginya, sesungguhnya mempersekutukan Allah itu adalah kezhaliman,” pungkas Prof Quraish Shihab.(ust).

Berita Terkait

Nasihat KH Hasyim Asy’ari tentang Menghadapi Perbedaan Pendapat Ulama
4 Tipe Manusia Menurut Imam Al Ghazali dan Cara Menyikapinya
Etika Bisnis dalam Islam: Panduan Lengkap Menurut Syariat
Adab Memperbaiki Bacaan Imam Salat yang Keliru Menurut Ulama
Quraish Shihab Ungkap Bukti Rasulullah Simbol Damai
Makna Berpakaian tetapi Telanjang Menurut Hadis Nabi
6 Adab Imam Sholat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali
Generasi Sandwich dalam Islam: Batas Nafkah dan Aturan Fikih
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:00 WIB

Nasihat KH Hasyim Asy’ari tentang Menghadapi Perbedaan Pendapat Ulama

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:00 WIB

4 Tipe Manusia Menurut Imam Al Ghazali dan Cara Menyikapinya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:00 WIB

Etika Bisnis dalam Islam: Panduan Lengkap Menurut Syariat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:00 WIB

Adab Memperbaiki Bacaan Imam Salat yang Keliru Menurut Ulama

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:00 WIB

Quraish Shihab Ungkap Bukti Rasulullah Simbol Damai

Berita Terbaru

Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI berkolaborasi dengan Baznas RI untuk memperkuat literasi keislaman digital AI.(poto: hidayatullah.com).

Berita Islam

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB