Kisah Fatimah binti Hubaisy: Teladan Muslimah dan Rujukan Hukum Istihadhah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah keberanian Fatimah binti Hubaisy membuktikan bahwa Islam memberikan ruang luas bagi perempuan untuk belajar dan bertanya langsung mengenai hukum agama.(ilustrasi poto: tebuirengonline)

Kisah keberanian Fatimah binti Hubaisy membuktikan bahwa Islam memberikan ruang luas bagi perempuan untuk belajar dan bertanya langsung mengenai hukum agama.(ilustrasi poto: tebuirengonline)

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kisah keberanian Fatimah binti Hubaisy membuktikan bahwa Islam memberikan ruang luas bagi perempuan untuk belajar dan bertanya langsung mengenai hukum agama. Dari perjalanan hidupnya, umat Islam memetik pelajaran penting tentang tata cara bersuci, pelaksanaan shalat, dan keteguhan beribadah di tengah ujian fisik.

Kebingungan Menghadapi Kondisi Istihadhah

Fatimah binti Hubaisy pernah mengalami gangguan kesehatan berupa pendarahan di luar masa haid, yang dalam ilmu fikih dikenal sebagai istihadhah. Kondisi tersebut sempat membuatnya ragu dalam menentukan kapan harus berhenti shalat dan kapan harus tetap beribadah.

Demi mendapatkan kepastian hukum, Fatimah memilih mendatangi Rasulullah SAW secara langsung. Langkah ini ia lakukan agar ibadahnya tetap sesuai dengan tuntunan syariat.

Baca Juga :  Cara Salaf Membuktikan Keberadaan Tuhan, Panduan Berdialog dengan Ateis Menurut Al-Qur’an( Bag.1 )

Penjelasan Rasulullah SAW dan Landasan Fikih

Dengan penuh kelembutan, Rasulullah SAW memberikan penjelasan jernih mengenai perbedaan darah haid dan darah istihadhah. Beliau memerintahkan Fatimah untuk meninggalkan shalat hanya selama masa haid rutin yang biasa ia alami.

Setelah masa haid rutin tersebut usai, Fatimah wajib mandi bersih dan kembali menunaikan shalat, meskipun pendarahan istihadhah masih berlangsung. Hadis yang bersumber dari pertanyaan ini kemudian menjadi salah satu pilar utama fikih Islam hingga kini.

Pentingnya Menuntut Ilmu dan Menjaga Kualitas Ibadah

Sikap aktif Fatimah patut menjadi teladan. Ia tidak membiarkan keraguan berlarut-larut atau sekadar menebak-nebak aturan agama. Sebaliknya, ia bergegas mencari kebenaran dari sumber utama untuk memastikan kesucian ibadahnya.

Baca Juga :  Hukum Ikhtilath dalam Islam: Definisi, Dalil, dan Bahayanya

Pengalaman Fatimah juga mengajarkan bahwa masalah kesehatan bukanlah alasan untuk menjauh dari Allah SWT. Meski menghadapi kondisi fisik yang tidak mudah, ia tetap berikhtiar menjalankan kewajiban agama sebaik mungkin dengan mencari solusi syar’i.

Relevansi bagi Muslimah di Era Modern

Di era modern, tidak sedikit perempuan yang menghadapi gangguan siklus menstruasi atau masalah medis serupa. Peristiwa yang dialami Fatimah menjadi pengingat agar setiap persoalan ibadah selalu dikembalikan pada ilmu agama.

Selain itu, Fatimah binti Hubaisy memperlihatkan peran vital perempuan dalam periwayatan hadis. Lewat keberanian dan ketelitiannya dalam bertanya, umat Islam mendapatkan kepastian hukum yang sangat berharga hingga hari ini.(ust)

Berita Terkait

Kisah Abdullah bin Abi Umayyah Meraih Hidayah
Ketegasan Ali bin Abi Thalib Menjaga Amanah Kas Negara
Integritas Imam Abu Hanifah Hindari Konflik Kepentingan
Sejarah Panjang Penurunan Kitab Suci Al-Qur’an
Sejarah Al Quran dan Perannya Sebagai Pedoman Hidup Umat Humanis
Mengenal Sistem Iqtha Dinasti Ayyubiyah Masa Salahuddin
Sejarah Shalawat Badar dan Maknanya
Sejarah Perang Badar Kubra dan Strategi Pertahanan Rasulullah
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:05 WIB

Kisah Abdullah bin Abi Umayyah Meraih Hidayah

Minggu, 13 September 2026 - 09:18 WIB

Ketegasan Ali bin Abi Thalib Menjaga Amanah Kas Negara

Minggu, 13 September 2026 - 09:13 WIB

Integritas Imam Abu Hanifah Hindari Konflik Kepentingan

Sabtu, 12 September 2026 - 19:51 WIB

Sejarah Panjang Penurunan Kitab Suci Al-Qur’an

Sabtu, 12 September 2026 - 19:40 WIB

Sejarah Al Quran dan Perannya Sebagai Pedoman Hidup Umat Humanis

Berita Terbaru

Ilustrasi membaca Al-Qur'an.(poto: AI).

Al-Qur'an

Hukum Tajwid dan Seni Baca Al-Qur’an: Mana Lebih Utama?

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:13 WIB

Ilustrasi tilawah Al-Qur'an di masjid sebagai amalan terbaik sesuai tuntutan waktu.(poto: AI).

Fiqih

Ibadah yang Paling Utama Menurut Ibnul Qayyim

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:01 WIB

Ilustrasi skema alur akad ijarah dalam fikih muamalah, mengatur hak sewa manfaat tanpa memindahkan kepemilikan aset.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Sisa Kuota Hangus dalam Fikih Islam dan Ijarah

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:12 WIB