Kang Santri AI Resmi Diluncurkan di PBNU, Dorong Transformasi Digital Santri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Kang Santri AI( poto : nu online )

Peluncuran Kang Santri AI( poto : nu online )

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kang Santri AI diluncurkan pada Rabu (17/6/2026) di Gedung PBNU, PBNU, Jakarta Pusat. Peluncuran ini berlangsung bersamaan dengan Talkshow Inovasi bertema Santri Berkarya, Berjejaring, dan Berdaya dalam Ekosistem Digital Indonesia.

Selain itu, pengembang memperkenalkan Kang Santri AI sebagai platform kecerdasan buatan yang berangkat dari literatur pesantren. Para santri mengembangkan sistem ini untuk menjembatani nilai tradisi dengan kebutuhan teknologi modern.

Di sisi lain, agenda ini juga mengarah pada persiapan Nahdlatul Ulama Innovation Summit 2026 yang akan digelar pada pertengahan Juli 2026. Forum tersebut akan menjadi ruang bagi warga Nahdliyin untuk mempresentasikan inovasi di bidang teknologi, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

PBNU Dorong Peran Aktif Santri di Dunia Digital

Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama, Ufi Ulfiah, menyambut positif peluncuran ini. Ia menilai santri kini tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga aktif dalam inovasi teknologi.

Baca Juga :  Kemenag Gelar Pelatihan Tartil Al-Qur'an 1.000 Guru PAI

Selain itu, ia menegaskan bahwa PBNU melihat kehadiran Kang Santri AI sebagai bukti kemampuan santri dalam beradaptasi dengan perkembangan digital. Karena itu, ia menilai inovasi ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Ufi menjelaskan bahwa pengembangan platform masih terus berjalan. Oleh karena itu, tim pengembang membuka ruang masukan dari berbagai pihak agar sistem semakin matang dan relevan.

Kolaborasi dan Penguatan Ekosistem Teknologi Pesantren

Sementara itu, Ufi menekankan bahwa Kang Santri AI tidak hanya berdiri sebagai produk teknologi. Sebaliknya, platform ini hadir sebagai ruang kolaborasi antarwarga Nahdliyin dari berbagai latar belakang.

Dengan demikian, ia mendorong penguatan ekosistem digital berbasis pesantren agar mampu bersaing di era teknologi. Selain itu, ia menilai kolaborasi ini dapat memperluas kontribusi santri dalam ruang publik digital.

Baca Juga :  Kiai Cholil Nafis Sebut Tanfidziyah PBNU Butuh Sosok Manajerial Kuat

Kemudian, ia menegaskan bahwa inovasi berbasis nilai pesantren tetap menjadi fondasi utama dalam pengembangan teknologi ini.

Di sisi lain, praktisi digital Hasanuddin Ali menyoroti perkembangan kecerdasan buatan di Indonesia. Ia membagi pengguna AI ke dalam tiga kelompok, yaitu AI antusias, AI adaptor, dan AI skeptis.

Berdasarkan penelitiannya, ia mencatat bahwa pada 2024 sekitar 60 persen pengguna internet masih berada pada kategori adaptor. Sementara itu, masing-masing 20 persen berada pada kelompok antusias dan skeptis.

Namun demikian, ia menemukan perubahan signifikan pada 2025. Kelompok AI antusias meningkat menjadi sekitar 40 persen, sehingga menunjukkan lonjakan penerimaan terhadap teknologi AI.

Selain itu, Hasanuddin menilai tren tersebut menandakan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap pemanfaatan kecerdasan buatan dalam berbagai sektor kehidupan.(ust)

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM
Menko PMK Pratikno Buka MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang
Arti Mimpi Potong Rambut dalam Islam dan Tafsir Lengkapnya
Kemenag Akselerasi Pengembangan Green Waqf untuk Kelestarian Lingkungan dan Ekonomi Umat
Kemeriahan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2026 di Semarang Pukau Warga
Menag Nasaruddin Umar Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang
Kemenag Perkuat Standar Penilaian Al-Qur’an dan Sertifikasi Hakim MTQ
Menag Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI di Semarang
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 09:05 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM

Minggu, 13 September 2026 - 08:41 WIB

Arti Mimpi Potong Rambut dalam Islam dan Tafsir Lengkapnya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:35 WIB

Kemenag Akselerasi Pengembangan Green Waqf untuk Kelestarian Lingkungan dan Ekonomi Umat

Sabtu, 12 September 2026 - 19:31 WIB

Kemeriahan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2026 di Semarang Pukau Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 19:21 WIB

Menag Nasaruddin Umar Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Berita Terbaru

Ngaji Ilmu Balagah.(ilustrasi poto: istimewa).

Al-Qur'an

Rahasia Bahasa Al-Qur’an: Kalimat Berita Makna Perintah

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:27 WIB

Sikap tegas Ali bin Abi Thalib menolak korupsi.(ilustrasi poto: kemenag.go.id).

Sejarah

Ketegasan Ali bin Abi Thalib Menjaga Amanah Kas Negara

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:18 WIB

Ilustrasi Imam Abu Hanifah menolak Jabatan.(poto: istimewa).

Sejarah

Integritas Imam Abu Hanifah Hindari Konflik Kepentingan

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:13 WIB

Wawancara beserta awak media setelah acara pembukaan MTQ Nasional di Semarang, Sabtu (12/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Berita Islam

MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:05 WIB