Santri Belajar Wirausaha Digital di Pesantren Banten

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Santri mengikuti pelatihan kemandirian ekonomi pesantren santri di Pondok Pesantren Madinah Al Hijrah( Poto : REPUBLIKA )

Santri mengikuti pelatihan kemandirian ekonomi pesantren santri di Pondok Pesantren Madinah Al Hijrah( Poto : REPUBLIKA )

Jakarta, dorlanhikmah.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana (FEB UMB) melatih sekitar 80 santri di Pondok Pesantren Madinah Al Hijrah, Pandeglang, Banten, untuk memperkuat penguatan ekonomi pesantren melalui literasi keuangan santri modern, pelatihan digital marketing pesantren, wirausaha berbasis santri, dan kemandirian usaha pesantren.

Program ini fokus membekali santri dengan keterampilan bisnis agar mereka mampu membangun usaha mandiri di era digital.

Santri Didorong Kuasai Wirausaha

Pesantren Madinah Al Hijrah bersama FEB UMB menggelar pelatihan kewirausahaan untuk santri pada 17 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan materi yang langsung berkaitan dengan kebutuhan usaha sehari-hari.

Ustaz Feri Febriadi dari pihak pesantren menekankan pentingnya perubahan pola pikir santri dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Santri perlu menguasai teknologi dan terus berinovasi agar bisa mengembangkan usaha pesantren dan bersaing di era digital,” ujarnya.

Ia menilai santri tidak cukup hanya memahami ilmu agama, tetapi juga perlu memiliki kemampuan ekonomi agar bisa mandiri.

Materi Praktis untuk Usaha Pesantren

Dalam pelatihan ini, santri mempelajari cara mengelola usaha secara sederhana namun terarah. Mereka menghitung harga pokok, menentukan harga jual, serta menyusun laporan keuangan dasar.

Baca Juga :  83 Santriwati Ummul Mukminin Wisuda Tahfidz 2026 Makassar

Selain itu, mereka juga belajar tentang produk halal dan transaksi berbasis akad syariah. Materi ini membantu santri memahami cara menjalankan usaha sesuai prinsip Islam.

Pelatihan juga mengajak santri mempraktikkan strategi pemasaran digital. Mereka belajar membuat branding produk, mengenali pasar, serta memanfaatkan media sosial untuk promosi.

Tidak hanya itu, kemampuan komunikasi juga menjadi fokus. Santri berlatih public speaking agar lebih percaya diri saat memasarkan produk atau menjelaskan usaha mereka kepada pelanggan.

Integrated Farming Jadi Model Usaha

FEB UMB memperkenalkan konsep integrated farming sebagai model usaha pesantren. Konsep ini menggabungkan pertanian, peternakan, dan pengelolaan usaha dalam satu sistem.

Pendekatan ini membantu pesantren membangun usaha yang saling terhubung dan lebih efisien. Santri bisa terlibat langsung dalam proses produksi hingga pemasaran.

Menurut tim FEB UMB, model ini cocok diterapkan di lingkungan pesantren karena memanfaatkan sumber daya yang sudah tersedia.

Baca Juga :  12 Titik Mustajab di Makkah untuk Memanjatkan Doa

Kampus dan Pesantren Perkuat Kolaborasi

Program ini berjalan melalui kerja sama FEB UMB dan LPPM UMB dalam program pengabdian masyarakat 2025–2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memperluas dampak pendidikan ke masyarakat.

Delapan dosen FEB UMB terlibat sebagai pemateri. Mereka membahas berbagai topik mulai dari akuntansi sederhana, branding produk, hingga strategi bisnis pesantren.

Salah satu pemateri menekankan pentingnya kemasan produk dalam bisnis. Ia menyebut bahwa kualitas produk harus didukung strategi pemasaran yang tepat agar bisa bersaing di pasar.

Santri Siap Jadi Pelaku Ekonomi Baru

Melalui pelatihan ini, santri mulai memahami bahwa mereka bisa berperan lebih luas, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga ekonomi.

FEB UMB berharap santri mampu mengembangkan usaha kecil yang tumbuh di lingkungan pesantren. Dengan keterampilan yang mereka pelajari, santri bisa menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan.

Program seperti ini juga diharapkan terus berkembang ke lebih banyak pesantren agar kemandirian ekonomi pesantren semakin kuat di masa depan.(ust)

Berita Terkait

83 Santriwati Ummul Mukminin Wisuda Tahfidz 2026 Makassar
MAN IC Serpong Jadi Madrasah IB Pertama di RI
12 Titik Mustajab di Makkah untuk Memanjatkan Doa
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:00 WIB

Santri Belajar Wirausaha Digital di Pesantren Banten

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:00 WIB

83 Santriwati Ummul Mukminin Wisuda Tahfidz 2026 Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:00 WIB

MAN IC Serpong Jadi Madrasah IB Pertama di RI

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:19 WIB

12 Titik Mustajab di Makkah untuk Memanjatkan Doa

Berita Terbaru

ciri-ciri haji Mabrur( Poto : detiknews).

Fiqih

7 Ibadah Hati Penentu Haji Mabrur yang Harus Dihidupkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:10 WIB

Kitab Al-ahkam Al-Kitabiyah merupakan salah satu Kitab Fiqih ( Poto : arabicbookshop.net).

Fiqih

Pengertian Fiqih Islam dan Cabang Ilmunya

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:00 WIB

Hadist Arba'in bagian ke dua tentang Islam dan Ikhsan,( Poto : bersamadakwah )

Hadist

Hadits Arbain Nawawi 2 tentang Islam dan Ihsan

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:00 WIB

Hadist Arba'in Nawawi tentang Niat ( Poto : Menuntut Ilmu ).

Hadist

Hadits Arbain Nawawi 1 tentang Pentingnya Niat

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi menantu bersalaman dengan mertua ( Poto : ist).

Fiqih

Salaman dengan Mertua, Apakah Wudhu Batal?

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:00 WIB