PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).( poto : hidayatullah.com)

Rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).( poto : hidayatullah.com)

Jakarta, dorlanhikmah.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memilih Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.

Rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026), menghasilkan keputusan tersebut. Dalam rapat itu, pimpinan PBNU juga menggeser jadwal pelaksanaan muktamar agar panitia memiliki waktu lebih panjang untuk menuntaskan seluruh persiapan.

Sejarah Jadi Pertimbangan Utama

Rais Aam PBNU, KH Miftakhul Akhyar, menyampaikan seluruh peserta rapat menyepakati Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi Muktamar Ke-35 NU.

Ia menjelaskan panitia masih membutuhkan tambahan waktu untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan infrastruktur. Karena itu, PBNU mengubah jadwal pelaksanaan menjadi 27–31 Agustus 2026.

“Tempat yang telah diputuskan dan disepakati adalah Tambakberas, Jombang. Waktu masih kita beri, pelaksanaannya kita undur menjadi tanggal 27 sampai 31 Agustus. Jadi masih ada kesempatan, kalau bisa jangan membebani PBNU,” ujar KH Miftakhul Akhyar.

Baca Juga :  12 Titik Mustajab di Makkah untuk Memanjatkan Doa

Ketua Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU, KH Achmad Said Asrori, menjelaskan PBNU mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum memilih Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Menurutnya, sejarah menjadi alasan paling penting. Pondok Pesantren Bahrul Ulum berdiri atas prakarsa KH Abdul Wahab Hasbullah, salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama yang berjuang bersama Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari membangun organisasi tersebut.

“Yang utama itu adalah kita harus kembali kepada faktor pendirian NU, yaitu sejarah. Salah satu alasan memilih Bahrul Ulum adalah karena faktor sejarah itu,” katanya.

Akses Menuju Lokasi Lebih Mudah

PBNU juga mempertimbangkan kemudahan akses menuju Jombang. Letaknya yang dekat dengan Bandara Juanda Surabaya memudahkan peserta dari berbagai daerah menjangkau lokasi muktamar.

KH Achmad Said Asrori menilai akses transportasi yang baik akan membantu kelancaran mobilitas peserta selama kegiatan berlangsung.

“Yang kedua adalah akses menuju ke sana relatif lebih mudah. Dengan bandara di Surabaya yang lebih dekat, ini akan memudahkan peserta muktamar itu sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Pondok Pesantren Bahrul Ulum Terima Wakaf Ambulans Menjelang Muktamar NU

Ia menambahkan, pimpinan PBNU menggeser jadwal pelaksanaan agar panitia dapat mempersiapkan seluruh kebutuhan secara maksimal.

“Pelaksanaan diundur menjadi 27 sampai 31 Agustus. Pengunduran ini agar persiapannya lebih matang,” jelasnya.

PBNU Ajak Warga NU Jaga Persatuan

KH Achmad Said Asrori mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama menyambut Muktamar Ke-35 NU dengan penuh kegembiraan. Ia berharap seluruh peserta menjaga persatuan sehingga muktamar berlangsung aman, damai, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.

Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan organisasi. Namun, seluruh warga NU harus mengedepankan kebersamaan demi menyukseskan muktamar.

Sebelum menentukan lokasi, PBNU mengirim tim survei untuk meninjau sembilan calon tuan rumah di lima provinsi pada 4–5 Juli 2026. Tim itu menilai lokasi di Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat sebelum akhirnya memilih Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, sebagai tuan rumah Muktamar Ke-35 NU.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda
Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB