Sejarah Maulid Nabi 2026: Dalil dan Hukum Memperingatinya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sejarah Maulid Nabi 2026, dalil syariat, serta pandangan ulama mengenai hukum memperingatinya dalam Islam.(poto: sindonews.com).

Ilustrasi sejarah Maulid Nabi 2026, dalil syariat, serta pandangan ulama mengenai hukum memperingatinya dalam Islam.(poto: sindonews.com).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Umat Islam di Indonesia kembali bersiap menyambut peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW pada pertengahan tahun ini. Masyarakat Indonesia selalu menjadikan momen penting ini sebagai sarana mempererat ukhuwah sekaligus mempelajari sejarah Maulid Nabi Muhammad secara mendalam.

Pemerintah menetapkan peringatan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah tersebut jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026 sebagai hari libur nasional. Warga mengisi tradisi istimewa ini dengan pembacaan selawat, sirah Nabawiyah, pengajian, hingga kegiatan berbagi makanan.

Sejarah Panjang Peringatan Maulid Nabi

Ulama Jalaluddin As-Suyuthi menjelaskan bahwa Sultan Malik Mudhaffar Abu Sa’id Kukburi menjadi tokoh pertama yang menyelenggarakan peringatan ini secara besar-besaran. Pemimpin wilayah Irbil di Irak tersebut menggelar perayaan megah itu pada awal abad ke-7 Hijriyah.

Sebagian pendapat menyebutkan Shalahuddin Al-Ayyubi memelopori perayaan resmi ini, sementara versi lain mencatat kemunculannya pada masa Daulah Fathimiyah di Mesir. Ibnu Katsir dalam kitab Tarikh memuji Sultan Muzhaffar sebagai sosok raja alim, adil, dan pemberani.

Baca Juga :  Mengenal Asy-Syifa binti Abdullah: Tokoh Literasi dan Pelopor Perempuan Islam

Para ulama terkemuka dari masa ke masa mendukung penuh tradisi tahunan yang membawa banyak kebaikan bagi umat ini. Tokoh-tokoh besar seperti Imam An-Nawawi, Al-Hafizh As-Suyuthi, hingga Syeikh Ibnu Hajar Al-Haitami menganggap perayaan tersebut sangat bermanfaat.

Dalil Syariat Memperingati Kelahiran Rasulullah

Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki menguraikan berbagai landasan syariat yang membolehkan umat Islam memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW. Ahli hadis asal Mekkah tersebut menegaskan bahwa hari kelahiran Nabi membawa kegembiraan yang jauh lebih agung.

Hadis shahih riwayat Imam Muslim mencatat Rasulullah SAW sendiri berpuasa pada hari Senin karena hari tersebut merupakan hari kelahirannya. Allah SWT juga memerintahkan umat manusia bergembira atas rahmat-Nya melalui firman dalam Surah Yunus ayat 58.

Baca Juga :  Nabi Yusya’ bin Nun: Penakluk Baitul Maqdis

Kisah Suwaibah yang memerdekakan budak saat menyampaikan kabar kelahiran Nabi menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah bagi orang yang bersukacita. Peringatan ini sekaligus mendorong umat untuk terus memperbanyak bacaan selawat sebagaimana perintah Surah Al-Ahzab ayat 56.

Hukum dan Pandangan Ulama Islam

Sebagian ulama mengategorikan peringatan Maulid Nabi sebagai bentuk bid’ah hasanah yang membawa nilai-nilai kebaikan serta kemuliaan. Imam Syafi’i menegaskan bahwa kebaikan baru yang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah merupakan hal terpuji.

Perbedaan pendapat mengenai perayaan tahunan ini menjadikan hukum memperingatinya sebagai persoalan khilafiyah yang sudah lama berlangsung. Pihak yang membolehkannya mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk meneladani akhlak terpuji Nabi Muhammad SAW.(ust)

Berita Terkait

Sejarah Perang Badar Kubra dan Strategi Pertahanan Rasulullah
Pemakaman Nabi Muhammad SAW di Kamar Aisyah
Perjanjian Hudaibiyah Dilanggar Quraisy Picu Fathu Makkah
Berat Ujian Dakwah Rasulullah SAW Menghadapi Tekanan Kafir
Perjalanan Dagang Nabi Muhammad ke Syam dan Pendeta Buhaira
Panduan Mahalul Qiyam Maulid: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaan
Mengenal Kitab Maulid Barzanji: Sejarah, Isi, dan Waktu Baca
Doa Abdul Muthalib di Ka’bah Saat Kelahiran Nabi Muhammad
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Sejarah Perang Badar Kubra dan Strategi Pertahanan Rasulullah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Pemakaman Nabi Muhammad SAW di Kamar Aisyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Sejarah Maulid Nabi 2026: Dalil dan Hukum Memperingatinya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Perjanjian Hudaibiyah Dilanggar Quraisy Picu Fathu Makkah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Berat Ujian Dakwah Rasulullah SAW Menghadapi Tekanan Kafir

Berita Terbaru

Peserta komisi bahtsul masail waqi'iyah.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Komersialisasi Data DNA Menurut Muktamar NU

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:27 WIB