MUI Dorong Dai Kuasai Teknologi Informasi untuk Percepat Kemajuan Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan berpose bersama peserta Standardisasi Dai MUI ke-48.( poto : istimewa )

Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan berpose bersama peserta Standardisasi Dai MUI ke-48.( poto : istimewa )

Jakarta, dorlanhikmah.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong para pendakwah memperluas peran di tengah perubahan zaman.

Dalam agenda penguatan dakwah tersebut, dai kuasai teknologi menjadi langkah penting agar para pendakwah tidak hanya hadir di mimbar, tetapi juga mampu mendorong kemajuan masyarakat desa melalui ruang digital.

Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menegaskan bahwa para dai perlu menjadikan teknologi informasi sebagai sarana dakwah dan alat pemberdayaan masyarakat.

Menurut dia, perubahan cara masyarakat mengakses informasi menuntut pendekatan dakwah yang lebih adaptif.

Buya Amirsyah menyampaikan pandangan tersebut saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Standardisasi Dai Angkatan ke-48 yang digelar Komisi Dakwah MUI di Menara Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2026). Kegiatan itu diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai daerah.

Dakwah Perlu Mengikuti Perubahan Zaman

Buya Amirsyah menilai perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat menerima dan menyebarkan informasi. Karena itu, para dai perlu menyesuaikan metode dakwah agar tetap relevan dan mudah di terima.

Selain itu, ia mengajak para pendakwah memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan edukasi. Dengan pendekatan tersebut, para dai dapat membangun komunikasi yang lebih cepat, lebih luas, dan lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, para pendakwah tidak bisa mengabaikan derasnya arus digitalisasi. Sebaliknya, mereka perlu hadir dan mengambil peran aktif dalam ruang informasi yang terus berkembang.

Baca Juga :  Operasional Haji 2026 Resmi Berakhir, Seluruh Jamaah Pulang

Buya Amirsyah menegaskan bahwa desa memegang peran penting dalam pembangunan bangsa. Desa menjadi fondasi ketahanan pangan, menjaga keberlanjutan budaya, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, MUI mendorong para dai ikut memperkuat kualitas masyarakat desa. Para pendakwah diharapkan membuka akses pengetahuan, memperluas wawasan, serta meningkatkan literasi teknologi di lingkungan sekitar.

Di sisi lain, penguasaan teknologi dapat membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih luas. Dengan demikian, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dai Didorong Menjadi Penggerak Perubahan

Tidak hanya berdakwah, para dai juga perlu menggerakkan perubahan sosial di pedesaan. Menurut Buya Amirsyah, perubahan pola pikir menjadi tantangan yang harus di jawab secara bertahap dan berkelanjutan.

Karena itu, para pendakwah perlu mengedukasi masyarakat agar siap menghadapi persaingan di era digital. Selanjutnya, mereka juga perlu memperkenalkan cara pandang baru terhadap sektor pertanian.

Buya Amirsyah menjelaskan bahwa masyarakat perlu melihat pertanian sebagai sektor usaha yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui pendekatan agribisnis dan pemanfaatan teknologi, masyarakat dapat mengembangkan usaha secara lebih modern dan kompetitif.

Dengan langkah tersebut, desa memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat daya saing.

Baca Juga :  Kemenag Imbau Katering Pernikahan Segera Urus Sertifikat Halal demi Tingkatkan Kepercayaan Konsumen

MUI menjalankan strategi pembangunan desa melalui empat pilar utama. Pilar tersebut meliputi penguatan ekonomi berkelanjutan, digitalisasi UMKM, pengembangan ekowisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kerangka itu, para dai memegang peran penting pada penguatan SDM. Mereka dapat menyebarkan literasi teknologi, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan memperluas pemahaman terhadap peluang ekonomi.

Selain itu, para pendakwah juga dapat membantu masyarakat membangun pola pikir yang lebih terbuka terhadap perubahan. Dengan cara itu, masyarakat dapat mengurangi ketertinggalan dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Teknologi Jadi Jembatan Kemajuan Desa

Buya Amirsyah juga menyoroti perpindahan masyarakat desa ke wilayah perkotaan, termasuk kalangan intelektual Muslim. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan di kota tidak memutus hubungan dengan kampung halaman.

Karena itu, ia mengajak para dai dan tokoh yang telah berkembang di kota untuk tetap ikut memikirkan pembangunan desa. Teknologi, menurutnya, memungkinkan mereka berbagi pengetahuan dan mempercepat perubahan tanpa harus selalu hadir secara fisik.

Pada akhirnya, Buya Amirsyah menegaskan bahwa kemajuan desa akan memperkuat fondasi bangsa. Ketika desa tumbuh dan berkembang, masyarakat akan memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mencapai kesejahteraan dan membangun bangsa yang bermartabat.(ar)

Berita Terkait

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI
Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat
Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah
Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta
Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen
KUII VIII Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Febrie
Wamenko Polkam Lodewijk F Paulus Menegaskan Hakikat Politik Adalah Ibadah Pengabdian Kepada Bangsa
Baznas Buka Suara Soal Wacana Zakat Pengganti Pajak
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:42 WIB

Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:00 WIB

Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta

Senin, 27 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen

Berita Terbaru

Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI berkolaborasi dengan Baznas RI untuk memperkuat literasi keislaman digital AI.(poto: hidayatullah.com).

Berita Islam

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB