Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Madrasah Hidayatul Mubtadiin Pondok Pesantren Lirboyo menggelar praktik Tajhizul Janaiz.(poto: lirboyo.net).

Madrasah Hidayatul Mubtadiin Pondok Pesantren Lirboyo menggelar praktik Tajhizul Janaiz.(poto: lirboyo.net).

Kediri, dorlanhikmah.com – Madrasah Hidayatul Mubtadiin Pondok Pesantren Lirboyo menggelar praktik Tajhizul Janaiz santri secara intensif. Program tahunan ini menjadi kurikulum wajib bagi seluruh santri kelas III Aliyah.

Kegiatan edukatif ini berlangsung selama sepuluh hari berturut-turut di area pesantren. Para santri mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah mulai Jumat hingga Selasa depan.

Panitia membagi ribuan peserta ke dalam beberapa gelombang pelatihan malam. Setiap malam ada empat kelas yang mengikuti sesi simulasi secara bergantian.

Pengurus lalu membagi kembali tiap kelas menjadi empat kelompok kecil. Langkah ini memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan praktik secara langsung dan merata.

Pembekalan Materi Fikih Pengurusan Jenazah Secara Mendalam

Setiap kelompok santri mempelajari materi penanganan jenazah secara sistematis dan terstruktur. Pembahasan mencakup tata cara mengurus jenazah laki-laki serta jenazah perempuan.

Para pembimbing juga memberikan simulasi penanganan jenazah muslim maupun non-muslim. Materi pelatihan ini mengacu pada pembahasan kitab fikih yang santri pelajari.

Baca Juga :  Gus Yahya Sebut Proklamasi RI Peristiwa Peradaban Dunia

Sebanyak dua ribu santri meramaikan agenda wajib tahunan pesantren tersebut. Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi syarat penting penilaian kenaikan tingkat santri.

Pengurus pesantren merancang program ini guna meningkatkan kompetensi praktis para santri. Santri tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mahir menerapkan syariat.

Simulasi Rangkaian Pemulasaraan Hingga Prosesi Pemakaman Jenazah

Sebelum masuk sesi praktik, para santri mengikuti seminar fikih bersama pakar. Pemateri menyampaikan pengetahuan mendasar mengenai aturan penyelenggaraan jenazah secara runtut.

Setelah mendapatkan bekal teori, peserta langsung memeragakan seluruh tahapan pemulasaraan jenazah. Kegiatan berawal dari simulasi penanganan orang yang menghadapi fase sakaratul maut.

Para santri kemudian mempraktikkan teknik menjaga kelenturan fisik jenazah yang baru wafat. Selanjutnya, peserta melakukan simulasi memandikan jenazah dengan menjaga adab serta etika.

Santri membentuk lingkaran rapat sambil memegang kain penutup selama prosesi pemandian. Langkah ini menjaga agar prosesi pemandian tidak terlihat dari luar.

Baca Juga :  Aturan Mengantar Jenazah dalam Islam

Pelaksanaan Praktik Mengafani Menyalatkan Hingga Prosesi Talqin

Peserta melantunkan doa-doa khusus selama proses pemandian jenazah berlangsung khidmat. Tahapan berikutnya memasuki proses mengafani jenazah sesuai dengan petunjuk fikih.

Santri membungkus jenazah laki-laki menggunakan tiga helai kain kafan putih bersih. Sementara itu, jenazah perempuan dibungkus memakai lima helai kain kafan.

Setelah proses mengafani selesai, seluruh peserta melaksanakan simulasi salat jenazah bersama. Santri kemudian melanjutkan prosesi pemberangkatan jenazah menuju lokasi pemakaman khusus.

Seorang santri bertindak sebagai tokoh masyarakat untuk memberikan persaksian kebaikan jenazah. Panitia menyiapkan empat liang kubur yang terdiri dari liang lahad dan syaq.

Proses pemakaman berlangsung secara simbolis menggunakan penutup tripleks sebagai pengganti tanah. Rangkaian kegiatan berakhir dengan praktik pembacaan talqin oleh santri pilihan di kubur.

para mustahiq mendampingi dan mengawasi jalannya praktik dari awal hingga akhir. Para pengajar memberikan arahan serta mengoreksi setiap kekeliruan santri secara langsung.(ust)

Berita Terkait

Peringkat SGIE Indonesia Turun, INDEF Soroti Pelemahan Kebijakan
BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Aceh Lewat SYAFIF 2026
ISEF 2026 Digelar di Senayan Hadirkan Ratusan Agenda Halal
Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo
Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj
Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi
FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional
UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Peringkat SGIE Indonesia Turun, INDEF Soroti Pelemahan Kebijakan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:00 WIB

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Aceh Lewat SYAFIF 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:55 WIB

ISEF 2026 Digelar di Senayan Hadirkan Ratusan Agenda Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj

Berita Terbaru

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sungai Penuh menuntaskan agenda visitasi akreditasi yang berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (9/10/2026) hingga Sabtu (10/10/2026).(poto: istimewa).

Pendidikan

MTsN 2 Sungai Penuh Tuntaskan Visitasi Akreditasi Madrasah

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:29 WIB

Kepala Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF, Prof. Nur Hidayah.(poto: republika).

Berita Islam

Peringkat SGIE Indonesia Turun, INDEF Soroti Pelemahan Kebijakan

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:07 WIB

kegiatan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pelataran Kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.(poto: RRI).

Berita Islam

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Aceh Lewat SYAFIF 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:00 WIB

Deretan tokoh dan bintang tamu siap meriahkan gelaran ISEF ke-13 di JICC Senayan, Jakarta, 14–18 Oktober 2026.(poto: istimewa).

Berita Islam

ISEF 2026 Digelar di Senayan Hadirkan Ratusan Agenda Halal

Minggu, 11 Okt 2026 - 13:55 WIB

Ilustrasi wanita Muslimah mempelajari fikih darah kewanitaan melalui kitab klasik dan literatur ilmiah di perpustakaan.(poto: AI).

Fiqih

Mengenal Darah Haid Nifas Istihadhah dan Batas Waktunya

Minggu, 11 Okt 2026 - 13:48 WIB