Kemeriahan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2026 di Semarang Pukau Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dentum perkusi dan harmoni instrumen musik tiup Marching Band UNIMAR AMNI memecah suasana Kota Semarang dalam pergelaran Pawai Ta'aruf MTQ Nasional 2026.(poto: kemenag.go.id).

Dentum perkusi dan harmoni instrumen musik tiup Marching Band UNIMAR AMNI memecah suasana Kota Semarang dalam pergelaran Pawai Ta'aruf MTQ Nasional 2026.(poto: kemenag.go.id).

Semarang, dorlanhikmah.com – Dentum perkusi dan harmoni instrumen musik tiup Marching Band UNIMAR AMNI memecah suasana Kota Semarang. Sementara itu, ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pergelaran Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2026.

Sebanyak 46 mobil hias kemudian bergerak perlahan menyusuri rute parade. Selanjutnya, peserta pawai bertolak dari Jalan Pemuda menuju panggung utama di Jalan Pahlawan.

Pelajar SMKN 1, 3, dan 4 Semarang turut berbaur bersama masyarakat. Di samping itu, warga dari berbagai daerah seperti Pacitan, Demak, Kendal, hingga Blora juga ikut memadati lokasi.

Bahkan, pawai budaya ini menjadi penanda resmi pembukaan rangkaian MTQ Nasional ke-31 Tahun 2026. Selain itu, perhelatan keagamaan ini dijadwalkan berlangsung hingga 20 September 2026.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar turut menyaksikan parade dari panggung kehormatan. Oleh karena itu, ia menyambut langsung rombongan kafilah dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan ini, setiap kontingen memamerkan seni warisan budaya khas daerah masing-masing. Malahan, tuan rumah Jawa Tengah sukses memukau penonton lewat replika Kapal Laksamana Cheng Ho.

Baca Juga :  Rektor UI Tebo Dorong Mahasiswa Baru Kuasai AI dan Karakter Islam

Dengan mengusung tema “Gumregut Nyawiji”, replika kapal tersebut menggambarkan perjumpaan lintas budaya. Selain itu, kontingen Kabupaten Cilacap melengkapi pesona Jawa Tengah dengan membawa mushaf Al-Qur’an Wijaya Kusuma.

Parade Mobil Hias Tampilkan Atraksi Kebudayaan Nusantara

Sementara itu, Provinsi Banten menggemakan nilai keteguhan akidah melalui pertunjukan kesenian Debus. Di sisi lain, Provinsi Jambi mengusung miniatur Menara Gentala Arasy yang memesona.

Tak mau kalah, kontingen DKI Jakarta melangkah percaya diri bersama iringan senyum khas Betawi. Bahkan, kehadiran tokoh ikonik Bang Haji Mandra semakin memeriahkan rombongan ibu kota.

Lebih dari itu, pawai ini memvisualisasikan pilar moderasi beragama yang tumbuh subur di Indonesia. Misalnya, kafilah Nusa Tenggara Timur melintas diiringi lantunan lagu Maumere nan hangat.

Begitu pula dengan Provinsi Kalimantan Barat yang menampilkan harmoni Suku Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Hasilnya, keberagaman tersebut menyatu dalam kerukunan masyarakat di sepanjang Sungai Kapuas.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi Sungai Penuh: Wali Kota Alfin Ajak Kuatkan Peran Masyarakat

Catatan Sejarah Papua Tengah pada MTQ Nasional

Di samping kemeriahan tersebut, Provinsi Papua Tengah mengukir sejarah baru dalam perhelatan keagamaan tingkat nasional ini. Sebab, daerah pemekaran baru sejak tahun 2022 tersebut mengikuti ajang MTQ Nasional untuk pertama kalinya.

Dalam kemunculannya, kafilah Papua Tengah membawa lambang perisai bersudut lima sebagai representasi Pancasila. Setelah itu, mereka tampil bersanding dengan kemegahan kontingen kebudayaan Maluku Utara.

Pada parade tersebut, Maluku Utara menampilkan lambang burung goheba berkepala dua di atas iring-iringan. Singkatnya, simbol tersebut mencerminkan keselarasan hubungan antara pemimpin dan rakyat.

Pada akhirnya, Pawai Ta’aruf di Kota Semarang menjadi etalase raksasa kebudayaan Nusantara. Kesimpulannya, perhelatan ini membuktikan bahwa syiar Islam dan budaya lokal mampu melebur secara harmonis.(ust)

Berita Terkait

Peringkat SGIE Indonesia Turun, INDEF Soroti Pelemahan Kebijakan
BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Aceh Lewat SYAFIF 2026
ISEF 2026 Digelar di Senayan Hadirkan Ratusan Agenda Halal
Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo
Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj
Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi
FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional
UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Peringkat SGIE Indonesia Turun, INDEF Soroti Pelemahan Kebijakan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:00 WIB

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Aceh Lewat SYAFIF 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:55 WIB

ISEF 2026 Digelar di Senayan Hadirkan Ratusan Agenda Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj

Berita Terbaru

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sungai Penuh menuntaskan agenda visitasi akreditasi yang berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (9/10/2026) hingga Sabtu (10/10/2026).(poto: istimewa).

Pendidikan

MTsN 2 Sungai Penuh Tuntaskan Visitasi Akreditasi Madrasah

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:29 WIB

Kepala Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF, Prof. Nur Hidayah.(poto: republika).

Berita Islam

Peringkat SGIE Indonesia Turun, INDEF Soroti Pelemahan Kebijakan

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:07 WIB

kegiatan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pelataran Kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.(poto: RRI).

Berita Islam

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Aceh Lewat SYAFIF 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:00 WIB

Deretan tokoh dan bintang tamu siap meriahkan gelaran ISEF ke-13 di JICC Senayan, Jakarta, 14–18 Oktober 2026.(poto: istimewa).

Berita Islam

ISEF 2026 Digelar di Senayan Hadirkan Ratusan Agenda Halal

Minggu, 11 Okt 2026 - 13:55 WIB

Ilustrasi wanita Muslimah mempelajari fikih darah kewanitaan melalui kitab klasik dan literatur ilmiah di perpustakaan.(poto: AI).

Fiqih

Mengenal Darah Haid Nifas Istihadhah dan Batas Waktunya

Minggu, 11 Okt 2026 - 13:48 WIB