Menag Nasaruddin Umar Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin prosesi pelantikan dewan hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin prosesi pelantikan dewan hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Semarang, dorlanhikmah.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin prosesi pelantikan dewan hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/9/2026). Acara monumental ini menandai langkah baru penguatan integritas, objektivitas, serta standardisasi sistem perhakiman ajang keagamaan tingkat nasional tersebut.

Menag mengesahkan sebanyak tujuh anggota Dewan Pengawas serta 155 anggota Dewan Hakim melalui pembacaan baiat dan pemasangan toga resmi secara khidmat. Beliau menyampaikan pengarahan tegas mengenai pentingnya tanggung jawab moral yang sangat besar dari seluruh jajaran penilai.

Ia mengingatkan bahwa seluruh proses penilaian dewan hakim berhubungan langsung dengan keagungan Al-Qur’an sebagai Kalamullah wa kitabullah. Keputusan penilaian yang salah berisiko merendahkan martabat kitab suci yang umat Islam junjung tinggi.

Penguatan Standardisasi dan Rencana Sertifikasi Dewan Hakim

Nasaruddin Umar mendorong pelaksanaan program pembinaan dewan hakim secara berkelanjutan demi menjaga mutu kompetisi keagamaan di tanah air. Beliau bahkan menggagas pembentukan asosiasi dewan hakim internasional guna memperluas jangkauan standardisasi perhakiman hingga ke tingkat global.

Pemerintah Indonesia merencanakan penyelenggaraan konferensi hakim MTQ internasional dengan mengundang para qari, qariah, serta pakar perhakiman dunia. Pertemuan global tersebut bertujuan merumuskan serta menetapkan kriteria penilaian bersama agar semua negara penyelenggara menyetujuinya.

Baca Juga :  Kemenag Tegaskan Biaya Nikah Resmi Hanya Melalui PNBP

Menag menjelaskan bahwa delegasi Indonesia tidak hanya aktif berpartisipasi sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sering mendapat kepercayaan menjadi dewan hakim internasional. Pengalaman luas tersebut menjadi modal kuat bagi Indonesia untuk memelopori penyusunan standar perhakiman Al-Qur’an tingkat dunia.

Selain merambah kancah internasional, Menag mendorong penerapan sertifikasi profesi bagi seluruh jajaran dewan hakim di tingkat nasional. Langkah sertifikasi ini menjadi fondasi utama dalam membangun profesionalisme serta standardisasi internal sebelum Indonesia mengundang pihak luar negeri.

Menag juga melontarkan gagasan pembentukan perwakilan dewan hakim daerah yang berada langsung di bawah koordinasi jajaran pengurus pusat. Penyusunan standar perhakiman secara sistematis bakal memberi rujukan baku bagi berbagai negara yang menggelar kegiatan serupa.

Pembinaan Kader Muda dan Evaluasi Etik Perhakiman

Pihak kementerian meminta para dewan hakim aktif melakukan pembinaan serta pengkaderan calon hakim di wilayah tugas masing-masing. Langkah proaktif ini sangat krusial guna memenuhi kebutuhan tenaga penilai berkualitas pada berbagai ajang MTQ masa mendatang.

Baca Juga :  Hikmah Maulid Nabi Muhammad: Rais Syuriah PBNU Ajak Umat Perkuat Akhlak dan Kerukunan

Menag menekankan penegakan kode etik kehakiman secara ketat selama para pejabat menjalankan tugas penilaian dalam kompetisi. Beliau memastikan akan mengevaluasi secara tegas setiap petugas yang melanggar aturan etik perhakiman demi menjaga kesucian ajang.

Sementara itu, Dewan Pengawas mendapat tugas khusus untuk mengamati, menilai, serta menghimpun seluruh catatan kelemahan pelaksanaan acara. Hasil evaluasi menyeluruh tersebut menjadi bahan perbaikan penting agar kualitas penyelenggaraan MTQ berikutnya terus meningkat secara berkelanjutan.

Penugasan 162 pejabat perhakiman ini menjamin seluruh rangkaian kompetisi berjalan jujur, transparan, serta profesional. Sejarah harus mencatat kiprah dewan hakim MTQN XXXI Semarang ini sebagai percontohan penilai yang senantiasa menjunjung tinggi orisinalitas.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin serta Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad turut menghadiri prosesi pelantikan tersebut. Sekretaris Ditjen Bimas Islam Lubenah bersama Direktur Penerangan Agama Islam Muchlis M Hanafi pun hadir mendampingi Menag.(ust)

Berita Terkait

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis
Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah
Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng
NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026
Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Status Aset Kripto Merujuk Fatwa MUI
Seleksi Guru Agama Sekolah Rakyat Perketat Uji Baca Kitab Suci
Kemenag Rilis Tiga Langkah Perkuat Ekonomi Umat Rp1.200 Triliun
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:23 WIB

NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat: Ajakan Solidaritas Warga Hadapi Karhutla

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi Laut mati.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Produk Laut Mati dalam Tinjauan Fikih dan Tafsir

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:29 WIB

An ancient Quran manuscript with Arabic calligraphy and leather binding. The historic Islamic manuscript is displayed open against a black background.

Sejarah

Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:21 WIB

Ilustrasi: Seorang pria cemas memeriksa ponselnya saat kehabisan pulsa di sebuah warkop malam hari di pinggir jalan Jakarta.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Utang Pulsa Darurat Menurut Syariat Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:11 WIB

Ilustrasi pentingnya empati, bantuan medis, dan dukungan sosial masyarakat dalam mengatasi krisis kesehatan mental.(poto: AI).

Fiqih

Tragedi Steve dan Sorotan Kesehatan Mental dalam Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:01 WIB