KUA Gondokusuman Edukasi Santri TPA At-Taqwa Tentukan Arah Kiblat Lewat Fenomena Rashdul Kiblat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gondokusuman menggelar kegiatan Rashdul Kiblat bersama Santri TPA At-Taqwa pada Kamis (16/7/2026).(poto: kantor KUA-Yogyakarta).

Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gondokusuman menggelar kegiatan Rashdul Kiblat bersama Santri TPA At-Taqwa pada Kamis (16/7/2026).(poto: kantor KUA-Yogyakarta).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gondokusuman menggelar kegiatan penentuan arah kiblat akurat bersama puluhan santri TPA At-Taqwa pada Kamis (16/7/2026). Pihak KUA menyelenggarakan agenda edukasi bernilai tinggi ini secara langsung di Kompleks Masjid At-Taqwa Balapan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Pihak penyelenggara mendesain agenda ini khusus sebagai sarana edukasi interaktif mengenai tata cara mengukur kiblat melalui fenomena alam semesta. Mereka sengaja memperkenalkan fenomena astronomi Rashdul Kiblat sejak dini agar anak-anak memahami aspek penting dalam pelaksanaan ibadah shalat.

Edukasi Metodologi Ilmiah Sejak Usia Dini

Kegiatan lapangan ini mengulas tuntas peristiwa penting ketika posisi Matahari berada tepat di atas bangunan suci Ka’bah di Makkah. Masyarakat dapat memanfaatkan momentum langka tahunan tersebut untuk menguji sekaligus memastikan akurasi arah kiblat secara sangat presisi.

Para santri TPA At-Taqwa tidak hanya menerima materi pelajaran keagamaan secara teoritis di dalam ruangan kelas saja. Mereka menyaksikan secara langsung seluruh proses pengamatan visual dan penentuan arah kiblat menggunakan bantuan pancaran sinar Matahari.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR Soroti Biaya Penerbangan Haji

Penyuluh Agama Islam KUA Gondokusuman Fithria Alfi Hasanah memberikan pemaparan komprehensif mengenai aspek ilmiah dari peristiwa alam universal ini. Ia menjelaskan secara rinci bahwa Rashdul Kiblat merupakan salah satu metode ilmiah paling sederhana dengan tingkat akurasi tinggi.

Fithria menilai pengenalan fenomena astronomi keagamaan sejak dini menjadi bentuk pembelajaran luar ruangan yang sangat menarik bagi anak-anak. Langkah strategis ini terbukti efektif agar para santri semakin mencintai ilmu pengetahuan sekaligus memahami syariat kesempurnaan ibadah.

Antusiasme Santri Mengamati Fenomena Astronomi Islam

Para santri menunjukkan antusiasme luar biasa yang sangat tinggi saat mengikuti setiap rangkaian kegiatan pengamatan di halaman masjid. Mereka melihat dengan saksama arah bayangan benda tegak lurus yang terbentuk saat Matahari menduduki posisi tepat di atas Ka’bah.

Anak-anak juga mendengarkan penjelasan detail dari penyuluh agama dengan penuh perhatian sepanjang acara edukasi praktis tersebut berlangsung. Mereka aktif mengajukan berbagai pertanyaan menarik seputar penentuan kiblat serta fenomena astronomi yang berkaitan erat dengan ibadah.

Baca Juga :  Kriteria Calon Ketua Umum PBNU Menurut KH Ma’ruf Amin

Kombinasi antara praktik langsung dan dialog interaktif ini berhasil mencairkan suasana belajar sehingga menjadi lebih santai namun tetap sarat ilmu. Para pendamping mengapresiasi keaktifan anak-anak yang berani mengeksplorasi materi astronomi Islam dengan cara yang sangat menyenangkan.

Menanamkan Nilai Keislaman Lewat Metode Kontekstual

Melalui kegiatan Rashdul Kiblat bersama santri TPA ini, KUA Gondokusuman berharap anak-anak semakin memahami esensi utama ketepatan arah kiblat. Penyelenggara juga ingin memantik ketertarikan generasi muda untuk mempelajari fenomena alam sebagai bagian kebesaran ciptaan Allah SWT.

Pihak KUA Gondokusuman berharap kegiatan edukatif serupa dapat terus berjalan secara berkesinambungan pada masa-masa yang akan datang. Upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini memerlukan metode yang menarik, kontekstual, serta mudah anak-anak pahami.

Program edukasi ini membuktikan bahwa penyampaian materi fiqih ibadah dapat berjalan sinergis dengan pengenalan ilmu falak modern secara praktis. Keberhasilan acara ini menjadi komitmen nyata jajaran KUA Gondokusuman dalam memberikan pelayanan edukasi keagamaan terbaik bagi masyarakat.(ust)

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM
Menko PMK Pratikno Buka MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang
Arti Mimpi Potong Rambut dalam Islam dan Tafsir Lengkapnya
Kemenag Akselerasi Pengembangan Green Waqf untuk Kelestarian Lingkungan dan Ekonomi Umat
Kemeriahan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2026 di Semarang Pukau Warga
Menag Nasaruddin Umar Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang
Kemenag Perkuat Standar Penilaian Al-Qur’an dan Sertifikasi Hakim MTQ
Menag Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI di Semarang
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 09:05 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM

Minggu, 13 September 2026 - 08:41 WIB

Arti Mimpi Potong Rambut dalam Islam dan Tafsir Lengkapnya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:35 WIB

Kemenag Akselerasi Pengembangan Green Waqf untuk Kelestarian Lingkungan dan Ekonomi Umat

Sabtu, 12 September 2026 - 19:31 WIB

Kemeriahan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2026 di Semarang Pukau Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 19:21 WIB

Menag Nasaruddin Umar Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Berita Terbaru

Ngaji Ilmu Balagah.(ilustrasi poto: istimewa).

Al-Qur'an

Rahasia Bahasa Al-Qur’an: Kalimat Berita Makna Perintah

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:27 WIB

Sikap tegas Ali bin Abi Thalib menolak korupsi.(ilustrasi poto: kemenag.go.id).

Sejarah

Ketegasan Ali bin Abi Thalib Menjaga Amanah Kas Negara

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:18 WIB

Ilustrasi Imam Abu Hanifah menolak Jabatan.(poto: istimewa).

Sejarah

Integritas Imam Abu Hanifah Hindari Konflik Kepentingan

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:13 WIB

Wawancara beserta awak media setelah acara pembukaan MTQ Nasional di Semarang, Sabtu (12/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Berita Islam

MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:05 WIB