Hukum Nun Mati dan Tanwin Lengkap Contohnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hukum bacaan nun mati dan tanwin.(poto: istimewa).

Hukum bacaan nun mati dan tanwin.(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Membaca Al-Qur’an secara tartil memerlukan pemahaman tajwid yang tepat. Pemahaman ini memastikan pelafalan setiap huruf hijaiyah sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Aturan dasar yang wajib Anda kuasai meliputi hukum nun mati tanwin. Para pembaca Al-Qur’an menerapkan hukum ini saat nun mati atau tanwin bertemu huruf hijaiyah tertentu.

Mengenal Nun Mati dan Tanwin

Sukun atau nun mati (نْ) merupakan huruf nun yang tidak memiliki harakat fathah, kasrah, maupun dhammah. Tanda bulatan kecil di atas huruf menandai keberadaan nun sukun ini.

Pelafalan nun mati menghasilkan bunyi akhiran -n pada bacaan. Tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) juga menghasilkan bunyi serupa melalui tanda harakat ganda.

Empat Macam Hukum Bacaan Tajwid

Kaidah tajwid membagi bacaan nun mati dan tanwin ke dalam empat kelompok utama. Pembagian tersebut mencakup izhar, idgham, iqlab, serta ikhfa.

1. Hukum Bacaan Izhar

Izhar secara bahasa bermakna jelas atau nampak. Pembaca melafalkan nun mati atau tanwin secara tegas tanpa pengaruh huruf halqi setelahnya.

Enam huruf halqi (tenggorokan) menjadi syarat berlakunya izhar:

  • ha (ح)

  • kha (خ)

  • ain (ع)

  • ghain (غ)

  • ha (ه)

  • hamzah (ء)

Contoh izhar terdapat pada potongan QS. Yasin: 9 sebagai berikut: وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّ

Cara membacanya yaitu: wa min khalfihim saddan.

Potongan ayat ini mempertemukan nun mati (نْ) dengan huruf kha (خ), sehingga pembaca wajib melafalkan nun mati tersebut secara jelas.

Baca Juga :  Tafsir Surah Al Qadr Syekh Utsaimin Keutamaan Malam Lailatul Qadar
2. Hukum Bacaan Idgham

Secara bahasa, idgham berarti memasukkan atau meleburkan. Pembaca memasukkan huruf mati ke dalam huruf berharakat hingga membentuk huruf bertasydid.

Aturan ini memicu pembacaan dua huruf dalam satu kali pengucapan. Hukum idgham terbagi menjadi dua kelompok bacaan.

a. Idgham Bighunnah

Idgham bighunnah mengharuskan pembaca melafalkan huruf dengan dengungan selama 2 harakat atau 1 alif (sekitar 3 ketukan).

Empat huruf idgham bighunnah meliputi:

  • wau (و)

  • mim (م)

  • nun (ن)

  • ya (ي)

Aturan dengung ini hanya berlaku ketika huruf bertemu dalam dua kata terpisah. Pertemuan nun sukun dan huruf idgham bighunnah dalam satu kata wajib dibaca jelas.

Contoh idgham bighunnah terdapat pada potongan QS. Al-Hasyr: 6 sebagai berikut: وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يُسَلِّطُ رُسُلَهُۥ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ

Cara membacanya yaitu: wa lākinnallāha yusalliṭu rusulahụ ‘alā may yasyā`.

Karena nun mati (نْ) bertemu huruf (ya) ي tidak dalam satu kata, maka pembaca wajib membunyikan dengung selama 2 harakat atau 1 alif.

b. Idgham Bilaghunnah

Idgham bilaghunnah berarti peleburan nun mati atau tanwin ke huruf berikutnya tanpa dengungan. Dua huruf idgham bilaghunnah terdiri dari:

  • la (ل)

  • ra (ر)

Contoh idgham bilaghunnah terdapat pada potongan QS. Al-Kahfi: 2 sebagai berikut: قَيِّمًا لِّيُنذِرَ بَأْسًا

Cara membacanya yaitu: qayyimal liyundżira ba’san.

Karena fathatain (ـًـ) bertemu dengan huruf la (ل), maka pembaca merapatkan bunyi tanwin langsung ke dalam huruf berikutnya.

Baca Juga :  Refleksi Ibnul Qayyim: Hartamu Habis di Mana?
3. Hukum Bacaan Iqlab

Iqlab bermakna mengubah atau mengganti suatu huruf menjadi huruf lain. Pembaca mengganti bunyi nun mati atau tanwin menjadi mim mati (م) seraya mendengung.

Huruf ba (ب) menjadi tunggal sebagai huruf iqlab. Pembaca merapatkan bibir atas dan bawah serta menahannya sekitar 2 ketukan.

Contoh hukum bacaan iqlab terdapat pada potongan QS. Al-Maidah: 39 sebagai berikut: فَمَن تَابَ مِنْ بَعْدِ ظُلْمِهِ

Cara membacanya yaitu: fa man tāba mim ba‘di ẓulmihī.

Karena nun mati (نْ) bertemu dengan huruf ba (ب), maka bunyi nun sukun berubah menjadi mim sukun berdengung.

4. Hukum Bacaan Ikhfa

Ikhfa secara bahasa berarti menutup atau tersembunyi. Pembaca menyamarkan suara nun mati atau tanwin antara jelas dan dengung sepanjang 2 harakat.

Aturan ikhfa memiliki 15 huruf hijaiyah:

  • kaf ( ك )

  • qaf ( ق )

  • fa’ ( ف )

  • zha ( ظ )

  • tha ( ط )

  • dhad ( ض )

  • shad ( ص )

  • syin ( ش )

  • sin ( س )

  • za’ ( ز )

  • dzal ( ذ )

  • dal ( د )

  • jim ( ج )

  • tsa’ ( ث )

  • ta’ ( ت )

Contoh hukum bacaan ikhfa terdapat pada potongan QS. An-Nisa: 2 sebagai berikut: إِنَّهُۥ كَانَ حُوبًا كَبِيرًا

Cara membacanya yaitu: innahụ kāna ḥụbang kabīrā.

Karena fathatain (ـًـ) bertemu dengan huruf kaf ( ك ), maka pembaca menyamarkan bunyi tanwin tersebut.(ust)

Berita Terkait

Membedah Standar Kebenaran Tafsir Alquran Lewat Timbangan Filsafat
Rahasia Balaghah Al-Qur’an: Mengapa Perintah Disampaikan Lewat Kalimat Berita?
Hukum Tajwid dan Seni Baca Al-Qur’an: Mana Lebih Utama?
Mengapa Surat Yasin Disebut Jantung Alquran?
Alasan Mengapa Manusia Membutuhkan Kitab Allah SWT
Rahasia Surat Al-Falaq: Kisah Ujian Sihir Rasulullah SAW
Tiga Makna Iqra dalam Pendidikan Karakter di Pesantren
Peran Manusia sebagai Khalifah Menjaga Ekosistem Laut
Berita ini 55 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Membedah Standar Kebenaran Tafsir Alquran Lewat Timbangan Filsafat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Rahasia Balaghah Al-Qur’an: Mengapa Perintah Disampaikan Lewat Kalimat Berita?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Hukum Tajwid dan Seni Baca Al-Qur’an: Mana Lebih Utama?

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Mengapa Surat Yasin Disebut Jantung Alquran?

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Alasan Mengapa Manusia Membutuhkan Kitab Allah SWT

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB