Jakarta, dorlanhikmah.com – Umat Islam resmi mengawali bulan Rabiul Awal 1448 H yang penuh rahmat dan kemuliaan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Momen bersejarah ini menandai hadirnya hari kelahiran manusia pilihan Allah, Nabi Muhammad SAW, sehingga masyarakat kerap menyapa kurun waktu ini sebagai bulan Maulid.
Allah SWT melimpahkan kasih sayang kepada seluruh hamba melalui kehadiran Sang Rasul di muka bumi. Kaum muslimin menampakkan kegembiraan tersebut lewat panjatan doa serta pemantapan niat terbaik saat memasuki awal bulan.
Doa Menyambut Bulan Maulid Ijazah Habib Umar
Umat Islam dapat melantunkan doa khusus susunan Habib Umar bin Hafidz untuk menyambut kedatangan bulan mulia ini. Pengasuh majelis ilmu tersebut membagikan ijazah doa agar umat memperoleh keselamatan serta keberkahan.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي خَاتِمَةِ شَهْرِنَا هَذَا، وَأَقْدِمْ عَلَيْنَا رَبِيعَ الأَوَّلِ بِصَلَاحِ الْبِلَادِ وَالْعِبَادِ ، وَدَفْعِ الْبَلَاءِ وَالْفَسَادِ ، وَتَفْرِيحِ كُرَبِ أُمَّةِ حَبِيبِكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَافِي وَالْبَادِ ، يَا كَرِيمُ يَا جَوَادُ
Allaahumma baariklanaa fii khaatimati syahrinaa hadzaa, wa aqdim ‘alainaa rabi’il awwali bishalaahil bilaadi wal’ ibaad, wa daf’il balaa’ i wal fasaad, wa tafriiji kurabi ummati habiibika muhammadin shallallaahu ‘alaihi wasallama fil khaafii wal baad, yaa kariimu yaa jawwaad.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di penghujung bulan (Safar) kami ini dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiul Awal dengan diberi kebaikan teruntuk negara serta orang-orang di dalamnya, dihindarkan dari bahaya ataupun kerusakan bencana, dan dihilangkannya kesusahan ummat Nabi Muhammad saw baik yang tersembunyi maupun yang terlihat, Wahai Engkau dzat yang Maha Mulia lagi Maha Dermawan.”
Lafal Niat Memasuki Awal Bulan Kelahiran Nabi
Para ulama juga mengimbau setiap muslim untuk memantapkan niat di dalam hati saat memasuki bulan kelahiran Rasulullah. Penataan niat ini menjadi simbol penghormatan setinggi-tingginya kepada sosok paling utama di jagat raya.
-
نَوَيْتُ أنْ أَحْضُرَ المـولِد مِثْلَ ما نَوى أسْلافُنا الصّالِحون
-
وبنيَّة تَعْظِيم شَهْر وِلادَةِ النَّبي صلى الله عليه وسلم
-
وبِنِيَّة زِيادةِ الإيمان وزِيادَةِ التَّقوَى والمَحبَّة والقُرب إلى اللّه وإلى الرسول صلى الله عليه وسلم وأسلافِنا الصّالحين
-
وبنيّة إتِّباعِ الرَّسول صلى الله عليه وسلّم ظاهِرًا وباطِنًا فى القَوْلِ والفِعْلِ والنِّيَّة
-
وأَنَّ الله يَرْزُقنا النَّظَر إلى وَجهِ الحَبِيب سَيِّدِنا مُحمّدٍ صلّى الله عليه وصحبِه وسلّم يَقْظَةً ومَنامًا فى الدُّنْيا والآخِرة وفى البَرزَخ وهُوَ راضٍ عَنَّا
-
وعلَى كُلِّ نِيَّةٍ صالِحة في خَيْرٍ ولُطْفٍ وعافِيَة وسَلامَة
Aku niat menghadiri Maulid seperti niatnya orang-orang saleh. Niat mengagungkan bulan kelahiran Nabi saw. Menambah iman, takwa, cinta serta dekat kepada Allah, Rasulullah dan orang-orang saleh. Niat mengikuti Rasulullah secara dzahir dan batin dalam perkataan, pekerjaan, dan niat. Memperindah akhlak dan adab. Niat semoga Allah memberi kita rezeki dapat melihat wajah Rasulullah secara langsung atau bermimpi beliau di dunia, di akhirat, dan di Barzakh, serta beliau ridho kepada kita. Dan semua niat yang baik untuk kebaikan, kelembutan, kesehatan, dan keselamatan.
Keutamaan Melantunkan Shalawat Sesuai Perintah Al-Qur’an
Setiap individu patut memperbanyak bacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sepanjang bulan Rabiul Awal. Amalan istimewa ini mendatangkan syafaat kelak di hari kiamat bagi siapa saja yang rutin mengamalkannya.
Allah SWT bersama para malaikat-Nya juga bershalawat kepada Nabi sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 56. Umat beriman menerima perintah langsung untuk menyampaikan salam penghormatan kepada Baginda Rasul.
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”(ust)










Komentar