Program Pesantren Warga Binaan Sumbar Resmi Diluncurkan, Libatkan 645 Narapidana dari 23 Lapas dan Rutan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran program mengusung tema

Peluncuran program mengusung tema "Membangun Karakter, Menguatkan Keimanan, Mewujudkan Warga Binaan yang Berakhlakul Karimah".( poto : sumbardayli.com )

Sumatera Barat, dorlanhikmah.com – Program pesantren warga binaan resmi dimulai di Sumatera Barat. Melalui program ini, pemerintah memperkuat karakter, meningkatkan keimanan, dan menanamkan akhlak mulia bagi narapidana.

Pada tahun pertama, 645 warga binaan dari 23 Lapas dan Rutan mengikuti program tersebut. Mereka memperoleh bekal keagamaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Panitia mengangkat tema “Membangun Karakter, Menguatkan Keimanan, Mewujudkan Warga Binaan yang Berakhlakul Karimah”. Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Papkis) Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Joben, mewakili Kepala Kanwil dalam peluncuran program pada Jumat (3/7/2026).

Kementerian Agama Perkuat Sinergi Lewat Pendidikan Pesantren Berkelanjutan

Joben mengapresiasi langkah Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Barat yang menghadirkan pembinaan berbasis pesantren.

Menurutnya, pendekatan tersebut mampu memperkuat karakter sekaligus menanamkan nilai keagamaan. Karena itu, Kementerian Agama mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

“Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Kanwil Ditjenpas Sumbar yang menghadirkan pembinaan kepribadian melalui nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter berbasis pesantren,” ujarnya.

Joben menjelaskan program itu lahir dari kerja sama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dan Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Barat.

Baca Juga :  UIN Imam Bonjol Padang Perkuat Kolaborasi Global Lewat SEIBA International Festival Ke-4

Selanjutnya, kedua instansi menyusun kurikulum pembelajaran bersama. Langkah itu menunjukkan keseriusan mereka dalam menjalankan pembinaan.

“Program ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dengan Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Barat. Ini sebagai bentuk keseriusan implementasi, kedua instansi juga telah menyusun kurikulum pembelajaran secara bersama,” katanya.

Sistem Pesantren Bentuk Karakter Dan Tingkatkan Keimanan Narapidana

Joben menilai sistem pendidikan pesantren sangat cocok untuk membina warga binaan. Selain itu, sistem tersebut membangun disiplin, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan membiasakan pendidikan akhlak setiap hari.

Ia mengatakan perubahan sejati berawal dari hati yang bertobat dan ilmu yang diamalkan.

“Dari pesantren kita belajar bahwa perubahan sejati berawal dari hati yang bertobat dan ilmu yang diamalkan,” ungkapnya.

Karena itu, Joben mengajak seluruh warga binaan mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Ia meminta peserta mempelajari ilmu agama, memperbaiki salat, dan meningkatkan akhlak.

Ia juga berharap program tersebut melahirkan dai, mubaligh, dan tokoh yang mampu menjadi teladan setelah kembali ke masyarakat.

Enam Ratus Empat Puluh Lima Warga Binaan Mulai Belajar Bersama

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, mengatakan 645 warga binaan telah mendaftar sebagai santri pada pelaksanaan perdana program.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Hijrah dan Perubahan Diri

Program itu melibatkan 23 Lapas dan Rutan di Sumatera Barat. Seluruh peserta mengikuti pembinaan berdasarkan kurikulum yang kedua instansi susun bersama.

Kunrat menegaskan pembinaan pemasyarakatan harus memberi manfaat setelah warga binaan kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, setiap Lapas dan Rutan perlu menjalankan pembinaan keagamaan secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Melalui program berbasis pesantren ini, kami berharap seluruh Lapas dan Rutan mampu menghadirkan pembinaan keagamaan yang terstruktur, berkesinambungan, serta memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku warga binaan,” tegasnya.

Program tersebut memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Barat. Selain itu, program ini membentuk karakter, meningkatkan keimanan, dan menyiapkan warga binaan agar kembali menjadi pribadi yang produktif.

Panitia juga menghadirkan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Barat Kunrat Kasmiri, Kepala UPT Pemasyarakatan Kelas IIB Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama se-Sumatera Barat, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Sumatera Barat melalui Zoom, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda
Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB