Sikap Umar bin Khattab Saat Unta Baitul Mal Lepas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khalifah Umar bin Khattab memberikan teladan nyata mengenai cara menjaga aset milik rakyat secara bertanggung jawab.(ilustrasi poto: republika).

Khalifah Umar bin Khattab memberikan teladan nyata mengenai cara menjaga aset milik rakyat secara bertanggung jawab.(ilustrasi poto: republika).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Khalifah Umar bin Khattab memberikan teladan nyata mengenai cara menjaga aset milik rakyat secara bertanggung jawab. Ia mengejar sendiri seekor unta milik Baitul Mal yang terlepas dari kandangnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen sang pemimpin dalam menjaga amanah seluruh warga secara langsung. Tindakan tersebut mengejutkan Ahnaf bin Qais beserta jajaran petinggi saat berpapasan di tengah jalan.

Ahnaf melihat sang Khalifah berlari sambil menyingsingkan pakaiannya di tengah jalan. Ia lantas bertanya mengenai alasan Amirul Mukminin melakukan hal tersebut secara langsung.

Baca Juga :  Kisah Pemuda Bertobat Usai Disadarkan Pertanyaan Sederhana

Umar menjelaskan bahwa unta yang berlari tersebut merupakan milik Baitul Mal. Ia memburu hewan itu karena tahu aset tersebut adalah kepunyaan seluruh rakyatnya.

Pemimpin Sebagai Pelayan Publik

Umar bahkan menegur Ahnaf yang tidak ikut mengejar unta publik tersebut. Ia mengingatkan Ahnaf mengenai besarnya jumlah rakyat yang memilik hak atas keberadaan unta tersebut.

Ahnaf kemudian mempertanyakan alasan sang pimpinan yang tidak mengutus ajudannya saja. Umar memberikan jawaban tegas mengenai hakikat peran seorang pimpinan dalam melayani publik.

Baca Juga :  5 Rasul Ulul Azmi dan Keteguhan Dakwah Mereka

Al Faruq menegaskan bahwa dirinya merupakan ajudan bagi seluruh rakyat yang ia pimpin. Ia merasa wajib memenuhi amanah rakyat serta mendengarkan setiap nasihat dari warga.

Kisah ini menegaskan tekad Umar untuk selalu menjaga kepercayaan publik dengan sebaik-baiknya. Sang pimpinan menyadari bahwa seluruh tindakannya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT kelak.(ust)

Berita Terkait

Sejarah Perang Badar Kubra dan Strategi Pertahanan Rasulullah
Pemakaman Nabi Muhammad SAW di Kamar Aisyah
Sejarah Maulid Nabi 2026: Dalil dan Hukum Memperingatinya
Perjanjian Hudaibiyah Dilanggar Quraisy Picu Fathu Makkah
Berat Ujian Dakwah Rasulullah SAW Menghadapi Tekanan Kafir
Perjalanan Dagang Nabi Muhammad ke Syam dan Pendeta Buhaira
Panduan Mahalul Qiyam Maulid: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaan
Mengenal Kitab Maulid Barzanji: Sejarah, Isi, dan Waktu Baca
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Sejarah Perang Badar Kubra dan Strategi Pertahanan Rasulullah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Pemakaman Nabi Muhammad SAW di Kamar Aisyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Sejarah Maulid Nabi 2026: Dalil dan Hukum Memperingatinya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Perjanjian Hudaibiyah Dilanggar Quraisy Picu Fathu Makkah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Berat Ujian Dakwah Rasulullah SAW Menghadapi Tekanan Kafir

Berita Terbaru