Jambi, dorlanhikmah.com – Kerjasama HAM UIN Jambi bersama Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Provinsi Jambi resmi dijajaki melalui pertemuan silaturahmi antarlembaga. Langkah strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada Kamis (30/7/2026).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I., menyambut langsung kedatangan delegasi Kemenham. Pihak rektorat menilai sinergi ini membuka banyak peluang positif bagi pengembangan kapasitas civitas akademika.
Sejumlah pejabat kampus mendampingi jalannya diskusi intensif tersebut hingga selesai. Tampak hadir Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Wakil Dekan Fakultas Syariah, serta perwakilan LPPM dan Bagian Akademik.
Pilihan Program Sinergi HAM Dalam Lingkungan Kampus
Dr. Jamaluddin mengapresiasi kehadiran Kepala Kanwil Kementerian HAM Provinsi Jambi, Sukiman, S.H., M.H., beserta rombongan. Pihaknya optimistis kolaborasi awal ini mampu memberikan dampak nyata bagi kedua lembaga.
UIN STS Jambi menyiapkan ruang khusus untuk sosialisasi materi hak asasi manusia kepada para mahasiswa baru. Manajemen kampus akan memasukkan materi tersebut ke dalam agenda Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).
Selain edukasi di dalam kelas, kedua pihak merancang program pengabdian masyarakat berbasis kesadaran hukum. Mahasiswa akan dilibatkan langsung dalam mempromosikan nilai kemanusiaan di tengah warga.
Apresiasi Pemberian Sertifikat Penghargaan Penerapan Prinsip HAM
Kepala Kanwil Kementerian HAM Jambi, Sukiman, menyambut hangat keterbukaan manajemen UIN STS Jambi dalam membangun sinergi. Ia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program edukatif secara berkelanjutan di wilayah Jambi.
Kementerian HAM saat ini tengah menggencarkan penguatan budaya penghormatan hak asasi di berbagai sektor publik. Lembaga ini juga bertugas menangani berbagai pengaduan dugaan pelanggaran HAM tertentu di masyarakat.
Pemerintah menyiapkan skema apresiasi khusus bagi perguruan tinggi yang konsisten menerapkan prinsip-prinsip kemanusiaan. Penghargaan ini menyasar kampus yang menjamin kondisi kerja manusiawi bagi para dosen serta tenaga kependidikan.
Sukiman turut mengenalkan program unggulan seperti Desa Sadar HAM dan Penggerak HAM yang melibatkan alumni lokal. Salah satu alumnus UIN STS Jambi bahkan telah aktif memimpin gerakan sadar hukum di Kabupaten Muaro Jambi.
Pelindungan Hak Asasi Manusia Melalui Penyusunan Regulasi Daerah
Kanwil Kementerian HAM Provinsi Jambi terus mendorong penyusunan regulasi daerah yang memiliki perspektif perlindungan masyarakat. Langkah ini krusial agar setiap produk hukum daerah tidak sekadar memenuhi legalitas formal.
Substansi peraturan legislatif idealnya mampu menjamin perlindungan serta penghormatan terhadap hak-hak dasar warga negara. Integrasi nilai HAM dalam produk hukum DPRD menjadi fokus utama yang terus disosialisasikan.
Pertemuan ini menjadi fondasi kuat untuk membangun kerja sama jangka panjang di bidang pendidikan tinggi. Kedua instansi sepakat menindaklanjuti rencana kegiatan ini dalam waktu dekat.(ust)










Komentar