Jakarta, dorlanhikmah.com – Abdul Chalim penghargaan MUI menjadi perhatian dalam peringatan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kongres Umat Islam Indonesia 2026. Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi, H. Abdul Chalim, SH, menerima penghargaan bidang penegakan hukum di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (2/7).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Abdul Chalim dalam mendampingi masyarakat dhuafa dan kelompok miskin. Selama ini, ia secara konsisten memperjuangkan akses keadilan bagi warga yang kesulitan memperoleh bantuan hukum.
Konsisten Dampingi Masyarakat Kurang Mampu
Setelah itu, Abdul Chalim menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh advokat yang terus memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat kecil.
“Penghargaan ini merupakan penghargaan bagi seluruh advokat yang terus berjuang memberikan pembelaan hukum kepada masyarakat miskin dan dhuafa,” ujarnya.
Selain menyampaikan rasa syukur, Abdul Chalim mengajak seluruh pejuang keadilan agar tetap berpihak kepada masyarakat yang terpinggirkan. Menurutnya, profesi advokat memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hak-hak kelompok lemah tetap terlindungi.
“Pengacara harus terus berdiri membela orang-orang yang lemah dan dilemahkan, mereka yang dipinggirkan, serta mereka yang hak-haknya hilang atau dihilangkan. Semua itu harus dilakukan dengan keikhlasan yang setinggi-tingginya,” katanya.
MUI Beri Apresiasi kepada 27 Penerima
Sementara itu, penghargaan tersebut menjadi bagian dari kegiatan bertema “Penguatan Misi Keumatan dan Sinergitas MUI dengan Penegak Hukum untuk Advokasi dan Perlindungan Hukum bagi Kelompok Dhuafa dan Masyarakat Miskin.”
Dalam kesempatan yang sama, MUI memberikan penghargaan kepada 27 penerima yang terdiri atas individu dan lembaga. Mereka memperoleh apresiasi karena dinilai memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum serta advokasi bagi masyarakat.
Adapun penerima penghargaan lainnya meliputi Busyro Muqoddas, Nurrohim dari Yayasan Bina Insan Mandor, Ike Farida dari Farida Law Office, Jajang Mulyana dari Polda Banten, Dudung Amadung Abdullah dari DPP Hidayatullah, serta Himpunan Konsultan Hukum Ketenagakerjaan Indonesia.
Di sisi lain, Abdul Chalim tercatat sebagai penerima penghargaan ke-27 yang mewakili Kantor Hukum Ichal BBS & Rekan.
Menteri Agama Dukung Langkah MUI
Pada acara yang sama, Menteri Agama RI menyampaikan dukungan terhadap langkah MUI yang memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh penegak hukum berprestasi. Menurutnya, apresiasi seperti ini mampu menghadirkan narasi positif di tengah dominannya pemberitaan mengenai pelanggaran hukum.
“Tradisi memberikan penghargaan kepada individu yang berjasa atau melahirkan inovasi kebaikan merupakan tindakan mulia dan bersifat profetik,” ujar Menteri Agama dalam sambutannya.
Ke depan, penghargaan tersebut diharapkan mendorong semakin banyak advokat, penegak hukum, dan lembaga untuk memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat miskin, dhuafa, dan kelompok rentan. Dengan demikian, akses terhadap keadilan dapat terus terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.(ust)










Komentar