Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran petugas kesehatan haji mulai Kamis (20/8/2026). Seleksi ini memberi kesempatan bagi para tenaga medis untuk melayani jemaah pada operasional ibadah haji 1448 H/2027 M.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan panitia menyelenggarakan seluruh tahapan seleksi tanpa pemungutan biaya. Pemerintah membuka lowongan untuk posisi PPIH Kesehatan Kloter, PPIH Kesehatan Arab Saudi, hingga petugas bandara.
Formasi Petugas Kesehatan Haji 2027
Panitia membagi formasi PPIH Kesehatan Kloter menjadi tiga posisi utama, yaitu dokter, dokter spesialis, dan perawat. Sementara itu, formasi PPIH Kesehatan Arab Saudi membutuhkan cakupan tenaga medis yang lebih luas.
Posisi Arab Saudi meliputi dokter, dokter spesialis, perawat, apoteker, serta tenaga vokasi farmasi. Selain itu, formasi ini juga membuka peluang bagi teknisi elektromedis, ahli laboratorium, rehabilitasi medik, radiografer, sanitasi lingkungan, perekam medis, dan tim pencegahan infeksi.
Syarat Dokumen dan Sertifikasi Khusus
Peserta dengan profesi dokter, perawat, serta apoteker wajib mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif. Ketentuan ini menjadi syarat mutlak untuk memastikan legalitas dan kompetensi para pelamar.
Khusus untuk dokter dan perawat, panitia mewajibkan kepemilikan sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku. Persyaratan ketat ini bertujuan untuk menjaga kualitas pelayanan medis bagi jemaah di tanah suci.
Tata Cara Pendaftaran Online
Calon pelamar dapat mengakses portal resmi pendaftaran petugas haji untuk memulai proses registrasi. Pengguna cukup memasukkan alamat email aktif serta kode captcha sebelum menekan tombol submit.
Sistem akan mengirimkan kode OTP ke kotak masuk email terdaftar sebagai verifikasi akses login. Setelah berhasil masuk, pelamar wajib mengisi data diri secara lengkap dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan.
Jadwal Lengkap Seleksi PPIH Kesehatan 2027
Proses pendaftaran dan penerimaan berkas berlangsung mulai 20 Agustus hingga 26 Agustus 2026. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti Computer Assisted Test (CAT) pada 31 Agustus 2026.
Tahapan dilanjutkan dengan Medical Check Up (MCU) bagi peserta yang lolos pada 3β8 September 2026. Panitia akan mengumumkan peserta yang berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan pada 15 September 2026.(ust)










Komentar