MUI Minta Masyarakat Bentengi Moral Bangsa di HUT ke-81 RI

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Upacara HUT RI di Istana.(poto: detikhikmah).

Ilustrasi Upacara HUT RI di Istana.(poto: detikhikmah).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Majelis Ulama Indonesia menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat benteng moral bangsa Indonesia pada momentum HUT ke-81 RI. Pihaknya mewanti-wanti agar kemerdekaan Indonesia terjaga dari ancaman penyimpangan seksual seperti LGBT.

Ketua Bidang Fatwa MUI, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, menegaskan esensi kemerdekaan tidak sekadar perayaan fisik atau pembangunan ekonomi semata. Kemerdekaan juga mencakup pemantapan nilai-nilai etika, akhlak, serta norma keagamaan yang menjadi pijakan berbangsa.

Tegaskan Beda Toleransi dan Permisivisme

Prof Niam menggarisbawahi perlunya kejelasan batas antara sikap saling menghargai dan pembiaran kemaksiatan. Keberagaman di tanah air tidak boleh menjadi alasan untuk melanggar norma keagamaan yang berlaku.

Baca Juga :  RUU Perampasan Aset NU Masuk Pembahasan Bahtsul Masail Muktamar

“Kita perlu membedakan antara toleransi dengan permisivisme. Toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan tidak boleh menoleransi tindakan kemaksiatan dan membiarkannya, seperti halnya kasus penyimpangan seksual semacam LGBT,” tegas sosok yang juga Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut.

Jaga Keturunan dan Tatanan Keluarga

Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah ini menjelaskan Islam memiliki tatanan tegas mengenai hubungan seksual dan institusi keluarga. Narasi kebebasan individu tidak boleh menyalahgunakan aturan untuk melegitimasi perilaku yang merusak tatanan sosial.

Ia meninjau persoalan ini melalui sudut pandang maqashid asy-syari’ah atau tujuan utama hukum Islam. Syariat hadir untuk melindungi kemaslahatan inti manusia, utamanya menjaga keturunan (hifzh an-nasl) serta merawat agama (hifzh ad-din).

Baca Juga :  Bumikan Al-Qur'an, Kota Solok Perkuat Fondasi Karakter Islami

Perkokoh Ketahanan Lingkungan Sosial

Membiarkan apalagi memperjuangkan perilaku penyimpangan seksual berpotensi menimbulkan daya rusak (mudharat) yang serius. Dampak buruk tersebut dapat mengancam keberlanjutan serta keutuhan generasi penerus bangsa.

Prof Niam mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu memperkokoh benteng ketahanan keluarga dari paparan perusakan moral. Langkah bersama ini penting demi menjaga lingkungan sosial agar tetap sehat.

“NKRI akan kokoh jika masyarakatnya kuat, yakni kuat imannya, kuat ilmunya, dan kuat akhlaknya. Mari kita jaga keluarga, jaga lingkungan, dan jaga akhlak bangsa demi kemaslahatan bersama,” pungkas Ketua Umum Majelis Alumni IPNU itu.(ust)

Berita Terkait

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo
Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj
Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi
FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional
UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator
PBNU Siapkan SDM Profesional Masuk Pasar Kerja Qatar
100 Kata-Kata Mutiara Suami Istri Penuh Makna Islami
Fenomena Kalender Hijriah 2039 Hadirkan Dua Musim Haji Sekaligus
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:56 WIB

FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator

Berita Terbaru

Ilustrasi membaca Al-Qur'an.(poto: AI).

Al-Qur'an

Hukum Tajwid dan Seni Baca Al-Qur’an: Mana Lebih Utama?

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:13 WIB

Ilustrasi tilawah Al-Qur'an di masjid sebagai amalan terbaik sesuai tuntutan waktu.(poto: AI).

Fiqih

Ibadah yang Paling Utama Menurut Ibnul Qayyim

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:01 WIB

Ilustrasi skema alur akad ijarah dalam fikih muamalah, mengatur hak sewa manfaat tanpa memindahkan kepemilikan aset.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Sisa Kuota Hangus dalam Fikih Islam dan Ijarah

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:12 WIB