SAH Ajak Warga Jambi Memaknai Kemerdekaan Lewat Sadaqah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

utan Adil Hendra dalam acara silaturahmi dengan salah satu grup pengajian di kota Jambi.(poto: jambiprima.com).

utan Adil Hendra dalam acara silaturahmi dengan salah satu grup pengajian di kota Jambi.(poto: jambiprima.com).

Jambi, dorlanhikmah.com – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), menyampaikan pesan mendalam terkait makna kemerdekaan republik indonesia menjelang peringatan HUT ke-81 RI. Oleh karena itu, tokoh politik senior ini mengimbau masyarakat agar segera memperkuat kepedulian sosial melalui gerakan nyata memperbanyak sadaqah.

Selain itu, ia menilai bahwa kemerdekaan tidak boleh dipahami sebatas terbebas dari belenggu penjajahan fisik. Lebih dari itu, kemerdekaan sejati harus mampu menghadirkan kehidupan yang jauh lebih layak serta sejahtera bagi seluruh warga.

Memaknai Kemerdekaan Melalui Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Selanjutnya, SAH mengonfirmasi pandangan penting tersebut di Provinsi Jambi pada Jumat, 14 Agustus 2026. Sebab, ia menegaskan bahwa pemberian sadaqah sekecil apa pun memiliki nilai yang sangat besar bagi warga yang sedang membutuhkan.

Bahkan, tindakan berbagi tersebut menjadi langkah konkret untuk ikut memerdekakan sesama dari cengkeraman kesulitan hidup. Jadi, nilai-nilai dasar kemerdekaan bangsa memang memiliki kaitan yang sangat erat dengan semangat kepedulian antarmanusia.

Sebab itulah, kemerdekaan yang hakiki harus membuka kesempatan luas bagi setiap warga untuk menikmati hidup yang layak. Dengan demikian, warga negara berhak memperoleh pendidikan berkualitas, jaminan pangan, serta harapan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  378 Jamaah Haji Probolinggo Tiba di Surabaya, Dua Jamaah Terkendala Kondisi Kesehatan

Hasilnya, legislator asal Jambi ini mendorong seluruh kader Partai Gerindra dan masyarakat luas untuk membudayakan sikap saling bantu. Oleh sebab itu, aktivitas berbagi tidak boleh terbatas pada momentum seremonial tertentu saja dalam kehidupan sehari-hari.

Lagipula, setiap orang tidak perlu menunggu menjadi kaya raya untuk mulai membantu meringankan beban sesama. Karena pada dasarnya, keikhlasan serta niat tulus menjadi kunci paling utama dalam menjalankan aksi kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sadaqah Bukan Sekadar Memberikan Sebagian Harta Benda

Di samping itu, sosok yang akrab disapa Bapak Beasiswa Jambi ini menjelaskan bahwa makna sadaqah memiliki cakupan sangat luas. Dengan kata lain, bentuk berbagi kepada sesama tidak selalu diukur dengan materi atau penyerahan uang tunai semata.

Sebagai contoh, seseorang dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan, tenaga, waktu, perhatian, hingga peluang berharga bagi orang lain. Maka dari itu, seluruh kontribusi non-materi tersebut termasuk dalam bentuk sadaqah yang bernilai tinggi bagi kemanusiaan.

Kemudian, SAH berharap semangat gotong royong ini menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun daerah Jambi. Alhasil, kepedulian bersama akan mempercepat penyelesaian berbagai macam persoalan ekonomi dan sosial di lapangan.

Tentunya, pemerintah tidak mungkin mampu bekerja sendirian tanpa adanya dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi yang erat antara warga dan pemerintah menjadi kunci utama dalam mengatasi kemiskinan.

Baca Juga :  Pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 Dibuka Besok, Cek Syaratnya!

Sebaliknya, makna kemerdekaan terasa makin nyata saat masyarakat berhasil membebaskan sesamanya dari berbagai keterbatasan hidup. Singkatnya, kepedulian sosial mampu mengentaskan warga dari kemiskinan, ancaman kelaparan, serta rasa putus asa.

Peringatan Hari Kemerdekaan Harus Memberi Manfaat Nyata

Sementara itu, SAH mengingatkan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak habis dalam acara seremoni tahunan belaka. Tentu saja, seluruh pihak harus mengisi momentum kemerdekaan dengan aksi nyata yang memberikan dampak positif langsung bagi rakyat.

Apalagi, pembangunan suatu bangsa tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik prasarana semata. Justru, solidaritas sosial antarwarga menjadi bagian yang sangat penting untuk membentuk fondasi bangsa yang tangguh.

Pada akhirnya, aksi sadaqah menjadi investasi kebaikan yang mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarwarga. Akibatnya, langkah mulia ini mendatangkan keberkahan yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat di seluruh pelosok daerah.

Kesimpulannya, nilai kemerdekaan benar-benar hadir saat kita mampu mengukir senyum kebahagiaan di wajah orang lain. Sebab, meringankan beban hidup sesama menjadi bukti paling nyata dari pengamalan semangat kemerdekaan Indonesia.(ust)

Berita Terkait

Wamenag Tegaskan Nikah Massal Perlawanan Terhadap LGBTQ
Kemenag Siapkan Skema Penguatan Ekoteologi ASN Lintas Indonesia
Kemenag Gelar Nikah Massal Senayan Demi Legalitas Hukum
Kemenag Gelar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI di Malang
Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026–2031
Ketua Umum PBNU Gus Kikin Awali Kerja Perdana dengan Memantau Pojok Gus Dur
Khutbah Jumat: Keutamaan Memudahkan Urusan Orang Lain dalam Islam
Pendaftar Tembus 75 Ribu, Ujian CAT Petugas Haji 2027 Digelar Dua Gelombang
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:28 WIB

Wamenag Tegaskan Nikah Massal Perlawanan Terhadap LGBTQ

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WIB

Kemenag Gelar Nikah Massal Senayan Demi Legalitas Hukum

Sabtu, 5 September 2026 - 18:53 WIB

Kemenag Gelar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI di Malang

Jumat, 4 September 2026 - 20:38 WIB

Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026–2031

Jumat, 4 September 2026 - 20:34 WIB

Ketua Umum PBNU Gus Kikin Awali Kerja Perdana dengan Memantau Pojok Gus Dur

Berita Terbaru

Ilustrasi pperempuan sedang menyembelih ayam.(poto: ist).

Fiqih

Hukum Wanita Menyembelih Ayam Menurut Islam

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:47 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: arsip).

Fiqih

5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi Khatib

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:41 WIB

Ilustrasi buah menjalar ke lahan tetangga.(poto: ist.).

Fiqih

Hukum Buah Pohon Tetangga yang Jatuh ke Lahan Kita

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:36 WIB

Foto bersama 34 pasangan pengantin pada acara Nikah Massal di Tennis Indoor Senayan Jakarta, Sabtu, (5/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Berita Islam

Wamenag Tegaskan Nikah Massal Perlawanan Terhadap LGBTQ

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:28 WIB