Kiai Cholil Nafis Sebut Tanfidziyah PBNU Butuh Sosok Manajerial Kuat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KH Muhammad Cholil Nafis.(poto: istimewa).

KH Muhammad Cholil Nafis.(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Ketua Umum PBNU butuh kemampuan manajerial yang kuat untuk menjawab berbagai tantangan organisasi pada memasuki abad kedua. Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Muhammad Cholil Nafis menyampaikan pandangan tersebut secara terbuka.

Menurut Kiai Cholil, tugas utama kepemimpinan mendatang adalah mengonsolidasikan seluruh potensi raksasa yang selama ini masih berjalan sendiri-sendiri. Jaringan pesantren yang tersebar luas, fasilitas kesehatan, hingga perguruan tinggi NU belum terkoordinasi dengan baik.

Konsolidasi Potensi Besar NU Membutuhkan Tata Kelola Terstruktur

PBNU sangat membutuhkan sosok eksekutor yang mampu menerjemahkan seluruh keputusan Rais Aam dan amanat Muktamar secara terukur. Ketua Umum Tanfidziyah ke depan idealnya berperan seperti direktur eksekutif yang fokus merealisasikan ide-ide besar organisasi.

Baca Juga :  Kang Santri AI Resmi Diluncurkan di PBNU, Dorong Transformasi Digital Santri

Kiai Cholil mendorong PBNU untuk menghidupkan kembali tradisi kepemimpinan masa awal seperti era kepengurusan Pak Hasan Gipo. Pada periode tersebut, sosok pimpinan Tanfidziyah hadir mengandalkan kapasitas manajerial yang andal ketimbang menonjolkan figur keulamaan.

Kepemimpinan Tanfidziyah Mampu Menjawab Tantangan Modernisasi Organisasi

Ketua Umum Tanfidziyah bertugas merangkai sekaligus mengeksekusi semua gagasan strategis agar dampaknya terasa nyata oleh warga nahdliyin. Visi dan misi organisasi harus dapat dibumikan serta sejalan dengan arahan Rais Aam sebagai pimpinan tertinggi.

Kiai Cholil menegaskan bahwa pimpinan Tanfidziyah tidak harus selalu berasal dari kalangan kiai. Kepemimpinan operasional NU terbuka bagi siapa saja yang memiliki pemahaman agama memadai serta kelayakan mengendalikan organisasi.

Pemisahan Peran Strategis Antara Syuriah Dan Tanfidziyah

Sumber daya manusia NU yang berlimpah, baik dari kalangan kiai maupun non-kiai, harus dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan zaman. Pengurus Tanfidziyah wajib memiliki kemampuan teknis untuk mengoordinasikan seluruh badan otonom dan lembaga di bawah naungan PBNU.

Baca Juga :  Sumbar Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35 2026, Tunggu Keputusan PBNU

Syarat utama pengurus Tanfidziyah adalah kapasitas menjalankan keputusan Muktamar sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Latar belakang darah biru atau status kiai tidak lagi menjadi pertimbangan utama dalam menentukan jajaran eksekutif.

Ranah kealiman, kedalaman ilmu agama, serta keberadaan dzurriyah pendiri NU berada penuh di dalam jajaran Syuriah. Lembaga Syuriah memegang kewenangan tertinggi untuk mengambil keputusan strategis, mengawasi, serta mengendalikan arah kebijakan organisasi.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri Meneguhkan Moral Bangsa

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:33 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB