Indonesia Dorong Ekspor Pangan Nasional Tembus Rantai Pasok Haji Umrah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia memperkuat kerja sama dengan Arab Saudi untuk memasok produk pangan nasional dalam rantai pasok haji umrah global.( ilistrasi poto: republika).

Indonesia memperkuat kerja sama dengan Arab Saudi untuk memasok produk pangan nasional dalam rantai pasok haji umrah global.( ilistrasi poto: republika).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Indonesia terus memperkuat posisi strategisnya sebagai pemasok kebutuhan pangan utama bagi jamaah di Tanah Suci. Oleh karena itu, pemerintah mendorong para pelaku usaha nasional untuk mengambil peluang besar dalam rantai pasok haji umrah global secara konsisten.

Selain itu, sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga industri makanan olahan menyimpan potensi masif yang belum tergarap optimal. Bahkan, komoditas unggulan seperti beras, daging, ikan, dan bumbu rempah menjadi kebutuhan dasar dalam penyediaan katering jamaah.

Potensi Besar Pangan Indonesia Masuk Pasar Arab Saudi

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenag, Prof. Jaenal Effendi, menekankan pentingnya sinergi terstruktur. Sebab, pihaknya mendorong pembentukan konsorsium ekspor nasional guna memastikan seluruh produk pangan Indonesia memenuhi standar ketat Arab Saudi.

Lagipula, kebutuhan layanan katering jamaah tidak hanya terbatas pada menu makanan siap saji yang praktis. Sebaliknya, perusahaan penyedia jasa di Arab Saudi memerlukan pasokan bahan baku pangan segar dan bumbu racikan khas nusantara secara berkesinambungan.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel

Selanjutnya, pemerintah menargetkan produk olahan dalam negeri mampu bersaing secara sehat di pasar Timur Tengah. Namun, langkah strategis ini menuntut konektivitas logistik yang solid serta koordinasi intensif antar pemangku kepentingan lintas sektor.

Kemitraan Strategis Memperkuat Ekosistem Ekonomi Haji Dan Umrah

Sementara itu, Asosiasi Amanah Haji dan Umrah Republik Indonesia menggelar forum bisnis untuk mempertemukan para pelaku usaha domestik dengan importir Arab Saudi. Forum Business Matching Indonesia-Saudi Arabia Partnership Forum 2026 tersebut berlangsung secara langsung di Jakarta.

Ketua Umum ASHURI, Nur Faidzin, menyebut ajang ini sebagai fondasi penting untuk membangun ekosistem perdagangan yang saling menguntungkan. Hasilnya, integrasi rantai pasokan memberi jaminan kepastian komoditas pangan berkualitas tinggi bagi perusahaan penyedia katering haji.

Selain itu, forum tersebut membuka jalan lebar bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menjangkau pasar internasional. Melalui ajang ini, para pengusaha lokal mendapatkan kesempatan melakukan presentasi produk, penjajakan kerja sama bisnis, hingga penandatanganan nota kesepahaman.

Baca Juga :  Baznas Padang Panjang Salurkan Zakat Rp231,2 Juta untuk 133 KK

Dampak Positif Ekspor Pangan Untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Pada akhirnya, kerja sama perdagangan jangka panjang ini memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh penggerak ekonomi daerah. Dengan demikian, petani, peternak, nelayan, serta pelaku industri logistik nasional memperoleh nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi dan stabil.

Di sisi lain, kemitraan bisnis ini sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Timur Tengah secara signifikan. Di samping itu, kehadiran produk pangan lokal di Arab Saudi turut menjaga cita rasa kuliner khas nusantara bagi jamaah Indonesia.

Akhirnya, perwakilan importir Arab Saudi menyatakan komitmen penuh untuk meningkatkan volume impor komoditas pangan halal dari produsen Indonesia. Oleh sebab itu, kesepakatan bisnis ini semakin mempertegas peran penting Indonesia sebagai produsen pangan halal terdepan di tingkat dunia.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB