Menteri Haji Sebut Transformasi Layanan Haji 2026 Terbukti Sukses

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden atas pembentukan kementerian baru tersebut saat menghadiri acara di Gedung BPS Jakarta.(poto: republika).

Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden atas pembentukan kementerian baru tersebut saat menghadiri acara di Gedung BPS Jakarta.(poto: republika).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan bahwa Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 meraih skor 83,28 poin dengan kategori memuaskan. Capaian angka tersebut membuktikan bahwa jemaah haji merasakan langsung hasil positif dari transformasi pelayanan.

Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden atas pembentukan kementerian baru tersebut saat menghadiri acara di Gedung BPS Jakarta. Menurut beliau, masyarakat kini tidak hanya menilai perbaikan kualitas haji dari pengamatan kualitatif di lapangan saja.

Data kuantitatif resmi dari BPS makin memperkuat bukti keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Beliau menekankan bahwa prestasi ini terasa sangat istimewa karena lahir pada tahun pertama operasional kementerian.

Capaian Indeks Kepuasan Haji Indonesia Alami Peningkatan Positif

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengumumkan bahwa nilai IKLHI luar negeri tahun 2026 mengalami lonjakan dari angka sebelumnya. Angka kepuasan tersebut naik signifikan jika membandingkannya dengan raihan tahun 2025 yang berada pada level 81,46 poin.

BPS menggunakan penyempurnaan metodologi baru untuk mengukur kualitas seluruh rangkaian pelayanan haji secara lebih komprehensif. Metodologi mutakhir tahun 2026 ini secara resmi menggantikan sistem pengukuran lama bernama Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia.

Baca Juga :  90 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Pulang, Kementerian Haji dan Umrah Tetap Layani Hingga Kloter Terakhir

Penerapan indikator baru tersebut menyajikan data yang lebih objektif mengenai tingkat kepuasan para jemaah di tanah suci. Pemerintah menjadikan hasil pengukuran komprehensif ini sebagai pijakan utama dalam menyusun kebijakan operasional ibadah masa depan.

Kerja Keras Ribuan Petugas Haji Dalam Masa Transisi

Kementerian Haji dan Umrah menyelesaikan seluruh persiapan ibadah haji dalam waktu singkat sekitar tiga hingga empat bulan. Lembaga baru ini menerjunkan kurang lebih 7.000 aparatur di seluruh wilayah Indonesia demi menjamin kelancaran layanan.

Menhaj menegaskan bahwa kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah merupakan buah manis dari kerja keras semua pihak. Beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh aparatur kementerian, petugas di lapangan, serta pemangku kepentingan haji 1447 Hijriah.

Sinergi yang solid antarlembaga terbukti mampu mengatasi berbagai kendala teknis selama masa transisi kelembagaan yang tergolong singkat. Seluruh petugas bekerja tanpa kenal lelah untuk mendampingi jemaah dari keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.

Baca Juga :  Indonesia Uzbekistan Perkuat Kerja Sama Wisata Religi Penerbangan Langsung

Fokus Evaluasi Layanan Armuzna Dan Rantai Pasok Kemenhaj

Menhaj menyatakan bahwa hasil survei BPS yang memuaskan tidak membuat jajaran kementerian cepat merasa berpuas diri. Pihaknya terus melakukan evaluasi mendalam, khususnya pada kualitas pelayanan vital di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Kemenhaj juga memprioritaskan penguatan pelaksanaan syarat istitha’ah kesehatan bagi seluruh calon jemaah sebelum berangkat ke tanah suci. Langkah antisipatif tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan seluruh ritual ibadah.

Pengembangan layanan haji masa depan akan terus memegang teguh arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginstruksikan agar penyelenggaraan ibadah haji mampu memberikan manfaat nyata dan luas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kemenhaj mewujudkan arahan tersebut dengan cara memperkuat penggunaan produk lokal dan bahan konsumsi dalam rantai pasok haji. Strategi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan jemaah, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian nasional secara nyata.(ust)

Berita Terkait

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis
Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah
Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng
NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026
Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Status Aset Kripto Merujuk Fatwa MUI
Seleksi Guru Agama Sekolah Rakyat Perketat Uji Baca Kitab Suci
Kemenag Rilis Tiga Langkah Perkuat Ekonomi Umat Rp1.200 Triliun
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:23 WIB

NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat: Ajakan Solidaritas Warga Hadapi Karhutla

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi Laut mati.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Produk Laut Mati dalam Tinjauan Fikih dan Tafsir

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:29 WIB

An ancient Quran manuscript with Arabic calligraphy and leather binding. The historic Islamic manuscript is displayed open against a black background.

Sejarah

Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:21 WIB

Ilustrasi: Seorang pria cemas memeriksa ponselnya saat kehabisan pulsa di sebuah warkop malam hari di pinggir jalan Jakarta.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Utang Pulsa Darurat Menurut Syariat Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:11 WIB

Ilustrasi pentingnya empati, bantuan medis, dan dukungan sosial masyarakat dalam mengatasi krisis kesehatan mental.(poto: AI).

Fiqih

Tragedi Steve dan Sorotan Kesehatan Mental dalam Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:01 WIB