Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Agama memberikan apresiasi tinggi kepada empat siswa madrasah terpilih yang berhasil menembus Paskibraka Nasional 2026. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno menyambut langsung kehadiran para pelajar berprestasi tersebut di Jakarta pada Jumat (21/8/2026).
Secara rincinya, keempat pelajar tersebut adalah Rizqy Aditya Siregar dari MAN Insan Cendekia Siak Riau dan Adzra Khairy Fadian dari MAN 1 Kota Serang Banten. Selain itu, ada Khalyana Zahira Sandi dari MAN 1 Lubuklinggau Sumatera Selatan serta Siti Nur Adlina santriwati MA Hidayatullah Martapura Kalimantan Selatan.
Bukti Nyata Pelajar Pesantren Mampu Bersaing Secara Nasional
Oleh karena itu, Suyitno menegaskan bahwa capaian membanggakan ini membuktikan kualitas siswa madrasah dan santri pesantren sanggup bersaing ketat di tingkat nasional. Lebih lanjut, ia berharap keberhasilan empat pelajar ini dapat memicu semangat jutaan siswa lain di seluruh Indonesia untuk berani mengejar prestasi tinggi.
Bahkan, ia menyebut para santri pondok pesantren memiliki potensi besar untuk mengukir prestasi terbaik pada level kenegaraan. Pasalnya, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sekadar menjalankan tugas mengibarkan bendera pusaka pada momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Sebaliknya, mereka memikul tanggung jawab moral yang sangat penting saat kembali ke lingkungan sekolah dan pesantren masing-masing. Maka dari itu, Dirjen Pendidikan Islam meminta para pelajar berprestasi ini menjadi teladan nyata bagi seluruh kawan sebaya mereka.
Kemenag Dorong Anggota Paskibraka Mencegah Perilaku Perundungan Sekolah
Di samping itu, Suyitno menekankan pentingnya peran aktif alumni Paskibraka dalam membendung kecenderungan maraknya kasus perundungan di lingkungan pendidikan. Oleh sebab itu, para siswa harus berdiri di garda terdepan untuk membuktikan bahwa aksi perundungan merupakan tindakan yang sama sekali tidak bermanfaat.
Sebagai bentuk penghargaan konkret, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyerahkan hadiah satu unit laptop kepada setiap anggota Paskibraka tersebut. Tentunya, pemberian fasilitas laptop ini bertujuan untuk mendukung penuh kelancaran aktivitas pendidikan sekaligus memacu semangat belajar mereka.
Selanjutnya, Dirjen Kemenag mendoakan agar keempat pelajar tersebut tidak cepat puas dan terus konsisten mencetak prestasi baru pada masa depan. Dengan demikian, ia berharap para santri ini sukses meraih cita-cita mulia mereka serta terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
BPIP Siapkan Alumni Paskibraka Menjadi Duta Ideologi Pancasila
Sementara itu, perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila mencatat peningkatan positif jumlah keterlibatan pelajar madrasah dalam skuad Paskibraka Nasional setiap tahun. Tak heran, tren menggembirakan ini menunjukkan keberhasilan pembinaan karakter serta kedisiplinan di lingkungan sekolah berbasis keagamaan.
Sebab, BPIP memastikan proses pembinaan terhadap para anggota Paskibraka tidak akan berhenti setelah mereka selesai menjalankan tugas pengibaran. Oleh karena itu, setelah seluruh rangkaian tugas kenegaraan usai, lembaga ini akan mengarahkan dan mengukuhkan mereka menjadi Purna Paskibraka Duta Pancasila.
Nantinya, para Duta Pancasila ini akan mengemban misi penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat luas. Hal ini bertujuan menjaga tradisi disiplin santri agar terus memancarkan pengaruh positif bagi seluruh masyarakat Indonesia.(ust)










Komentar