Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Perlindungan Data Pribadi Bagian Martabat Manusia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Nasaruddin Umar, dalam acara Privacy Leader Summit 2026.(poto: kemenag.go.id).

Menag Nasaruddin Umar, dalam acara Privacy Leader Summit 2026.(poto: kemenag.go.id).

Jakarta, Dorlanhikmah.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan urgensi pelindungan data pribadi Indonesia sebagai wujud nyata penghormatan martabat setiap manusia. Ia memandang nilai-nilai agama memegang peran kunci sebagai fondasi moral untuk menjaga kerahasiaan informasi pada era digital.

Pemerintah menyuarakan pesan penting tersebut saat perhelatan forum Indonesia Privacy Leader Summit 2026. Acara bertajuk “Faith, Data & Dignity: Religious Leadership and the Commitment to Personal Data Protection in Indonesia” itu mengupas keterlibatan tokoh agama dalam memperkokoh keamanan informasi publik.

Nasaruddin mengaitkan etika kerahasiaan digital dengan tuntunan kitab suci mengenai batasan memasuki ranah privat sesama. Ia merujuk pesan Surah An-Nur ayat 27 yang mewajibkan setiap orang meminta izin sebelum melangkah masuk ke kediaman orang lain.

Masyarakat wajib menerapkan ajaran luhur tersebut guna mencegah aksi pembobolan informasi pribadi secara sewenang-wenang. Setiap orang harus menahan diri dari tindakan mengakses akun maupun membuka kata sandi milik pihak lain tanpa hak.

Pernyataan tegas itu mengemuka saat Menag memberikan sambutan utama di hadapan para peserta di Masjid Istiqlal Jakarta. Ia meminta seluruh kalangan menghormati privasi sesama tanpa memandang latar belakang identitas sosial.

Baca Juga :  Forum IGIC 2026 Sepakati Rumusan Jakarta Understanding Demi Perkuat Diplomasi Agama

Nilai Agama Menjadi Benteng Moral Menjaga Privasi Digital

Penghormatan terhadap hak privasi bertumpu pada kesadaran mendalam bahwa setiap insan memiliki kehormatan yang mutlak terlindungi. Nilai luhur kemanusiaan ini menembus sekat perbedaan suku, jenis kelamin, usia, maupun keyakinan beragama.

Semua orang memikul kewajiban moral untuk memperlakukan data sesama secara terhormat dan tidak memandangnya sebelah mata. Sikap menghargai privasi mencerminkan kematangan seseorang dalam menjaga kehormatan antarwarga masyarakat.

Tanggung jawab etis tersebut tidak sekadar berhenti pada urusan keamanan sistem komputasi. Kaum beragama juga wajib menjaga lisan dan jemari saat membicarakan atau mengelola kabar mengenai orang lain.

Publik semestinya tidak menyebarluaskan rahasia maupun hal-hal sensitif yang berpotensi memicu kerugian bagi pihak terdampak. Setiap individu perlu menimbang dampak sosial sebelum membagikan dokumen atau riwayat pribadi ke jejaring sosial.

Pengabaian batasan privasi sering kali memicu keretakan relasi sosial dan merusak martabat warga di ruang publik virtual. Karena itu, kesadaran menjaga ruang personal menjadi keharusan mutlak dalam tata pergaulan modern.

Baca Juga :  Siswa MAN 1 Medan Sabet 5 Medali WICE 2026 Malaysia

Verifikasi Informasi Kontroversial Cegah Jeratan Fitnah Ruang Siber

Ruang percakapan maya menuntut kehati-hatian ekstra tinggi saat menyikapi arus informasi kontroversial yang bergulir liar. Nasaruddin mengingatkan publik agar menempuh proses verifikasi serta konfirmasi menyeluruh sebelum meneruskan materi hangat ke media sosial.

Sikap tergesa-gesa membagikan kabar yang belum jelas kebenarannya menyeret warganet ke dalam lingkaran kejahatan fitnah digital. Sikap menahan diri dari tindakan mengunggah konten liar mencerminkan kedewasaan spiritual seorang pemeluk agama.

Melalui agenda diskusi tingkat tinggi ini, Menag mendorong publik menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai kompas etis berinternet. Kebiasaan menjaga kerahasiaan data orang lain sejatinya menyatu dengan misi memuliakan harkat kemanusiaan.

Pertemuan strategis ini mempertemukan unsur pembuat kebijakan, akademisi terkemuka, pemimpin keagamaan, serta para pakar privasi data. Forum kolaboratif tersebut berupaya memperkuat komitmen bersama dalam membendung kebocoran informasi pribadi lintas sektor.

Sinergi lintas elemen keagamaan menegaskan bahwa penjagaan informasi personal melampaui urusan regulasi maupun kecanggihan peranti lunak semata. Langkah menjaga rahasia digital menjelma menjadi mandat moral universal demi merawat martabat seluruh manusia Indonesia.(ar)

Berita Terkait

Penghulu Viral Mojokerto Soroti Pentingnya Kerendahan Hati Orang Berilmu
Mengendalikan Volume Suara: Cermin Adab dan Tanggung Jawab Sosial Seorang Muslim
Akhlak Nabi Muhammad SAW: Cerminan Nyata Ajaran Alquran
6 Sifat Tercela yang Dibenci Allah Menurut Alquran dan Hadis
Nasihat KH Hasyim Asy’ari tentang Menghadapi Perbedaan Pendapat Ulama
4 Tipe Manusia Menurut Imam Al Ghazali dan Cara Menyikapinya
Etika Bisnis dalam Islam: Panduan Lengkap Menurut Syariat
Adab Memperbaiki Bacaan Imam Salat yang Keliru Menurut Ulama
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Perlindungan Data Pribadi Bagian Martabat Manusia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Penghulu Viral Mojokerto Soroti Pentingnya Kerendahan Hati Orang Berilmu

Senin, 21 September 2026 - 16:36 WIB

Mengendalikan Volume Suara: Cermin Adab dan Tanggung Jawab Sosial Seorang Muslim

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Akhlak Nabi Muhammad SAW: Cerminan Nyata Ajaran Alquran

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

6 Sifat Tercela yang Dibenci Allah Menurut Alquran dan Hadis

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB