Kemenag Buka Pendaftaran Pelatihan Ekoteologi 2026 Non-Degree: Simak Syarat Lengkap dan Jadwalnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Ekoteologi 2026 Kemenag melalui skema Program Non-Degree.(ilustrasi poto: nuonline).

Pelatihan Ekoteologi 2026 Kemenag melalui skema Program Non-Degree.(ilustrasi poto: nuonline).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Agama kembali menghadirkan program pengembangan kapasitas lewat pembukaan jalur Pelatihan Ekoteologi 2026 Kemenag melalui skema Program Non-Degree. Program strategis ini berfokus memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menumbuhkan aksi nyata kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Setjen Kemenag, Ruchman Basori, menegaskan arah pembiayaan ini. Ia menyatakan bahwa jalur non-degree menjadi wujud layanan nyata Kemenag bagi kalangan yang memerlukan penguatan kompetensi di luar jenjang perkuliahan formal S1, S2, maupun S3.

Dalam konteks kolaborasi pembiayaan LPDP Kemenag, skema non-degree ini hadir secara khusus untuk menyentuh kebutuhan praktis para pendidik agama. Pelatihan ini menyasar aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag, kalangan dosen PTKI maupun Ma’had Aly, para guru madrasah, hingga tokoh agama, ustadz, dan kiai.

Kemenag menetapkan kriteria pendaftar berstatus Warga Negara Indonesia dengan batas usia maksimal 50 tahun per 31 Desember 2026. Setiap calon peserta wajib melampirkan salinan ijazah pendidikan terakhir guna memenuhi syarat kelayakan administrasi awal.

Baca Juga :  Zuhud Ali bin Abi Thalib: Ketegasan Menolak Dunia dan Memilih Akhirat

Syarat Berkas Administrasi Serta Ketentuan Khusus Pendaftar

Para pelamar wajib menyusun sebuah esai bertema ekoteologi sebagai salah satu instrumen seleksi utama. Esai tersebut menguraikan rekam jejak penerapan nilai lingkungan dalam tugas sehari-hari serta tawaran rencana kontribusi nyata di masa mendatang.

Selain naskah esai, peserta harus melampirkan surat rekomendasi resmi dari pimpinan satuan kerja masing-masing. Panitia seleksi juga mewajibkan setiap pendaftar menandatangani pakta integritas bermaterai Rp10.000 sebagai bentuk komitmen kepesertaan.

Kemenag turut memberlakukan ketentuan khusus terkait dokumen profesi sesuai latar belakang masing-masing pemohon. Pendidik berstatus guru wajib mengunggah NUPTK atau NPK, sedangkan dosen menyertakan bukti kepemilikan NUPTK atau NIDN aktif.

Bagi kalangan ustadz, kiai, serta dosen Ma’had Aly, panitia mewajibkan lampiran surat keputusan pengangkatan dengan masa pengabdian minimal dua tahun. Sementara itu, pegawai internal Kemenag cukup melampirkan surat keputusan pengangkatan resmi dari instansi terkait.

Jadwal Seleksi Lengkap Dan Pembiayaan Penuh Program

Program pelatihan ini akan berjalan selama tujuh hari penuh secara tatap muka mulai tanggal 1 hingga 30 November 2026. Kemenag menanggung seluruh komponen pembiayaan peserta, mulai dari biaya pelatihan, transportasi kepulangan-pergi, hingga uang saku harian.

Baca Juga :  Kemenag Meluncurkan Lamgama untuk Akreditasi Prodi Agama

Tiga perguruan tinggi keagamaan Islam negeri bertindak sebagai mitra pelaksana kegiatan di lapangan. Ketiga kampus tersebut meliputi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dan UIN Raden Fatah Palembang.

Kemenag memulai rangkaian kegiatan melalui tahapan sosialisasi yang berlangsung pada 1 hingga 5 Oktober 2026. Panitia membuka pendaftaran resmi mulai 1 hingga 12 Oktober 2026 secara daring.

Tim penilai selanjutnya menggelar seleksi substansi pada 13 sampai 15 Oktober 2026 untuk menyaring pelamar terbaik. Pengumuman kelulusan peserta terpilih akan terbit pada 21 Oktober 2026 mendatang.

Calon peserta dapat mengakses seluruh alur registrasi dan pengunggahan berkas secara langsung melalui kanal resmi panitia. Layanan pendaftaran terpusat pada portal resmi Kemenag melalui tautan beasiswa.kemenag.go.id/ekoteologi/.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Perketat Syarat Pesantren dan Sertifikasi Pengasuh
Kemenag Siapkan PJJ untuk Pesantren Terdampak Kabut Asap
Hari Santri 2026: Saatnya Santri Kawal Arah Indonesia Emas
Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Raih Tiga Medali Kejurnas SMI
MTsN 1 Jepara Borong Medali Emas KREASI 2026 di Yogyakarta
11 Siswa Jambi Tembus Nasional Usai Juara Olimpiade Madrasah 2026
MTsN 2 Sungai Penuh Tuntaskan Visitasi Akreditasi Madrasah
Bedah Buku Syaikh Albani di UPI Bandung Soroti Kapasitas Keilmuan Ulama
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Kemenag Perketat Syarat Pesantren dan Sertifikasi Pengasuh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Kemenag Siapkan PJJ untuk Pesantren Terdampak Kabut Asap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Hari Santri 2026: Saatnya Santri Kawal Arah Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Raih Tiga Medali Kejurnas SMI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:16 WIB

MTsN 1 Jepara Borong Medali Emas KREASI 2026 di Yogyakarta

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB

Pusat Studi Al-Qur'an menggelar diskusi keagamaan memperingati Hari Santri 2026 di Tangerang Selatan.(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Nilai Pesantren Jadi Kompas Hadapi Era AI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIB