Kemenag Meluncurkan Lamgama untuk Akreditasi Prodi Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Agama resmi meluncurkan Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (Lamgama) di Jakarta pada Rabu (9/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Kementerian Agama resmi meluncurkan Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (Lamgama) di Jakarta pada Rabu (9/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Agama resmi meluncurkan Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (Lamgama) di Jakarta pada Rabu (9/9/2026). Kehadiran lembaga baru ini menandai babak baru dalam penjaminan mutu perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

Peluncuran ini siap melayani ribuan program studi dari berbagai agama secara nasional. Layanan tersebut mencakup pengajuan akreditasi pertama, reakreditasi, hingga penetapan status akreditasi unggul.

Melayani Enam Agama dan Ribuan Prodi

Direktur Eksekutif Lamgama, Ahmad Thib Raya, mengonfirmasi kesiapan lembaganya dalam menerima permohonan akreditasi. Pihaknya menjangkau rumpun pendidikan tinggi Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu.

Baca Juga :  Menag Tegaskan Pentingnya Diplomasi Keagamaan Imam Masjid untuk Perdamaian Dunia

Thib Raya memperkirakan cakupan layanan lembaga ini mencapai 4.000 hingga 6.000 program studi. Potensi tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab lembaga dalam mengawal mutu pendidikan keagamaan.

Resmi Menjadi LAM Ke-10 di Indonesia

Ketua Majelis Akreditasi BAN-PT, Imam Buchori, menyebut Lamgama sebagai Lembaga Akreditasi Mandiri ke-10 di Indonesia. Terbitnya peraturan BAN-PT terkait cakupan kerja menjadi dasar hukum operasional lembaga tersebut.

Imam menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat pendukung, mulai dari asesor hingga sistem informasi. Kelengkapan instrumen dan organisasi akan menjamin kredibilitas proses penilaian mutu perguruan tinggi.

Baca Juga :  Kemenag Kota Sungai Penuh Ikuti Peringatan Maulid Nabi dan Gema Sholawat

Menilai Kontribusi Nyata Lulusan bagi Masyarakat

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, meminta tim penilai memasukkan unsur dampak sosial dalam kriteria evaluasi. Menurutnya, kualitas lembaga pendidikan tidak boleh berpatokan pada kelengkapan berkas administratif semata.

Kamaruddin menyoroti kiprah nyata para alumni di tengah masyarakat sebagai indikator utama keberhasilan. Kontribusi alumni dalam pembangunan daerah menjadi bukti konkret kualitas sebuah program studi.(ust)

Berita Terkait

11 Siswa Jambi Tembus Nasional Usai Juara Olimpiade Madrasah 2026
MTsN 2 Sungai Penuh Tuntaskan Visitasi Akreditasi Madrasah
Kemenag Buka Pendaftaran Pelatihan Ekoteologi 2026 Non-Degree: Simak Syarat Lengkap dan Jadwalnya
Bedah Buku Syaikh Albani di UPI Bandung Soroti Kapasitas Keilmuan Ulama
Menag Minta Mahasiswa PTKI Buka Sumber Belajar Baru
Kemenag Ajukan Tiga Skema Gaji Guru Madrasah Non-ASN
Kapolsek Sungai Penuh Sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara di MTsN 1
Kemenag Bergerak Cepat Menyiapkan Pemulihan Akademik UINSA Surabaya
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

11 Siswa Jambi Tembus Nasional Usai Juara Olimpiade Madrasah 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

MTsN 2 Sungai Penuh Tuntaskan Visitasi Akreditasi Madrasah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Kemenag Buka Pendaftaran Pelatihan Ekoteologi 2026 Non-Degree: Simak Syarat Lengkap dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Bedah Buku Syaikh Albani di UPI Bandung Soroti Kapasitas Keilmuan Ulama

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Menag Minta Mahasiswa PTKI Buka Sumber Belajar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat: Ajakan Solidaritas Warga Hadapi Karhutla

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi Laut mati.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Produk Laut Mati dalam Tinjauan Fikih dan Tafsir

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:29 WIB

An ancient Quran manuscript with Arabic calligraphy and leather binding. The historic Islamic manuscript is displayed open against a black background.

Sejarah

Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:21 WIB

Ilustrasi: Seorang pria cemas memeriksa ponselnya saat kehabisan pulsa di sebuah warkop malam hari di pinggir jalan Jakarta.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Utang Pulsa Darurat Menurut Syariat Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:11 WIB

Ilustrasi pentingnya empati, bantuan medis, dan dukungan sosial masyarakat dalam mengatasi krisis kesehatan mental.(poto: AI).

Fiqih

Tragedi Steve dan Sorotan Kesehatan Mental dalam Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:01 WIB