Itjen Kemenag Kawal Pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu UIN Bukittinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengawal ketat pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu di Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi.(poto: kemenag.go.id).

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengawal ketat pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu di Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi.(poto: kemenag.go.id).

Bukit Tinggi, dorlanhikmah.com – Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengawal ketat pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu di Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Langkah pengawasan proaktif ini bertujuan menjamin kualitas fasilitas perkuliahan sekaligus memastikan seluruh proses pengerjaan konstruksi selesai tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut, tim pendampingan pimpinan Inspektur V Itjen Kemenag Muhamad Iqbal turun langsung meninjau lokasi proyek strategis di Bukittinggi. Sementara itu, Rektor UIN Bukittinggi Silfia Hanani menyambut hangat kedatangan tim pengawas bersama jajaran pimpinan tinggi universitas.

Selain itu, pemerintah mendanai seluruh proyek fasilitas pendidikan ini melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara tahun anggaran 2026. Oleh karena itu, langkah pengawasan proaktif Kemenag hadir untuk menjaga setiap rupiah dana masyarakat agar memberikan dampak langsung pada peningkatan mutu kampus.

Tim Inspektorat Jenderal Kemenag Mengawal Proyek Pembangunan Kampus

Lebih lanjut, Itjen Kemenag menjalankan fungsi pendampingan secara menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, hingga masa pemeliharaan gedung. Dengan demikian, langkah pengawasan ketat ini memastikan pembangunan fisik selesai tepat mutu serta menghadirkan manfaat optimal bagi proses belajar.

Baca Juga :  Menteri Agama Siapkan Bantuan Pemulihan Bencana Gempa Flores NTT

Bahkan, pendekatan pengawasan Kemenag saat ini berfokus penuh pada fungsi konsultatif serta fungsi preventif pencegahan secara konsisten. Sebab, tim Kemenag hadir sebagai mitra strategis satuan kerja untuk memitigasi berbagai potensi risiko pembangunan sejak tahap awal.

Hasilnya, upaya pencegahan dini ini berhasil menutup celah munculnya masalah administrasi maupun potensi masalah kualitas fisik bangunan kelak. Selain itu, pengawasan ketat mewujudkan tata kelola proyek pemerintah yang transparan, efisien, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas.

Pendekatan Pengawasan Preventif Sangat Efektif Mencegah Risiko Pembangunan

Di samping itu, Muhamad Iqbal menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya terukur dari megahnya fisik gedung perkuliahan yang berdiri. Sebaliknya, pelaksanaan tertib administrasi serta nilai tambah riil bagi seluruh sivitas akademika menjadi tolok ukur utama keberhasilan proyek.

Oleh sebab itu, setiap alokasi dana SBSN wajib menghasilkan layanan pendidikan perguruan tinggi keagamaan yang makin akuntabel, modern, serta responsif. Selanjutnya, Kemenag terus mendorong efisiensi penggunaan dana negara demi mempercepat kemajuan fasilitas pendidikan nasional di seluruh wilayah Indonesia.

Atas langkah tersebut, Rektor UIN Bukittinggi Silfia Hanani menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah cepat dan pengawalan melekat dari tim Kemenag. Sebab, kehadiran tim pengawas memberikan kepastian hukum yang jelas serta menumbuhkan optimisme tinggi bagi pengelola kampus dalam bekerja.

Baca Juga :  Empat Siswa Madrasah Terpilih Paskibraka Nasional 2026 Terima Laptop Kemenag

Fasilitas Perkuliahan Modern Ini Siap Mendukung Mutu Akademik

Pada saat yang sama, pihak universitas sangat menantikan kehadiran Gedung Pendidikan Terpadu sebagai proyek infrastruktur strategis penunjang utama kegiatan akademik harian. Tentunya, fasilitas pembelajaran anyar ini siap mendongkrak kualitas layanan akademik serta kenyamanan proses perkuliahan mahasiswa secara sangat signifikan.

Oleh karena itu, Silfia Hanani memastikan seluruh tahapan pengerjaan fisik maupun administrasi berjalan sesuai ketentuan regulasi dan hukum yang berlaku. Dengan begitu, pembangunan fasilitas gedung baru ini siap melahirkan lingkungan pembelajaran yang sangat representatif bagi seluruh mahasiswa UIN Bukittinggi.

Secara keseluruhan, pengawalan proyek berbasis skema SBSN ini menjadi bagian integral dari agenda besar Kemenag dalam mempercepat modernisasi infrastruktur. Akhirnya, Kemenag berkomitmen penuh menghadirkan sarana pendidikan yang berkualitas tinggi, efisien, transparan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.(ust)

Berita Terkait

Cara Praktis Mengajar Anak Membaca Hijaiyah Tanpa Mengeja Agar Cepat Lancar
7 Kitab Kuning Dasar Pesantren yang Wajib Dipelajari Santri Pemula
UIN STS Jambi Buka Pendaftaran PMB Jalur Mandiri 3 Tahun 2026
3 Hukum Bacaan Mim Sukun dalam Ilmu Tajwid
Zuhud Ali bin Abi Thalib: Ketegasan Menolak Dunia dan Memilih Akhirat
Memuliakan Tamu dalam Islam: Adab, Dalil, dan Teladan Akhlak
Hukum Nun Mati dan Tanwin dalam Ilmu Tajwid
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Cara Praktis Mengajar Anak Membaca Hijaiyah Tanpa Mengeja Agar Cepat Lancar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:40 WIB

7 Kitab Kuning Dasar Pesantren yang Wajib Dipelajari Santri Pemula

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:17 WIB

UIN STS Jambi Buka Pendaftaran PMB Jalur Mandiri 3 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Itjen Kemenag Kawal Pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu UIN Bukittinggi

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:00 WIB

3 Hukum Bacaan Mim Sukun dalam Ilmu Tajwid

Berita Terbaru

Peserta komisi bahtsul masail waqi'iyah.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Komersialisasi Data DNA Menurut Muktamar NU

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:27 WIB