Malang, dorlanhikmah.com – Kontingen Jambi PPSN VI menunjukkan kesiapan tinggi menjelang rangkaian agenda lomba di Malang, Jawa Timur. Seluruh peserta langsung mematangkan persiapan teknis seusai upacara pembukaan perkemahan nasional tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, batal mendampingi kontingen secara langsung ke lokasi kegiatan. Cuaca buruk di wilayah Jambi mengganggu jadwal penerbangan sehingga Kakanwil tertahan di daerah.
Kendala jarak tersebut sama sekali tidak memutus aliran motivasi bagi para duta daerah. Mahbub tetap menyalurkan perhatian penuh melalui Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS).
Kabid PAPKIS Kanwil Kemenag Jambi mengawal langsung seluruh anggota rombongan di lapangan. Ia membakar semangat para peserta agar senantiasa tampil percaya diri membawa nama harum daerah.
Melalui saluran komunikasi, Kakanwil menitipkan untaian doa demi keselamatan dan kelancaran seluruh delegasi. Mahbub mendoakan anak-anak madrasah senantiasa menikmati kesehatan prima sepanjang mengikuti perkemahan santri nasional ini.
Kakanwil juga meminta para peserta menjaga kekompakan regu di setiap lini perlombaan. Ia menekankan pentingnya rasa tanggung jawab saat mengemban amanah di tingkat nasional.
Jadwal Padat Kontingen Mengikuti Perlombaan Prestasi Hari Ini
Pihak pendamping memastikan seluruh anggota kontingen berada dalam kondisi bugar serta fokus menghadapi kompetisi. Mereka siap melakoni babak unjuk kebolehan sesuai jadwal resmi panitia pelaksana.
Langkah perjuangan santri Jambi diawali lewat cabang lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) kategori putra. Empat santri andalan Jambi memulai aksi inovasi mereka di Aula Yamatin pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Pada rentang waktu bersamaan, empat santri putri berlaga di cabang lomba serupa. Regu putri ini menunjukkan karya inovatif mereka di hadapan dewan juri bertempat di Aula Yaqowi.
Tantangan berikutnya berlanjut pada sore hari melalui kompetisi Pionering Nusantara di Lapangan Utama. Delapan anggota kontingen bersinergi mendirikan bangunan tali-temali mulai pukul 15.30 sampai 17.30 WIB.
Ajang bergengsi ini menjadi wadah pembuktian kreativitas serta ketangkasan para santri madrasah asal Jambi. Mereka mengerahkan seluruh kecakapan teknis kepramukaan demi mengukir capaian terbaik bagi kontingen.
Pihak Kanwil Kemenag mengingatkan para kontingen agar tidak membebani diri hanya pada perburuan gelar juara semata. Peserta perlu menikmati setiap dinamika proses pembelajaran selama perkemahan berlangsung.
Kekuatan mental santri terbangun melalui sikap saling menopang dan menguatkan antarsesama anggota regu. Sinergi positif ini menjadi modal berharga bagi kontingen hingga upacara penutupan perkemahan tiba.(ar)







Komentar