Profil TGB Muhammad Zainul Majdi, Ulama dan Tokoh Politik Nusa Tenggara Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Zainul Majdi atau akrab di panggil TGB(Tuan Guru Bajang).(poto: istimewa).

Muhammad Zainul Majdi atau akrab di panggil TGB(Tuan Guru Bajang).(poto: istimewa).

Mataram, dorlanhikmah.com – TGB Muhammad Zainul Majdi mengukir rekam jejak panjang sebagai seorang ulama sekaligus politisi yang memimpin Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua periode. Pria kelahiran 31 Mei 1972 ini sukses menorehkan pelbagai prestasi mentereng sepanjang masa kepemimpinannya dari tahun 2008 hingga 2018.

Perjalanan karier politik mantan Gubernur NTB ini bermula ketika ia berhasil menduduki kursi anggota DPR RI periode 2004–2009 melalui Partai Bulan Bintang. Tokoh ulama karismatik ini kemudian terus memperluas kiprah politiknya hingga tingkat nasional melalui berbagai posisi strategis di partai politik.

Kiprah Politik dan Karier Profesional Mantan Gubernur NTB

Partai politik mendukung kiprah kepemimpinan ulama muda ini secara konsisten sejak awal kemunculannya di kancah nasional. PKS dan PBB resmi mengusung pasangan Zainul Majdi dan Badrul Munir pada Pemilihan Gubernur NTB tahun 2008 silam.

Masyarakat NTB memberikan kepercayaan besar dengan memenangkan pasangan ini pada Pilkada 7 Juli 2008. Mahkamah Agung kemudian memperkuat kemenangan tersebut setelah menolak seluruh gugatan perselisihan hasil suara dari pihak rival.

Baca Juga :  Arasy Tour Indonesia Gelar Manasik Umrah Persiapan Jemaah Bungo

Kepercayaan publik NTB makin menguat saat Pilkada 2013 mempertemukan kembali para kandidat terbaik daerah. Partai Demokrat mengusung pasangan TGB dan Muhammad Amin hingga berhasil meraih 1.038.642 suara atau setara 44,36 persen.

Mantan Gubernur NTB ini melanjutkan dinamika politiknya dengan berpindah ke Partai Golkar setelah menyelesaikan purna tugas. Ia lantas menambatkan karier politiknya di Partai Perindo dan resmi mengemban amanat sebagai Ketua Harian Nasional DPP.

Lembaga keuangan syariah nasional juga mempercayakan posisi strategis kepada ulama yang pernah masuk bursa calon presiden 2019 ini. Bank Syariah Indonesia menunjuknya sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen pada Agustus 2021.

Rekam Jejak Pendidikan Al Azhar Kairo serta Penghargaan

Pendidikan formal doktor lulusan Kairo ini bermula dari SDN 3 Mataram hingga lulus pada tahun 1986. Ia lalu menyelesaikan jenjang SLTP dan Aliyah di Madrasah Tsanawiyah serta Aliyah Mu’allimin Nahdlatul Wathan Pancor.

Penguatan keilmuan agama berlanjut saat ia mendalami hafalan Al-Qur’an di Ma’had Darul Qur’an wal Hadits Nahdlatul Wathan Pancor. Ia kemudian berangkat menuju Kairo pada tahun 1992 untuk menempuh studi S1 di Universitas Al-Azhar.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR Soroti Biaya Penerbangan Haji

Gelar Master of Art berhasil ia raih dari kampus yang sama lima tahun setelah kelulusan S1. Puncak pendidikan akademisnya berbuah manis saat meraih gelar Doktor predikat Summa Cumlaude pada 8 Januari 2011.

Latar belakang keluarga cucu pendiri Nahdlatul Wathan ini turut membentuk karakter kepemimpinannya yang kuat. Ayahnya H.M. Djalaluddin merupakan pensiunan birokrat, sementara sang kakak Sitti Rohmi Djalilah pernah menjabat Wakil Gubernur NTB.

Pemerintah pusat dan berbagai lembaga nasional memberikan banyak penghargaan atas keberhasilan pembangunan NTB di bawah kepemimpinannya. Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Bintang Mahaputra Utama pada tahun 2012 atas prestasi menonjol dalam pembangunan daerah.

Sektor pariwisata NTB juga menorehkan prestasi gemilang tingkat dunia dalam ajang The World Halal Travel Summit 2015. Abu Dhabi meresmikan Lombok sebagai penerima penghargaan World’s Best Halal Honeymoon Destination dan World’s Best Halal Tourism Destination.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB