Rebut 6 Gelar Dunia, Ini Profil H Syamsuri Firdaus Qari Asal Bima

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

H Syamsuri Firdaus.(poto: istimewa).

H Syamsuri Firdaus.(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Masyarakat Indonesia mengenal profil H Syamsuri Firdaus sebagai sosok pemuda berprestasi yang mengharumkan nama bangsa di panggung tilawah dunia. Qari muda kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat pada 11 Januari 1999 ini tumbuh mendalam dalam lingkungan masyarakat yang sangat mencintai Al-Qur’an.

Pemuda asal Desa Rada, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima ini menyerap inspirasi besar dari kekaguman orang tuanya terhadap sosok almarhum KH Abu Bakar Husein. Meskipun kedua orang tuanya bukan qari profesional, dukungan keluarga menanamkan benih kecintaan Syamsuri pada seni melantunkan ayat suci sejak usianya masih amat kecil.

Bakat emas Syamsuri mulai terpancar kuat saat dirinya masih menimba ilmu di bangku sekolah dasar. Ia konsisten mengikuti berbagai perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dengan raihan prestasi juara yang konsisten.

Pendidikan formalnya bermula di SDN Rada, lalu berlanjut ke MTs Darul Hikmah serta MAN 1 Kabupaten Bima. Langkah akademisnya semakin mantap ketika ia berhasil menembus Jurusan Sastra Arab Universitas Indonesia melalui jalur SBMPTN.

Latar belakang pendidikan Sastra Arab di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI tersebut semakin memperkuat pemahamannya terhadap bahasa Al-Qur’an. Pengetahuan kebahasaan yang mendalam ini mendukung secara nyata kualitas serta kekhasan bacaannya sewaktu bertanding di ajang internasional.

Baca Juga :  Kemenag Tegaskan Biaya Nikah Resmi Hanya Melalui PNBP

Perjalanan Karier Dan Deretan Prestasi Dunia Syamsuri

Sebelum menembus panggung global, Syamsuri telah mengukir deretan prestasi gemilang pada perlombaan tingkat nasional. Ia memenangkan Juara 1 MTQ Nasional 2012 kategori anak-anak di Ambon serta menyabet Juara 2 MTQ Nasional 2018 di Medan.

Raihan prestasi tingkat nasional tersebut membuka jalan lebar baginya untuk mewakili Indonesia pada kompetisi tilawah tingkat dunia. Hingga Maret 2026, Syamsuri berhasil mengoleksi total 6 gelar Juara 1 MTQ Internasional dari pelbagai negara sahabat.

Kiprah internasionalnya bermula saat menyabet Juara 1 kategori anak-anak di Singapura pada 2012 ketika berusia 12 tahun. Pencapaian emasnya berlanjut dengan menjuarai MTQ Internasional di Kuwait, MTQ Internasional ke-7 di Istanbul Turki 2024, hingga MTQ Internasional Abu Dhabi 2026.

Dua gelar juara dunia lainnya berhasil ia peroleh melalui ajang serupa di wilayah Timur Tengah dan kawasan Asia. Para juri internasional memuji kualitas bacaannya yang sangat kuat dari sisi tajwid, makharijul huruf, irama, hingga penghayatan mendalam.

Baca Juga :  TP-PKK Jambi Dorong Gerakan Jambi Bersholawat Jadi Agenda Rutin dan Wisata Religi

Dedikasi Membina Generasi Dan Kehidupan Pribadi Qari

Di luar panggung kompetisi, Syamsuri membina rumah tangga harmonis bersama seorang ustazah sekaligus qariah asal Bima, Nurul Hidayati, sejak 2022. Momen pernikahan pasangan qari dan qariah ini sempat menjadi sorotan publik serta viral di pelbagai jejaring media sosial.

Syamsuri juga mencurahkan perhatian besar pada pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an. Pada Maret 2025, ia memenuhi undangan IPQAH Kabupaten Cilacap untuk memimpin pelatihan Training of Trainer Tilawah dan Tartil.

Di hadapan ratusan peserta pelatihan, Syamsuri membagikan kunci suksesnya dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan latihan, rasa cinta pada tilawah, serta konsistensi dalam menjaga keikhlasan hati.

Kisah perjalanan hidup dan prestasi gemilang Syamsuri Firdaus menyajikan inspirasi nyata bagi generasi muda Indonesia. Sosoknya membuktikan bahwa kerja keras, latihan disiplin, dan ketulusan mampu membawa harum nama bangsa di tingkat global.(ust)

Berita Terkait

Menag Tegaskan Teknologi Harus Melayani Transformasi Digital Madrasah Indonesia
Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026
Kemenag Kerinci Pacu PMPZI dan e-Monev Keterbukaan Informasi Publik
Gontor Perkuat Filantropi Islam Lewat Izin LAZ Nasional
Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026 di Semarang
Dua Kakak Beradik Asal Rembang Raih Prestasi MTQ Nasional 2026
Syamsuri Firdaus Raih Juara 1 MTQ Nasional 2026 di Semarang
Kalimantan Timur Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:57 WIB

Menag Tegaskan Teknologi Harus Melayani Transformasi Digital Madrasah Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 07:42 WIB

Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Kerinci Pacu PMPZI dan e-Monev Keterbukaan Informasi Publik

Minggu, 20 September 2026 - 15:44 WIB

Gontor Perkuat Filantropi Islam Lewat Izin LAZ Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 15:31 WIB

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026 di Semarang

Berita Terbaru

Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama resmi menggelar peluncuran e-SMART KOMITE Kemenag di Jakarta pada Selasa (22/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Kemenag Luncurkan e-SMART KOMITE untuk Madrasah

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:29 WIB

Kementerian Agama Republik Indonesia resmi meluncurkan logo Hari Santri 2026 beserta rangkaian agenda nasional di Jakarta.(poto: kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:42 WIB

Sunnah mengangkat tangan saat Shalat di 4 tempat.(ilustrasi poto: AI)

Fiqih

4 Posisi Mengangkat Tangan Dalam Shalat Sesuai Sunnah

Senin, 21 Sep 2026 - 17:14 WIB

Saat mau sujud, tangan dulu atau lutut dulu.simak penjelasannya.(poto: ilustrasi: istimewa).

Fiqih

Lutut atau Tangan Dulu Saat Sujud? Ini Penjelasan Fiqih

Senin, 21 Sep 2026 - 17:05 WIB