Syamsuri Firdaus Raih Juara 1 MTQ Nasional 2026 di Semarang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syamsuri Firdaus, Qari asal NTB utusan DKI Jakarta juarai MTQ di Semarang tingkat dewasa.(poto: kemenag).

Syamsuri Firdaus, Qari asal NTB utusan DKI Jakarta juarai MTQ di Semarang tingkat dewasa.(poto: kemenag).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Qari asal NTB utusan DKI Jakarta, Syamsuri Firdaus, mengukir prestasi mengagumkan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Pencapaian ini menegaskan posisi Syamsuri sebagai Juara MTQ Nasional 2026 untuk cabang Tilawah Dewasa Putra.

Ia meraih posisi Terbaik 1 setelah tampil memukau di atas panggung penutupan MTQ Nasional. Penampilan impresif tersebut melengkapi deretan prestasi membanggakan yang pernah ia raih di tingkat nasional maupun internasional.

Syamsuri berhasil mengungguli M. Reza Maulana Nurdin dari Jawa Barat yang menempati posisi Terbaik 2. Sementara itu, Ari Wicaksono dari Sumatera Selatan harus puas menduduki posisi Terbaik 3 pada cabang perlombaan ini.

Pada malam penutupan tersebut, Syamsuri melantunkan bacaan Al-Qur’an dari Surah Fāṭir ayat 29 hingga 32. Lantunan ayat-ayat suci tersebut mengalun indah serta menyentuh hati para hadirin yang memadati lokasi acara.

Keindahan Lantunan Surah Fatir Menggetarkan Panggung Utama MTQ

Ayat yang ia baca menegaskan pesan penting tentang perniagaan yang tidak akan pernah merugi bagi para pecinta Al-Qur’an. Pesan mendalam ini memberikan refleksi bermakna bagi seluruh peserta serta masyarakat yang menyaksikan jalannya penutupan MTQ Nasional.

Baca Juga :  Kesan Delegasi Asal Polandia Soal Muslim Indonesia

Al-Qur’an menggambarkan bahwa membaca, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki merupakan amalan yang mengharapkan karunia melimpah dari Allah. Allah SWT juga berjanji akan menyempurnakan pahala serta menambah karunia-Nya kepada setiap hamba yang taat.

Lantunan tersebut mengingatkan seluruh hadirin bahwa kedekatan dengan Kitab Suci tidak boleh berhenti pada keindahan suara semata. Keindahan lantunan di atas panggung harus berlanjut menjadi pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta dari berbagai penjuru Indonesia telah membawa ikhtiar terbaik mereka selama melakoni kompetisi sengit ini. Sebagian peserta berhasil membawa pulang gelar juara, sedangkan sebagian lainnya harus terhenti sebelum mencapai babak final.

Pesan Pengamalan Alquran Jadi Kemenangan Hakiki Seluruh Peserta

Al-Qur’an memberi ukuran keberhasilan yang berbeda dan jauh lebih bermakna daripada sekadar piala atau gelar kejuaraan. Membaca, menjaga, serta mengamalkan isi Al-Qur’an merupakan investasi spiritual yang tak mengenal kata rugi bagi kehidupan manusia.

Baca Juga :  Tiga Makna Iqra dalam Pendidikan Karakter di Pesantren

Surah Fāṭir ayat 31 menegaskan Al-Qur’an sebagai kebenaran hakiki yang membenarkan kitab-kitab suci yang datang sebelumnya. Selanjutnya, ayat 32 mengingatkan manusia mengenai amanah besar sebagai generasi penerus pewaris Kitab Suci.

Dalam ayat tersebut, Allah membagi manusia ke dalam kelompok yang menzalimi diri sendiri, pertengahan, dan yang berlomba dalam kebaikan. Pembagian ini menguji sejauh mana setiap Muslim mampu membawa nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam tindakan sehari-hari.

Setelah lampu panggung MTQ padam dan para kafilah kembali ke daerah masing-masing, perjuangan sesungguhnya baru saja dimulai. Kemenangan sejati tercapai ketika ayat yang dilantunkan di atas panggung menjelma menjadi kebaikan nyata di tengah masyarakat.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB