Menag Tegaskan Teknologi Harus Melayani Transformasi Digital Madrasah Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan platform e-SMART KOMITE untuk mengakselerasi transformasi digital madrasah Indonesia di Jakarta, Selasa (22/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan platform e-SMART KOMITE untuk mengakselerasi transformasi digital madrasah Indonesia di Jakarta, Selasa (22/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan platform e-SMART KOMITE untuk mengakselerasi transformasi digital madrasah Indonesia di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Ia mengingatkan seluruh pengelola pendidikan agar selalu menempatkan kemajuan teknologi sebagai instrumen pembantu manusia.

Nasaruddin meminta masyarakat tidak menjadi budak dari perkembangan perangkat digital yang makin pesat. Penggunaan alat modern harus murni melayani kebutuhan manusia dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Kementerian Agama merancang platform e-SMART KOMITE melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah. Kehadiran sistem baru ini bertujuan memperkuat fungsi pengawasan, pengendalian, dan proses pembelajaran secara menyeluruh.

Menag optimistis pemanfaatan sistem digital yang tepat akan memacu akselerasi kualitas santri dan madrasah. Langkah ini sekaligus memperluas akses layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Teknologi modern dapat membantu pengelola memahami kebutuhan lapangan secara akurat dan cepat. Pemanfaatan sistem baru ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul.

Baca Juga :  Bahaya Pemimpin Kehilangan Cermin Realitas dalam Lingkaran Kekuasaan

Nasaruddin berharap transformasi ini memberi manfaat nyata bagi seluruh lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Langkah strategis tersebut turut mendukung pencapaian visi besar Indonesia Emas tahun 2045.

Direktorat KSKK Madrasah merancang e-SMART KOMITE sebagai wadah belajar dan konsultasi interaktif bagi para pengurus. Platform ini menyediakan ruang berbagi pengalaman serta pendampingan intensif bagi seluruh wali murid.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amin Suyitno menyoroti keberagaman latar belakang para wali murid. Perbedaan latar belakang akademik maupun non-akademik menjadikan platform digital ini sangat krusial.

Amin menjelaskan bahwa pengurus komite memerlukan pemahaman mendalam terkait peran dan fungsi mereka. Penyusunan program digital ini memberikan insersi kompetensi agar komite mampu memperkuat posisi madrasah.

Transaksi penguatan kapasitas di dalam aplikasi membantu komite memberikan dukungan secara maksimal. Sinergi antara orang tua dan pihak lembaga akan terjalin lebih solid.

Baca Juga :  MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM

Penerapan Metode Pembelajaran Terpadu Berbasis Data Presisi

Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khodijah menjelaskan platform ini menerapkan berbagai metode pelatihan komprehensif. Pengurus komite dapat mengakses e-learning, praktik langsung, hingga program perbandingan standar mutu.

Metode e-learning meningkatkan keterampilan pengurus dalam merancang program kerja berbasis kebutuhan riil. Peserta kemudian menerapkan teori tersebut melalui penyelesaian tugas nyata di lapangan.

Fitur benchmarking memungkinkan komite mempelajari praktik terbaik dari lembaga lain yang sudah berpengalaman. Pengelola juga melengkapi sistem ini dengan fasilitas coaching, mentoring, dan klinik konsultasi.

Nyayu menargetkan pembentukan ekosistem pembinaan komite yang terstandar, terintegrasi, dan berbasis data akurat. Tata kelola yang profesional, transparan, serta akuntabel akan tercipta di seluruh satuan pendidikan.

Pemanfaatan teknologi pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan mutu layanan bagi masyarakat luas. Kemajuan instrumen digital wajib berjalan seiring dengan kemampuan manusia dalam mengarahkan pemanfaatannya.(ust)

Berita Terkait

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis
Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah
Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng
NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026
Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Status Aset Kripto Merujuk Fatwa MUI
Seleksi Guru Agama Sekolah Rakyat Perketat Uji Baca Kitab Suci
Kemenag Rilis Tiga Langkah Perkuat Ekonomi Umat Rp1.200 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:23 WIB

NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat: Ajakan Solidaritas Warga Hadapi Karhutla

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi Laut mati.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Produk Laut Mati dalam Tinjauan Fikih dan Tafsir

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:29 WIB

An ancient Quran manuscript with Arabic calligraphy and leather binding. The historic Islamic manuscript is displayed open against a black background.

Sejarah

Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:21 WIB

Ilustrasi: Seorang pria cemas memeriksa ponselnya saat kehabisan pulsa di sebuah warkop malam hari di pinggir jalan Jakarta.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Utang Pulsa Darurat Menurut Syariat Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:11 WIB

Ilustrasi pentingnya empati, bantuan medis, dan dukungan sosial masyarakat dalam mengatasi krisis kesehatan mental.(poto: AI).

Fiqih

Tragedi Steve dan Sorotan Kesehatan Mental dalam Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:01 WIB