Kalimantan Timur Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nasaruddin Umar menyerahkan Surat Keputusan penetapan tuan rumah tersebut kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.(poto: kemenag).

Nasaruddin Umar menyerahkan Surat Keputusan penetapan tuan rumah tersebut kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.(poto: kemenag).

Semarang, dorlanhikmah.com – Kafilah Kalimantan Timur resmi menyabet gelar juara umum pada ajang MTQ Nasional XXXI 2026 yang berlangsung di Semarang. Panitia mengumumkan penetapan pemenang tersebut dalam acara penutupan kegiatan pada Sabtu malam (19/9/2026).

Kalimantan Timur memimpin perolehan angka dengan mengumpulkan 288 poin secara keseluruhan. Sementara itu, Jawa Tengah berada di posisi kedua dengan 208 poin dan DKI Jakarta menyusul di peringkat ketiga dengan 129 poin.

Piala bergilir Musabaqah Tilawatil Qur’an kini kembali ke tangan provinsi Kalimantan Timur. Menteri Agama Nasaruddin Umar secara langsung menyerahkan piala bergilir tersebut kepada Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.

Jakarta Resmi Menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional Berikutnya

Menteri Agama juga menetapkan Provinsi DKI Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan MTQ Nasional berikutnya pada tahun 2027. Nasaruddin Umar menyerahkan Surat Keputusan penetapan tuan rumah tersebut kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Nasaruddin menegaskan bahwa penutupan ajang ini bukanlah akhir dari pembinaan keagamaan di Indonesia. Masyarakat justru harus mulai menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari setelah kompetisi resmi berakhir.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas

Sejumlah pejabat negara dan pimpinan daerah hadir memadati tempat penutupan acara tahunan ini. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mendampingi Menag selama rangkaian acara penutupan.

Hadir pula Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. Puluhan pejabat Kementerian Agama, alim ulama, Dewan Hakim, dan ribuan peserta dari berbagai daerah turut memeriahkan suasana penutupan.

Menteri Agama Menyampaikan Empat Arah Pengembangan MTQ Mendatang

Dalam pidatonya, Menag memaparkan empat arah strategis pengembangan MTQ untuk masa depan. Pertama, panitia perlu mengubah konsep ajang ini menjadi ekosistem pembelajaran Al-Qur’an yang berkelanjutan.

Pemerintah daerah harus membina para qari, hafiz, mufasir, hingga kaligrafer secara terencana dan konsisten. Pembinaan tersebut tidak boleh berhenti begitu saja setelah panggung kompetisi selesai digelar.

Arah kedua berfokus pada peningkatan sifat inklusif dalam setiap penyelenggaraan perlombaan. Kementerian Agama mendorong perluasan fasilitas keagamaan, penyediaan tenaga pengajar, serta metode belajar yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Kemenag Kota Solok Luncurkan Lima Program Penguatan Karakter Religius untuk Generasi Muda

Arah ketiga menuntut generasi Qurani untuk mampu menguasai perkembangan teknologi digital modern termasuk kecerdasan buatan. Namun, para pemuda harus tetap menjaga integritas moral serta mewaspadai penyebaran berita bohong di dunia maya.

Arah keempat menyoroti dampak positif ekonomi warga sekitar dari kehadiran ajang keagamaan tingkat nasional ini. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal merasakan peningkatan pendapatan secara langsung.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pusat Statistik mencatat perputaran uang selama acara mencapai Rp1,2 triliun. Angka ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan mampu mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat secara nyata.

Menag menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah Jawa Tengah dan jajaran warga Kota Semarang. Beliau berpesan agar seluruh kontingen membawa pulang semangat Al-Qur’an ke daerah asal masing-masing.

Pengurus dan peserta membawa pulang kenangan manis serta semangat persatuan setelah kompetisi usai. Seluruh peserta yang hadir membuktikan bahwa perbedaan latar belakang dapat menyatu melalui kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Indonesia.(ust)

Berita Terkait

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis
Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah
Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng
NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026
Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Status Aset Kripto Merujuk Fatwa MUI
Seleksi Guru Agama Sekolah Rakyat Perketat Uji Baca Kitab Suci
Kemenag Rilis Tiga Langkah Perkuat Ekonomi Umat Rp1.200 Triliun
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:23 WIB

NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat: Ajakan Solidaritas Warga Hadapi Karhutla

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi Laut mati.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Produk Laut Mati dalam Tinjauan Fikih dan Tafsir

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:29 WIB

An ancient Quran manuscript with Arabic calligraphy and leather binding. The historic Islamic manuscript is displayed open against a black background.

Sejarah

Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:21 WIB

Ilustrasi: Seorang pria cemas memeriksa ponselnya saat kehabisan pulsa di sebuah warkop malam hari di pinggir jalan Jakarta.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Utang Pulsa Darurat Menurut Syariat Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:11 WIB

Ilustrasi pentingnya empati, bantuan medis, dan dukungan sosial masyarakat dalam mengatasi krisis kesehatan mental.(poto: AI).

Fiqih

Tragedi Steve dan Sorotan Kesehatan Mental dalam Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:01 WIB