Manuskrip Alquran Abad 18 Dipajang di Makkah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Museum Alquran di Distrik Budaya Hira Makkah kini memajang koleksi manuskrip Alquran abad 18.(poto: republijka).

Museum Alquran di Distrik Budaya Hira Makkah kini memajang koleksi manuskrip Alquran abad 18.(poto: republijka).

Jakarta, dorlanhikmah.comMuseum Alquran di Distrik Budaya Hira Makkah kini memajang koleksi manuskrip Alquran abad 18 yang sangat memukau. Pengunjung dapat menyaksikan langsung keindahan kaligrafi serta ornamen Islam klasik buatan tangan masa tersebut.

Sang penyalin menuliskan ayat-ayat suci ini menggunakan tinta hitam dengan memadukan beberapa aliran kaligrafi Arab. Perpaduan gaya tersebut membuktikan kepiawaian seniman masa lalu dalam menerapkan ciri khas tiap aliran.

Baca Juga :  Keutamaan Tanah Haram Makkah dan Madinah dalam Islam

Ketelitian Kaligrafi dan Ornamen Indah

Penyalin menerapkan tanda diakritik dan penandaan vokal secara teliti untuk menjaga ketepatan bacaan Alquran. Sementara itu, hiasan motif bunga dan ornamen rumit mempercantik seluruh halaman pembuka manuskrip.

Koleksi bersejarah ini memperlihatkan perkembangan seni tulis Arab serta teknik penyepuhan dari berbagai periode. Masyarakat dapat mempelajari perjalanan panjang tradisi dekorasi manuskrip Islam secara langsung di lokasi.

Pengelola membangun Distrik Budaya Hira tepat di kaki Gunung Hira yang menjadi lokasi turunnya wahyu pertama. Kawasan tersebut kini menyajikan berbagai konten edukatif melalui perpaduan teknologi interaktif modern dan nilai keaslian sejarah.

Baca Juga :  Kriteria Calon Ketua Umum PBNU Menurut KH Ma’ruf Amin

Pameran Wahyu menjadi komponen paling menonjol karena mendokumentasikan kisah awal kenabian secara visual dan audio. Proyek ini mendukung penuh sasaran Visi Saudi 2030 dalam mengembangkan sektor pariwisata dan warisan budaya Islam.(ust)

Berita Terkait

Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026
Wajib Sertifikat Halal 2026: BPJPH Minta Restoran dan UMK Segera Urus Legalitas
Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Jadwal Dan Kisi-Kisi Soal Tes CAT
Aturan Wajib Halal 2026 Segera Berlaku Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Sertifikasi
Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031, Ajak NU Kembali ke Qanun Asasi
BKIM IPB Gelar Diskusi Publik Kawal Perwali P4S Bogor
Wali Kota Pariaman Melantik Pimpinan Baznas Baru Periode 2026-2031
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:33 WIB

Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026

Rabu, 2 September 2026 - 20:26 WIB

Wajib Sertifikat Halal 2026: BPJPH Minta Restoran dan UMK Segera Urus Legalitas

Rabu, 2 September 2026 - 20:14 WIB

Aturan Wajib Halal 2026 Segera Berlaku Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Sertifikasi

Selasa, 1 September 2026 - 14:53 WIB

Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031, Ajak NU Kembali ke Qanun Asasi

Selasa, 1 September 2026 - 14:46 WIB

BKIM IPB Gelar Diskusi Publik Kawal Perwali P4S Bogor

Berita Terbaru

Peserta komisi bahtsul masail waqi'iyah.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Komersialisasi Data DNA Menurut Muktamar NU

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:27 WIB