Jadwal Lengkap Muktamar ke-35 NU Jombang yang Dibuka Presiden Prabowo

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka langsung agenda besar lima tahunan ini.(poto: istimewa).

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka langsung agenda besar lima tahunan ini.(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama merilis jadwal Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur. Agenda besar lima tahunan warga Nahdliyin ini berjalan selama lima hari mulai 27 sampai 31 Agustus 2026.

Selain itu, kepastian jadwal tersebut tertuang dalam surat PBNU bernomor 970/PB.02/A.I.01.47/99/08/2026. Rais Syuriyah PBNU Prof Mohammad Nuh bersama Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori menandatangani surat tersebut pada 23 Agustus 2026.

Presiden Prabowo Subianto Buka Muktamar Ke-35 NU Jombang

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto membuka secara resmi perhelatan Muktamar ke-35 NU di Lapangan Untung Suropati Jombang. Ketua Organizing Committee Muktamar Saifullah Yusuf menegaskan kepastian kehadiran Kepala Negara dalam pembukaan acara tersebut.

Sementara itu, panitia mengimbau seluruh utusan PWNU, PCNU, dan PCINU menyelesaikan registrasi sejak Rabu 26 Agustus 2026. Utusan wajib memverifikasi QR Code pendaftaran pada Sekretariat Panitia di kompleks MA dan MTs Bahrul Ulum.

Baca Juga :  MUI Tegaskan Fatwa Hukuman Mati Koruptor Sudah Ada Sejak Dua Dekade Lalu

Rangkaian Pembukaan Dan Jadwal Sidang Komisi Muktamar

Pada hari pertama, acara berfokus pada seremoni pembukaan yang menghadirkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kemudian, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf serta Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menyampaikan pidato kunci setelah seremoni pembukaan.

Memasuki hari kedua, agenda memuat pembahasan tata tertib serta Laporan Pertanggungjawaban PBNU masa khidmah 2021-2026. Para peserta melanjutkan kegiatan pada malam hari melalui enam sidang komisi di area pesantren.

Pembagian Lokasi Berbagai Komisi Dalam Muktamar NU

Dalam pembagian tempat, Komisi A membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah di halaman MAN 3 Jombang. Di lokasi berbeda, Komisi B menggelar Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah pada Aula Ma’had Aly.

Selanjutnya, Komisi C mengkaji Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah di Aula Madrasah Fatah Hasyim. Adapun Komisi D mendiskusikan urusan organisasi pada Aula Gedung Serbaguna.

Tidak hanya itu, Komisi E menggodok program kerja organisasi di Aula Kampus IAIBAFA. Sementara Komisi F merumuskan rekomendasi strategi organisasi pada Aula Universitas KH A Wahab Hasbullah.

Baca Juga :  RUU Perampasan Aset NU Masuk Pembahasan Bahtsul Masail Muktamar

Pemilihan Pimpinan Dan Konferensi Pers Pengurus Baru PBNU

Berikutnya, hari ketiga menjadi momen krusial karena peserta mengesahkan hasil pembahasan seluruh komisi. Peserta sidang pleno juga menentukan tata tertib pemilihan pimpinan tertinggi PBNU.

Setelah itu, panitia memfasilitasi penentuan demisioner pengurus lama serta pemilihan sembilan anggota Ahlul Halli wal Aqdi. Anggota AHWA menggelar musyawarah tertutup untuk menetapkan Rais Aam PBNU periode 2026-2031.

Hasilnya, muktamirin memilih Ketua Umum PBNU baru sekaligus membentuk tim mede formatur pada malam puncaknya. Oleh karena itu, seluruh rangkaian pemilihan ini menentukan arah kepemimpinan Nahdlatul Ulama lima tahun mendatang.

Akhirnya, hari keempat menutup rangkaian acara melalui penyampaian pidato perdana pimpinan PBNU terpilih. Rais Aam dan Ketua Umum PBNU baru kemudian menggelar konferensi pers perdana bersama media massa.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri Meneguhkan Moral Bangsa

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:33 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB