Panduan Mad 6 Harakat Lengkap Contoh Bacaan Tajwid

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenis mad dibaca 6 harakat.(poto: AI).

Jenis mad dibaca 6 harakat.(poto: AI).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Pembaca Al-Qur’an wajib memahami kaidah mad dibaca 6 harakat agar tilawah terdengar fasih. Sebab, pembacaan panjang tiga alif ini melingkupi kelompok Mad Lazim dan Mad Farqi.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai aturan panjang bacaan mencegah kesalahan pembacaan ayat. Selain itu, setiap jenis mad memiliki ciri khas pembacaan tersendiri yang mudah pengguna kenali.

Daftar Mad Lazim dan Mad Farqi Berpanjang 6 Harakat

Pertama, Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi terjadi saat Mad Thabi’i bertemu huruf bertasydid dalam satu kata. Akibatnya, pembaca wajib memanjangkan suara sepanjang enam ketukan sebelum masuk ke huruf bertasydid.

Contoh lafaznya terdapat pada kata اَلْحَاۤقَّةُ. Artinya: “Hari Kiamat”.

Sementara itu, Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi tercipta sewaktu Mad Thabi’i bertemu huruf berharakat sukun asli. Namun, kitab suci hanya memuat hukum bacaan ini pada Surat Yunus ayat 51 dan 91.

Baca Juga :  Persiapan Menjadi Ahlul Qur'an pada Usia 40 Tahun

Contoh lafaznya berupa ayat ءَآلْآنَ. Artinya: “Apakah sekarang”.

Selanjutnya, Mad Lazim Harfi Mutsaqqal bertempat pada fawatihus suwar atau huruf pembuka surat. Maka dari itu, pembaca meng-idgham-kan atau menekan ejaan tengah huruf tersebut secara jelas.

Contoh lafaznya terlihat pada rangkaian الم dan طسم. Artinya: “Alif Lam Mim” dan “Tha Sin Mim”.

Di sisi lain, Mad Lazim Harfi Mukhaffaf merupakan ejaan fawatihus suwar berpanjang tiga alif tanpa idgham. Dengan demikian, suara bacaan meluncur ringan tanpa ada peleburan ke huruf berikutnya.

Contoh lafaznya meliputi huruf ن, يس, dan حم. Artinya: “Nun”, “Ya Sin”, serta “Ha Mim”.

Baca Juga :  Muhasabah Tahun Baru Hijriah: Refleksi Diri dan Sosial

Kemudian, Mad Farqi menghubungkan hamzah istifham atau kata tanya dengan alif lam ma’rifah. Secara khusus, keberadaan mad ini membedakan kalimat pertanyaan dari bentuk berita.

Contoh lafaznya muncul pada bacaan آلذَّكَرَيْنِ. Artinya: “Apakah dua yang laki-laki”.

Aturan Khusus Bacaan Mad ‘Aridh Lissukun

Di samping itu, hukum Mad ‘Aridh Lissukun menyimpan pilihan membaca hingga enam ketukan sewaktu waqaf. Sehingga, pembaca boleh memilih opsi panjang dua, empat, atau enam harakat.

Kendati demikian, masyarakat harus menjaga konsistensi ketukan dari awal hingga akhir majelis bacaan. Akhirnya, pemilihan nada yang teratur membuat kualitas bacaan Al-Qur’an tetap terjaga.(ust)

Berita Terkait

Kemerdekaan Tanpa Diskriminasi Menurut Al-Hujurat Ayat 13
Kemuliaan Sejati Menurut Islam Bukan Ditentukan Jabatan
Panduan Alquran Menghadapi Tekanan Hidup dan Ujian Modern
Rezeki Tidak Akan Tertukar: Memahami Jaminan Allah dalam Alquran
Makna dan Dalil Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW
Urutan Turun Surat Al-Qur’an Versi Ulama dan Orientalis
Asbabun Nuzul Turunnya Surat Ad-Dhuha Penenteram Jiwa
Matan Tuhfatul Athfal: Syair Hukum Nun Sukun dan Tanwin Teks Arab dan Artinya
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:55 WIB

Panduan Mad 6 Harakat Lengkap Contoh Bacaan Tajwid

Jumat, 4 September 2026 - 20:45 WIB

Kemerdekaan Tanpa Diskriminasi Menurut Al-Hujurat Ayat 13

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Kemuliaan Sejati Menurut Islam Bukan Ditentukan Jabatan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Panduan Alquran Menghadapi Tekanan Hidup dan Ujian Modern

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Rezeki Tidak Akan Tertukar: Memahami Jaminan Allah dalam Alquran

Berita Terbaru

Penuntut ilmu wajib memahami syarat utama menuntut ilmu agar proses belajar membuahkan hasil.(poto: AI).

Pendidikan

6 Syarat Menuntut Ilmu Menurut Imam Asy-Syafi’i

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:08 WIB

Jenis mad dibaca 6 harakat.(poto: AI).

Al-Qur'an

Panduan Mad 6 Harakat Lengkap Contoh Bacaan Tajwid

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:55 WIB

Surat Al-Hujurat ayat 13.(poto: ist).

Al-Qur'an

Kemerdekaan Tanpa Diskriminasi Menurut Al-Hujurat Ayat 13

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:45 WIB

Gus Kikin mulai menyusun kepengurusan PBNU 2026-2031 usai kunjungan perdana di Gedung PBNU.(poto: nuonline).

Berita Islam

Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026–2031

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:38 WIB