Hari Anak Nasional 2026: MUSHIDA Tekankan Pentingnya Menjaga Fitrah Anak Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muslimat Hidayatullah menyambut peringatan Hari Anak Nasional 2026.(poto: hidayatullah.com).

Muslimat Hidayatullah menyambut peringatan Hari Anak Nasional 2026.(poto: hidayatullah.com).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Muslimat Hidayatullah menyambut peringatan Hari Anak Nasional 2026 dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga fitrah anak indonesia. Organisasi kewanitaan ormas Hidayatullah tersebut menegaskan bahwa kehadiran buah hati bukan sekadar pelengkap keluarga, melainkan amanah besar dari Sang Pencipta.

Dalam rilis resmi yang diterima media pada Kamis, 23 Juli 2026, MUSHIDA menekankan pentingnya penguatan peran keluarga. Keluarga bertindak sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter spiritual serta moral anak sejak dini.

Anak Merupakan Amanah Besar Pembawa Visi Masa Depan

Ketua Umum PP Mushida, Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., menyampaikan bahwa setiap anak membawa visi besar bagi peradaban umat dan bangsa. Beliau mengutip doa dari Al-Qur’an Surat Al-Furqan ayat 74 tentang harapan melahirkan keturunan yang menjadi penyejuk hati sekaligus pemimpin bertakwa.

MUSHIDA memandang bahwa upaya menjaga fitrah tidak hanya terbatas pada pemenuhan kesehatan jasmani semata. Orang tua harus aktif memelihara dan menyaring apa yang didengar, dilihat, dipelajari, serta dirasakan oleh buah hati setiap hari.

Pendengaran, penglihatan, dan hati anak perlu mendapat perlindungan ketat dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar. Langkah ini sangat penting agar nilai-nilai tauhid, akhlak mulia, dan rasa kemanusiaan tidak mengabur di tengah arus modernisasi.

Baca Juga :  Pemkab Bungo Perkuat Program Jambi Bersholawat dan Evaluasi PKK untuk Penguatan Keluarga

Tantangan Era Digital Dan Krisis Moral Generasi Muda

Saat ini generasi muda menghadapi tantangan zaman yang sangat berat, mulai dari krisis moral hingga maraknya berbagai bentuk kekerasan. Selain itu, paparan pesat konten digital yang tidak ramah anak semakin mengancam perkembangan karakter mereka.

Menghadapi berbagai ancaman tersebut, keluarga harus berdiri kokoh sebagai benteng pertahanan utama dan terdepan. Orang tua wajib menyiapkan generasi penerus yang beriman, berilmu pengetahuan, serta berakhlak terpuji.

Umi Hani mengajak para orang tua untuk konsisten menghadirkan keteladanan nyata, kasih sayang, dan doa yang tulus. Pengasuhan yang berlandaskan panduan Al-Qur’an dan As-Sunnah menjadi fondasi utama dalam membimbing calon pemimpin masa depan.

Sinergi Elemen Bangsa Demi Ekosistem Ramah Anak

Peringatan Hari Anak Nasional hendaknya menjadi momentum penting untuk merefleksikan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa. Perlindungan terhadap tumbuh kembang anak tidak bisa hanya di bebankan kepada orang tua di rumah sendirian.

Baca Juga :  Ketua MHH Muhammadiyah Bekasi Raih Penghargaan Penegakan Hukum MUI

Dukungan penuh dari pihak sekolah, masyarakat, media massa, dunia usaha, hingga pemerintah sangat menentukan. Sinergi seluruh komponen ini akan menciptakan ekosistem yang aman, sehat, dan ramah anak, baik di ruang nyata maupun ruang digital.

MUSHIDA menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan keluarga melalui program pendidikan keislaman dan pembinaan perempuan. Pengasuhan berbasis fitrah serta penguatan peran ibu sebagai madrasah pertama menjadi prioritas utama gerakan mereka.

Berbagai program sosial dan kemasyarakatan terus di galakkan secara berkesinambungan demi mewujudkan ketahanan keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kuat ini, MUSHIDA meyakini akan lahir generasi Qurani yang siap menjadi pelopor kebaikan peradaban.

Peringatan Hari Anak Nasional Indonesia sendiri rutin di selenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat setiap tanggal 23 Juli. Pada Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menetapkan tema utama “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.(ar)

Berita Terkait

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI
Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat
Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah
Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta
Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen
KUII VIII Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Febrie
Wamenko Polkam Lodewijk F Paulus Menegaskan Hakikat Politik Adalah Ibadah Pengabdian Kepada Bangsa
Baznas Buka Suara Soal Wacana Zakat Pengganti Pajak
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:42 WIB

Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:00 WIB

Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta

Senin, 27 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen

Berita Terbaru

Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI berkolaborasi dengan Baznas RI untuk memperkuat literasi keislaman digital AI.(poto: hidayatullah.com).

Berita Islam

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB