Pemko Pariaman Utus 11 Tim Verifikasi Hafiz

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Yota Balad Bersama tim yang akan lakukan monitoring dan verifikasi sejumlah sekolah menyangkut Progul Satu Rumah Satu Hafiz di kota itu, Selasa (21/7/2026). (poto: arunala.com).

Wali Kota Yota Balad Bersama tim yang akan lakukan monitoring dan verifikasi sejumlah sekolah menyangkut Progul Satu Rumah Satu Hafiz di kota itu, Selasa (21/7/2026). (poto: arunala.com).

Pariaman, dorlanhikmah.com – Pemerintah Kota Pariaman resmi menerjunkan sebanyak 11 tim ke berbagai sekolah pada Selasa, 21 Juli 2026. Selain itu, Pemko Pariaman sebar 11 tim ini khusus untuk menjalankan tugas monitoring dan verifikasi lapangan secara langsung.

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman Yota Balad melepas secara resmi keberangkatan seluruh petugas dari balai kota. Oleh karena itu, pemerintah daerah ingin mengawal ketat ketercapaian Program Unggulan Satu Rumah Satu Hafiz di seluruh sekolah.

Langkah nyata ini dilakukan demi menjaga keberlanjutan program penguatan keagamaan di wilayah Kota Pariaman. Sehingga, pemerintah bertekad melahirkan pencetak generasi Qurani yang berkualitas tinggi melalui pendidikan formal.

Pemko Pariaman Turunkan Tim Verifikasi ke Sekolah

Selanjutnya, Yota Balad mengonfirmasi bahwa jadwal verifikasi lapangan ini akan berlangsung selama lima hari. Jadi, para petugas dipastikan merampungkan seluruh proses pemeriksaan data mulai 21 hingga 25 Juli 2026.

Menariknya, pemerintah kota menyusun komposisi 11 tim berdasarkan kalkulasi beban kerja yang seimbang. Lebih lanjut, kebijakan ini sengaja tidak mengacu pada pembagian wilayah kecamatan agar pelaksanaan verifikasi berjalan lebih efisien.

Baca Juga :  MUI Sumut Ajak Umat Islam Semarakkan Gebyar Muharram 1448 H di Medan

Melalui pendekatan khusus tersebut, seluruh sekolah dijamin menerima perhatian verifikasi secara konsisten. Dengan demikian, setiap lembaga pendidikan mendapatkan porsi pemeriksaan yang setara tanpa ada diskriminasi.

Kemudian, para petugas menyambangi sekolah untuk mencocokkan dokumen siswa penghafal Al-Qur’an secara teliti. Di samping itu, tim juga menguji keabsahan data hafiz yang telah dikirimkan oleh pihak sekolah sebelumnya.

Petugas Melakukan Pemetaan Kapasitas Hafalan Siswa Sekolah

Nantinya, hasil evaluasi lapangan ini akan memetakan kemampuan serta tingkat hafalan para siswa secara rinci. Akhirnya, pemerintah kota dapat memperoleh gambaran utuh mengenai kapasitas riil para hafiz muda di Pariaman.

Bahkan, informasi yang terkumpul menjadi landasan penting dalam mengukur efektivitas program keagamaan daerah. Oleh sebab itu, dinas terkait memanfaatkannya untuk mengevaluasi perkembangan karakter siswa di sekolah.

Setelah itu, data pemetaan tersebut akan di tindaklanjuti melalui program pendampingan intensif secara berkelanjutan. Sebab, pemerintah perlu menyesuaikan pola pembinaan dengan level hafalan yang di kuasai oleh masing-masing anak.

Tentu saja, strategi ini memastikan proses edukasi dapat berlangsung tepat sasaran serta berdampak positif. Hasilnya, kualitas hafalan para pelajar dipastikan akan meningkat drastis seiring bimbingan guru yang terarah.

Baca Juga :  MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Wali Kota Yota Balad Evaluasi Berkala Program

Di sisi lain, Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus berlanjut setiap tiga bulan sekali. Melalui evaluasi periodik tersebut, konsistensi capaian program di tingkat sekolah dapat selalu terjaga.

Hal ini sejalan dengan komitmen Pemko Pariaman dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta pondasi akhlak mulia. Maka dari itu, pemerintah daerah terus mengukur kemajuan program secara rutin demi mencapai target utama di masyarakat.

Pada dasarnya, target jangka panjang program ini adalah memastikan ketersediaan satu hafiz pada setiap rumah tangga. Terlebih lagi, inisiatif tersebut sangat mendukung visi besar Pariaman RISALAH yang Beriman, Saleh, dan Berakhlak.

Sebab itulah, pasangan Yota Balad dan Mulyadi merancang program unggulan ini guna membentengi moral generasi muda. Sebagai penutup, pemerintah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang bertugas di lapangan.(ust))

Berita Terkait

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI
Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat
Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah
Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta
Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen
KUII VIII Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Febrie
Wamenko Polkam Lodewijk F Paulus Menegaskan Hakikat Politik Adalah Ibadah Pengabdian Kepada Bangsa
Baznas Buka Suara Soal Wacana Zakat Pengganti Pajak
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:42 WIB

Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:00 WIB

Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta

Senin, 27 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen

Berita Terbaru

Hukum Islam dan UU TPPU terkait dana haram untuk pesantren.(ilustrasi poto: riau online).

Fiqih

Pencucian Uang di Pesantren: Hukum Islam dan Jerat Pidana

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:00 WIB

Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI berkolaborasi dengan Baznas RI untuk memperkuat literasi keislaman digital AI.(poto: hidayatullah.com).

Berita Islam

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB